Anak Motor Harap Sirkuit Lebih Memadai

SAMARINDA – KABARKUBAR.COM
Calon Gubernur Kaltim nomor urut 4, Rusmadi Wongso menyambangi dua wadah tongkrongan anak muda di Jalan Juanda. Yaitu Cak Turo Foodbar & Cafe dan Halte, Minggu 20/5/2018 malam. Kunjungan itu dimaksudkan untuk menyerap aspirasi dari generasi mileneal di Kota Samarinda.

Usai melaksanakan salat tarawih, Rusmadi tiba-tiba saja mendatangi Cak Turo. Malam itu, pria kelahiran Samarinda ini menyapa setiap anak muda yang sedang nongkrong asyik dengan santapan makanan dan minuman. Bahkan, beberapa anak muda kaget kedatangan Rusmadi dan disapanya.

“Wah, ini Calon Gubernur Kaltim nomor urut 4 ya,” kata seorang anak muda lelaki. Mereka pun bersalaman cium tangan kepada Rusmadi. “Saya dulu pengajar di Universitas Mulawarman,” ujar Rusmadi menyapa para anak muda yang rata-rata masih kuliah.

Beberapa komunitas anak muda mengajak Rusmadi berdiskusi. Mereka menyampaikan aspirasi tentang wadah kreatifitas zaman sekarang perlu diperhatikan pemerintah. “Industri kreatif harus dikembangkan untuk wadah anak muda. Agar membuka lapangan kerja dan peluang usaha,” jelas Rusmadi.

Salah satu pengunjung Cak Turo, Muhammad Hardi menilai visi misi Rusmadi sebagai calon Gubernur Kaltim sangat bagus. Ini dikarenakan adanya prioritas penanganan banjir di Kota Samarinda dan Balikpapan. “Dan kami berharap Bapak Rusmadi bisa bangun jalan lebar ke Bandara AP Pranoto agar mudah diakses masyarakat,” katanya.

Sebelum pergi ke tempat lain, Rusmadi menyapa pelayan Cak Turo yang masih muda dan sedang sibuk. “Sehat semuanya ya,” katanya. Suasana malam membuat setiap obrolan Rusmadi menjadi akrab.

Tidak jauh dari Cak Turo, Rusmadi melanjutkan blusukan ke tempat nongkrong anak muda, Halte. Di Halte ini, Rusmadi memesan kopi Toraja dicampur susu. Singkong goreng menjadi santapannya.

Di Halte, Rusmadi tidak sengaja bertemu anak muda komunitas motor, Kracker Supermoto. Para anak muda ini berharap Rusmadi berhasil terpilih menjadi Gubernur Kaltim dan memperhatikan penyediaan sirkuit motor yang lebih memadai. Komunitas ini tidak segan beri dukungan ke Rusmadi dengan berfoto bersama salam empat jari. Di meja dan kursi sederhana.

Rondy Tatto, pemilik Halte mengatakan, pelanggan yang sering datang di tempatnya lebih banyak pesan kopi hitam dan kopi cream. “Selain itu, yang paling banyak dipesan adalah wedang jahe. Dibuat dari kapulaga, cengkeh, kayu manis dan serai. Harganya murah meriah Rp 5.000,” kata Rondy.

Para pelanggan dari Halte ini lebih banyak pertemanan dari satu ke yang lain. Selain tempat nongkrong, terkadang Halte menjadi tempat rapat kerja dari berbagai karyawan untuk melepas penat. #Achmad Yusuf

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here