Dandim: Satgas TMMD Harus Serba Bisa

Personel Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa meluangkan waktu mengajari anak-anak belajar secara privat. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

LONG BAGUN – KABARKUBAR.COM
Sejumlah kegiatan fisik terus dikebut oleh 150 lebih personel Tentara Nasional Indonesia dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa. TMMD Ke-104 Wilayah Perbatasan di Kampung Long Melaham dan Kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun itu berakhir dua pekan lagi. Tidak hanya fisik, Tentara juga memberikan sumbangsih dalam beragam pembangunan non fisik.



Selain bergotong-royong bersama masyarakat, TMMD Tahun Anggaran 2019 oleh Komando Distrik Militer 0912/Kutai Barat juga menjalankan program non fisik. Yakni hal yang menyasar dan langsung dapat dirasakan masyarakat. Salah satunya, pendampingan kepada anak-anak dan remaja usia sekolah.

Tidak hanya pembangunan fisik, TNI juga ikut membangun masyarakat di bidang sumber daya manusia atau non fisik. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

Misalnya yang dilakukan oleh Letnan Dua Artileri Medan, Hafizh Almaliki, dari Batalyon Armed 18/Komposit. Ia meluangkan waktu untuk mengajari anak Hasan belajar di rumah. “Kami bersama sejumlah Satgas TMMD menginap di rumah Pak Hasan di Ujoh Bilang. Di waktu senggang pada malam hari, kami mengajari anak Pak Hasan dengan mengulangi mata pelajaran yang diajarkan guru di sekolah,” ungkap Hafizh Almaliki kepada KabarKubar.

Menurut Komandan Kodim 0912/KBR Letnan Kolonel Infanteri Anang Sofyan Effendi, Satgas TMMD harus serba bisa. Kedekatan prajurit dengan masyarakat, untuk menguatkan kemanunggalan TNI bersama rakyat.



“Di dalam TMMD, dituntut profesionalisme TNI menunjukkan kemanunggalan TNI dan rakyat. TNI lahir dari rakyat dan kehadiran TNI harus dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” katanya. #Lilis Sari

Komentar Anda

Komentar

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here