Markus: Kami akan melihat orang-orang yang the right man in right place

Agustinus Markus menjelaskan salah satu dokumen dalam berkas pendaftaran kepada staf KPU Kubar. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Rabu, 7 Desember 2005 sekira pukul 13.00 Wita, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kutai Barat didatangi pasangan Agustinus Markus dan Hermain. Pasangan berjuluk Amin ini diusung Partai Patriot Pancasila dan 11 partai yang tergabung dalam Koalisi Pembaharuan. Diantar ratusan massa yang berkumpul di rumah Achdaniar yang lebih dikenal Niang, seorang tokoh masyarakat Barong Tongkok.

Ketua Tim Pemenangan Pilkada Amin, Alpiansyah, menyerahkan berkas Markus-Hermain kepada Ketua Pokja Pencalonan KPU Kubar, FX Irianto. Kemudian dilakukan pemeriksaan berkas kedua calon yang didukung juga 11 partai politik. Yaitu, PPP, PKB, PBR, PKP, PKS, PPDI, PNBK, PSI, PPNUI, PPD, PBSI dan organisasi kepemudaan Komando Inti Mahatidana. Seluruh berkas dinyatakan lengkap dan diterima KPU Kubar. Kemudian menyatakan pasangan ini sah terdaftar sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati periode 2006-2011.



Dalam konferensi pers, Markus menyampaikan, keikutsertaannya dalam bursa Pilkada di Kubar terdorong sebagai putra daerah yang lahir serta dibesarkan di Barong Tongkok. Ia merasa terpanggil untuk membangun Kubar. Ia menegaskan, putra-putra daerah yang berada di luar Kubar seharusnya pulang untuk bangun kampung halaman. Agar Kubar sejajar dengan kabupaten lain di dalam atau luar Kaltim.

“Kenapa saya mesti bekerja dan membangun tempat lain, sedangkan Kubar sangat memerlukan sekali tenaga orang-orang yang terdidik untuk bangun Kubar. Oleh sebab itu, saya tertarik untuk ikut Pilkada dan akan menyumbangkan pikiran dan tenaga,” ujar di Sekretariat KPU Kubar, Jalan Mulawarman, Kecamatan Barong Tongkok.

Pasangan Agustinus Markus dan Hermain mendaftar di KPU Kubar pada Rabu, 7 Desember 2005. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Langkah awal bila dia terpilih nanti, adalah mengadakan konsolidasi organisasi yang ada di Kubar dan melaksanakan pembangunan dengan pola obat nyamuk. Yang melaksanakan pembangunan dari kampung menuju perkotaan. “Kami akan melihat orang-orang yang the right man in right place (orang yang tepat di tempat yang tepat) untuk duduk di jabatannya yang sebenarnya,” jelas Markus yang kini menjabat Kepala Badan Pengawasan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Menurut dia, jika seseorang duduk bukan pada tempatnya akan menjadi  hambatan di dalam melaksanakan pembangunan. Untuk itu akan dilihat prioritas pembangunan yang sangat menyentuh masyarakat Kubar dan akan menata pembangunan sebaik-baiknya. “Paling tidak sesuai visi dan misi saya dengan pola obat nyamuk,” ungkapnya.

Diakuinya, saat ini masyarakat pinggiran di Kubar belum tersentuh oleh pembangunan. Ia masih mendengar ada suara sumbang masyarakat yang mengatakan belum merasakan pembangunan yang dilaksanakan pemerintah. “Dengan sistem obat nyamuk ini kita akan meratakan pembangunan,” tegasnya.



Hermain menambahkan, apabila terpilih menjadi wakil bupati sikapnya akan menjaga keseimbangan dalam pelaksanaan pembangunan yang berfungsi sebagai pengawasan. “Apabila saya diberikan karunia oleh Tuhan yang Maha Kuasa untuk memimpin pembangunan, saya akan mem-back up, guna menjaga keseimbangan. Karena fungsi saya di bidang pengawasan,” ujarnya.

Kepada jajaran KPU Kubar, Markus mengimbau agar berkomitmen dengan segala aturan pemerintah dalam menyelenggarakan Pilkada 2006. “Terima kasih atas pelayanan petugas-petugas KPU,” katanya. #Sonny Lee Hutagalung

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here