Gol Cepi Jadi Penentu Kemenangan

Gelandang PS Menarung, Cepi (13), mencetak gol penentu kemenangan timnya untuk menjadi Juara di Turnamen Sepakbola Perindo Cup 2017, Minggu 20/8/2017 sore tadi. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK-KABARKUBAR.COM
Kesebelasan Menarung dari Kampung Ombau Asa, Kecamatan Barong Tongkok, berhasil keluar sebagai Juara di Turnamen Sepakbola Perindo Cup 2017. Setelah di partai final menekuk PS Persisa dari Kampung Asa, dengan skor tipis 1-0. Gol semata wayang itu dicetak Cepi (13), pemain tengah yang tampil berjibaku membantu serangan PS Menarung. Pertandingan berjalan cukup seru di Lapangan Sepakbola Daya Putra Persimen, Mencimai, Minggu 20/8/2017 sore tadi.


Pada pertandingan yang dimainkan 40 menit, dipimpin Norman sebagai Wasit Utama, dibantu Benediktus dan Basten selaku Hakim Garis. Gol Cepi tercipta di menit ke 40 membuat Menarung unggul sementara dengan skor 1-0 di babak pertama. Ia mencetak gol dari bola rebound dari tepisan Penjaga Gawang Persisa, Oki (96).

Berawal dari kemelut di kotak pinalti, bola yang ditepis Oki disambut Curon (10) yang berdiri bebas di luar kotak pinalti. Tendangan Curon mampu ditahan Oki, tapi memantul dan langsung disambut Cepi yang berdiri bebas bersama Dedi. Gol ini pun membuat riuh teriak gembira dari bangku cadangan Menarung.

Sempat terjadi ketegangan akibat tempo permainan PS Menarung dan PS Persisa yang makin tinggi. Wasit Norman, terpaksa mengeluarkan 2 kartu kuning dalam pertandingan sore tadi. SONER KLEND SABBATH HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Permainan cantik ditampilkan kedua kesebelasan sejak pluit ditiup wasit. Turun dengan mengandalkan Daniel (10 ) alias Ntol untuk menjadi ujung tombak tajam, Persisa memainkan pola 4-3-2-1. Sedangkan Menarung dengan pola 4-2-1-3, dengan berharap bek gaeknya, Sandi (2) menjaga pertahanan.

Final Perindo Cup…Gol Cepi Buat Menarung Unggul Sementara

Sejak awal babak pertama, jual beli serangan ditampilkan kedua kesebelasan. Menarung lebih banyak menusuk dari sebelah kiri pertahanan Persisa. Dua pengatur serangan (Play Maker) Menarung, yakni Cepi dan Kinton (5), memberikan umpan-umpan ciamik.

Peluang lebih dulu didapat Persisa di menit ke 13. Ntol menggiring bola di sektor kanan gawang Totti (22). Dengan cepat ia melepaskan tendangan dari luar kotak pinalti. Sayangnya bola masih melebar di sudut luar kanan gawang.

Striker PS Persisa, Daniel alias Ntol (10), harus bekerja keras melewati pertahanan PS Menarung yang digalang bek gaek, Sandi (2) dan Abet Wijaya (14) yang juga bertindak sebagai Kapten Tim. SONER KLEND SABBATH HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Beberapa umpan ciamik Cepi yang dibesarkan Sekolah Sepak Bola Bina Utama Melak, tidak mampu dimanfaatkan maksimal penyerang Menarung, Dani (17) dan Yapi (9). Peluang didapat Menarung di menit 23, saat tendangan Yohel (18) langsung melambung ke gawang yang dijaga Oki. Namun bola masih dapat ditepis Oki dan bola keluar dari atas gawang.

Persisa mendapat peluang emas di menit 27, saat Kapten Kesebelasan Persisa, Utoq (11) menusuk ke kotak pinalti. Melihat bahaya, Totti maju hendak merebut bola. Melihat Totti sudah maju, Utoq langsung mengungkit bola. Tapi bola melebar dan memantul di tiang kiri gawang.

Menit 34, umpan sodoran Apung (7) ke kotak pinalti, disambut Utoq dan langsung melepaskan sepakan keras mendatar. Bola mampu ditepis Totti, dan blunder disambut Ntol dengan sigap. Bola pun merobek jala gawang Menarung. Sayangnya, gol dianulir Wasit Norman, Karena Hakim Garis, Basten, melihat Ntol sudah terlebih dahulu berada berdiri di posisi Offside.

Memasuki babak kedua, Menarung tidak mengendorkan serangan. Pelatih Menarung, Sukamto, justru mendorong Kinton untuk membantu striker di depan. Dinilai kurang daya gedor, Dani ditarik keluar dan digantikan Bambang di 4 menit awal babak kedua. Posisi Dani pun diambil alih Curon (10) yang awalnya ditempatkan sebagai Pemain Tengah.

Tempo permainan makin cepat, sehingga benturan keras pun makin sering terjadi. Di menit 53, Norman harus mengeluarkan kartu kuning kedua bagi pemain Persisa yang menjatuhkan Curon.

Peluang didapat Persisa di menit 55. Umpan silang dari Apung (7) kepada Mawan yang berdiri bebas tepat 3 meter dari Totti, gagal dimanfaatkan. Sundulan Mawan rendah dan melebar di kiri gawang Totti.

Menarung kembali menambah daya dobrak di barisan depan, dengan mengganti Yapi (9) dengan Carlos (11). Masuknya Carlos yang diarahkan membantu daya gempur, membuat Pelatih Menarung menarik Cepi kembali ke posisi Play Maker.

Pelatih Persisa, Petrus Stepanus Abednego, mengganti posisi bek, dengan menarik keluar Oksel (5), dan memasukkan Yoman (2) di menit 62. Empat menit kemudian, sepakan keras mendatar Ntol dari kotak pinalti hampir merobek jala gawang Menarung. Totti masih mampu menahan bola hasil serangan menusuk Ntol yang melewati bek Yohel.

Pergantian serentak dilakukan kedua tim di menit 69. Persisa memasukkan Novel (8) untuk menggantikan Hendra (40. Dan Menarung mengeluarkan Kinton untuk digantikan Riski (7) yang didorong Curon. Tiga menit kemudian, Persisa juga mengganti kipernya, Oki, dan memasukkan kiper pengganti, Ricky (0). Berselang 3 menit, Persisa kembali melakukan pergantian 2 pemainnya sekaligus. Duin (14) digantikan Yayan (12). Dan Jeri (13) ke Diki (16).

Penyerang Menarung, Dedi Sukarna (15), mendapat peluang berharga di 4 menit sebelum pertandingan berakhir. Menggiring bola dari tengah lapangan dan mendekati kotak pinalti, ia melihat Ricky berdiri jauh dari tiang gawang. Langsung melepaskan bola lambung keras, tapi masih tinggi di kanan gawang.

Peluang kembali didapat, melalui Yohel yang masuk dari kanan gawang Persisa, dan mengecoh Ulan (15). Umpannya tidak mampu dimanfaatkan Dedi yang menyundul pelan bola dan tidak mengarah ke gawang.

Semenit jelang bubar, Persisa punya peluang. Novel (8) mendapat bola mental di kanan Totti, namun sepakan kerasnya masih 2 meter di kiri tiang gawang Menarung. Pluit tanda pertandingan berakhir ditiup Norman, dan skor 1-0 tidak berubah. Menarung menjadi Jawara Turnamen Sepakbola Perindo Cup 2017.

“Anak-anak sudah bermain maksimal dan sesuai arahan. Hanya dewi fortuna lebih berpihak pada Menarung. Saya tetap bangga dengan permainan tim kami,” ungkap Pelatih Persisa, Petrus Stepanus Abednego kepada KabarKubar.
Sonny Lee Hutagalung


Persisa Asa

Oki 96 Penjaga Gawang
Erik   3 Belakang
Doli 19 Belakang
Oksel   5 Belakang
Jeri 13 Belakang
Duin 14 Gelandang
Hendra   4 Gelandang
Mawan   6 Gelandang
Apung   7 Depan
Daniel (Ntol) 10 Depan
Utoq (Kapten) 11 Depan

Cadangan : Yoman (2), Diki (16), Riki (9), Igel (17), Ulan (15), Yayan (12), Alex (0), Niki (..), Dikan (18), Novel (8).
Official Tim : Dimin (Manager), Suni (Pelatih), Imansyah (Asisten Pelatih), Abed (Medis), Ujang (Perlengkapan Tim)

Menarung

Totti 22 Penjaga Gawang
Sandi   2 Belakang
Abet Wijaya (Kapten) 14 Belakang
Rivaldi   8 Belakang
Yohel 18 Gelandang
Kinton   5 Gelandang
Cepi 13 Gelandang
Curon 10 Gelandang
Dedi Sukarna 15 Depan
Dani Marianto 17 Depan
Yapi   9 Depan

Cadangan : Yudi Sam (95), Rianto (12), Antono Carlos (11), Filif Fauzi (16), Riski (7), Bambang (19), Andri (4), Herman (3)
Official Tim : Ruslan(Manager), Sukamto (Pelatih), Petrus (Asisten Pelatih), Iwan (Medis), Supri (Perlengkapan Tim)
Wasit : Norman, Benediktus (Hakim Garis 1), Basten (Hakim Garis 2), Didi Murdianto (Wasit Cadangan)

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here