Yapan: “Kita harus mengalah, mengalah, sampai tidak terkalahkan”

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Minggu, 8 November 2020 malam, FX Yapan menerima kedatangan masyarakat Kabupaten Kutai Barat dari suku Batak. Pernyataan dukungan disampaikan mereka yang datang dari berbagai penjuru Tanaa Purai Ngeriman. Baik sesepuh, pemuda, ibu-ibu, dan gadis, mengungkapkan komitmen akan memilih Yapan dan H Edyanto Arkan (Yakan) pada Rabu, 9 Desember 2020 nanti.

“Mancing ikan simpan di ember, dimasak dulu baru dimakan. Ingat tanggal 9 Desember, jangan ragu, jangan lupa coblos nomor 2, Yakan,” kata Janner Tampubolon berpantun, saat hendak memberikan Ulos kepada Yapan di Lamin Kerebeq, Kawasan Busur RT 9 Kelurahan Barong Tongkok, tadi malam.

“Ini tanda pengikat kasih, pengikat silaturahmi masyarakat batak yang mendukung bapak,” ujar pria yang merupakan salah seorang sesepuh warga Batak di Kubar, saat menjelaskan makna Ulos sebagai pengikat kasih sayang antara sesama.

Selain Janner Tampubolon, ada lima tetua warga Batak yang mewakili untuk memberikan ulos kepada Yapan. Yakni, Tarius Manalu, J Silalahi, Tambos Situmeang, Pardomuan Hutahaean, dan Alfred Silalahi ST.

Puluhan tokoh Batak juga hadir dalam pertemuan yang diprakarsai Darwin Sitompul selaku Ketua Persatuan Masyarakat Batak Kutai Barat. Antara lain, Andes Sibarani, Marulam Manihuruk, Tigor Pakpahan, Hadomuan Situmorang dan Nimrod Sihombing.

Sebagian besar yang hadir adalah kaum muda. Tampak di antaranya, David Fernando Sirait, Esron Hutauruk, Amran Napitupulu, Boy Manihuruk, Hendra Sihotang, Pahotan Sianturi,  dan Johan Bako. Yenni Situmorang dan belasan lainnya berada di barisan perempuan.

“Inilah kami masyakarat Batak, tetap setia. Kami percaya, tidak salah memilih. Walau minoritas, Pak Yapan mampu melindungi kami,” kata Gordang Silalahi, yang didapuk berbicara mewakili generasi pertama warga Batak yang merantau di Kubar.

Atas dukungan itu, Yapan berterimakasih dan menyampaikan pesan khusus. Agar siapa saja pendukung, tidak terpancing provokasi atau tersulut emosi jika melihat atau mendengar hal negatif yang dilontarkan kepada Yakan. “Kita harus mengalah, mengalah, sampai tidak terkalahkan,” ujarnya.

Yapan menjelaskan, ia memimpin Kubar bukan karena nafsu, tapi karena iman. “Saya harus sabar, tenang, karena lihat di Facebook itu nggak ada yang benar. Saya ikhlas dihina, dicaci. Yesus saja dimaki, dicaci, disalib, apalagi saya umatnya,” pesannya.

Menurut dia, banyak baliho atau alat peraga kampanye Yakan yang dicoret, bahkan dirusak. Kemudian banyak pendukung Yakan marah mengetahuinya dan hendak membalas perbuatan tersebut. “Banyak yang panas, tapi saya minta sabar. Saya katakan, jangan balas, tidak boleh marah atau dendam pada mereka,” kata Yapan berkelakar, disambut riuh tawa warga Batak.

“Tidak ada yang tersembunyi di hadapan TUHAN. Di depan manusia mungkin bisa, tapi tidak di hadapan TUHAN. Itu (perusak baliho) pendukung fanatik, karena tidak sabar tanggal 9, menusuk baliho,” tegasnya.

“Kalau bisa yang lulus sekolah diberikan pelatihan. Agar bisa bersaing di dunia kerja bagi yang tidak melanjutkan kuliah,” harap Victor Hutauruk, yang kini berusaha dagang setelah tidak lagi bekerja di PT Thiess Contractor Indonesia Site Kubar.

Menjawab itu, Yapan menyebut visi yang dijalankan pemerintahannya bersama Edyanto Arkan di periode 2021-2024 nanti masih sama dengan periode pertama. Hanya ditambah kata semakin, yang berarti makin baik. Salah satu misi adalah meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dalam arti luas.

Termasuk di dalamnya pendidikan formal, pendidikan dan pelatihan, beasiswa serta kursus keterampilan. Itu sebabnya, Pemkab Kubar telah menganggarkan untuk membenahi Balai Latihan Kerja Industri atau BLKI yang ada di Kampung Keay, Kecamatan Damai. Gedung yang tadinya milik Pemprov Kaltim itu akan digunakan untuk melatih putra-putri Kubar.

Sebelumnya Yapan selaku Bupati Kubar telah melayangkan surat kepada Gubernur Kaltim. Kemudian anggaran telah masuk dalam APBD Kubar tahun 2020. Namun pandemi Covid-19 membuat anggaran tersebut batal, karena adanya potongan hampir 50 persen APBD Kubar oleh Kementerian Keuangan.



Saat ini, kembali dianggarkan di tahun 2021 dan telah disetujui DPRD Kubar. Meskipun di tahun 2021 ada rasionalisasi APBD Kubar sebesar 30 persen. “Agar ada tenaga kerja siap pakai. Supir, tukang las, dan apa saja profesi, akan ada sertifikat. Perusahaan memang mencari tenaga kerja yang punya skill (keterampilan),” jelasnya.

Mendapat nomor urut 2 dalam surat suara di Pilkada Kubar tahun 2020, Yapan maju kembali untuk memimpin Kubar pada periode 2021-2024 bersama Edyanto Arkan. Untuk merampungkan pembangunan yang telah dan sedang dilaksanakan. “Terima kasih atas dukungannya, untuk hari esok yang lebih baik daripada hari ini. TUHAN yang akan membalas,” katanya. #Sonny Lee Hutagalung

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here