Yapan Minta Jembatan Lakan Bilem Dikebut

Bupati Kutai Barat, FX Yapan, meninjau proyek pembangunan Jembatan Sei Lakan di Kampung Lakan Bilem, Kamis 19/10/2017. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Hari ini, Kamis 19/10/2017, Bupati Kutai Barat FX Yapan melakukan inspeksi mendadak atau sidak di 9 lokasi proyek pembangunan infrastruktur. Sidak untuk melihat sejauh mana pelaksanaan proyek, menyasar di wilayah Kecamatan Barong Tongkok dan Linggang Bigung. Kesempatan itu tidak disia-siakan para guru Sekolah Luar Biasa Negeri Kubar.

“Coba bapak lihat bangunan ruang kelas ini, sudah retak di seluruh dindingnya, dan lantai banyak yang anjlok. Bagian belakang juga banyak yang rusak, dan bangunan ini diserahkan begitu saja,” ungkap Kepala SLBN Kubar, Paina Mardyanti kepada bupati.

Bupati Kutai Barat, FX Yapan, mendengar ‘curahan hati’ Kepala Sekolah Luar Biasa Negeri Kubar, Paina Mardyanti, soal bangunan yang terbakar pada April 2016 lalu dan belum ada rehab atau perbaikan. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Paina mengungkapkan juga soal perlunya penyelesaian pagar keliling sekolah. Sebab dengan murid yang Berkebutuhan Khusus, sulit mengawasi jika tanpa pagar keliling. “Anak-anak jadi suka lari ke hutan, pernah ada yang lari ke sungai di bawah sana,” ujar Kepala Sekolah ke 3 yang memimpin sekolah tersebut.

“Dulu bangunan ini dibiarkan saja sama kontraktornya, ditinggal begitu saja dengan kondisi seperti ini,” celetuk Eka, salah seorang guru di sekolah yang terletak di Jalan Imam Bonjol RT IV Tapak Hulu, Kelurahan Simpang Raya Kecamatan Barong Tongkok.

Meninjau Semenisasi di RT II Kampung Linggang Bigung. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Menanggapinya, bupati meminta dicari tahu siapa pelaksana proyek tersebut. Soal pagar, ia memerintahkan bisa secepatnya dipagar, jika memungkinkan anggaran yang ada. Siapa kontraktornya, tolong dicari. Ini asal begawi (kerja) saja. Bagaimana pondasinya setinggi ini untuk SLB, anak-anak bisa celaka. Lagian disini tidak bakalan banjir harus tinggi lantainya,” kata FX Yapan usai meninjau bangunan di atas lahan seluas 1 hektare itu.

Dalam sidak, Yapan didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Kubar, Philip, serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kubar, Achmad Sofyan. Juga sejumlah staf dari dua instansi tersebut.

Semenisasi di Kampung Balok Asa Kecamatan Barong Tongkok. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Proyek pertama yang ditinjau bupati adalah Rigit Beton di Kampung Engkuni Pasek. Warga meminta agar semenisasi jalan penghubung ke Kampung Benung itu bisa dirampungkan. Sebab, masih 640 meter yang membutuhkan dana sekitar Rp 800 juta. Bupati minta dinas terkait menyelesaikan sisa jalan yang belum disemenisasi. “Kalau kurang panjangnya, kenapa tidak ditambah,” katanya.

Kedua, adalah Sarana Air Bersih di RT I kampung setempat. Disini bupati menekankan agar tidak hanya 1 tandon air, namun dibangun juga setidaknya 1 tandon lagi. Sebab Engkuni Pasek terdiri dari 2 dusun yang memiliki komunitas adat berbeda. “Kalau dibangun di Engkuni ini, ya dibuat juga di Pasek sana. Ini juga perlu dipasang tiang penyangganya. Lama-lama bisa rubuh ini, harus pasang tiang di tengah,” ujar Yapan.

Lokasi ketiga adalah Semenisasi menuju Pemandian di Kampung Mencimai Kecamatan Barong Tongkok. Selanjutnya Pembangunan Pagar SLBN Kubar adalah lokasi keempat dikunjungi dan semenisasi jalan masuk menuju sekolah Anak Berkebutuhan Khusus itu. Berikutnya proyek semenisasi di RT II Kampung Bigung Baru. Disini bupati langsung berbincang dengan Kepala Kampung atau Petinggi, Bonifasius Deon dan Juru Tulis, Notalis Dewen.

Proyek ketujuh, pembangunan Jembatan Sei Lakan di Kampung Lakan Bilem Kecamatan Linggang Bigung. Proyek senilai Rp 19,3 miliar oleh PT Citra Masa Mulia dengan bentangan 30 meter dengan lebar 9 meter itu, diminta segera dirampungkan . “Tolong dikebut pak, bila perlu kerja siang malam, tambah tenaga dan lembur,” kata FX Yapan kepada pihak kontraktor pelaksana.

“Kami sudah mulai membuat dua shift (pergantian kerja) pak, siang dan malam. Kami usahakan segera selesai,” ujar Gito, Pengawas Proyek PT Citra Masa Mulia.

‘Terima kasih pak, begitu terpilih langsung terbangun jembatan ini,” celetuk Petinggi Lakan Bilem, Yosianus Moja saat berbincang di atas jembatan sementara.

Selanjutnya dikunjungi bupati adalah Peningkatan Jalan Menuju Gereja Kalimantan Evangelis senilai Rp 572 juta di RT II Kampung Linggang Bigung. Dan terakhir, Semenisasi Jalan Gereja Katolik di Kampung Balok Asa, senilai Rp 280 juta. #Sonny Lee Hutagalung

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here