Istri Polisi Diminta Ikuti Perkembangan Teknologi

Ketua Bhayangkari Cabang Kutai Barat, Kristien Pramuja Sigit, didampingi Kepala Polres Kubar AKBP Pramuja Sigit Wahono, memotong nasi tumpeng peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke 65 tahun 2017, Sabtu 21/10/2017 di Aula Polres Kubar. BRIPDA AGUS PURNOMO-HUMAS POLRES KUTAI BARAT/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Bhayangkari Cabang Kutai Barat melakukan terobosan dalam merayakan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke 65 tahun 2017, Sabtu 21/10/2017 di Aula Polres Kutai Barat. Yakni dengan memberikan penghargaan bagi Ranting Bhayangkari yang dinilai berprestasi dalam 4 kategori. Tidak itu saja, Bhayangkari juga memberikan beasiswa bagi anak yang dinilai berprestasi di sekolahnya.

“Ini adalah yang perdana dilakukan di Bhayangkari Cabang Kubar, dan semoga kelak kegiatan seperti ini bisa berlanjut,” ujar Kristien Pramuja Sigit, Ketua Bhayangkari Cabang Kubar, saat membuka rangkaian menyambut HKGB dengan tema ‘Bhayangkari Yang mandiri Dan Kreatif Siap Mendukung POLRI Untuk Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat Dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia’.

Adapun 4 kategori penghargaan itu adalah, Laporan Terbaik yang diraih Ranting Melak, Sosial Media Teraktif oleh Ranting Barong Tongkok, Kegiatan Teraktif diraih Ranting melak, dan Pengurus Terlama diberikan kepada Rahma Sukoco. Sedangkan beasiswa diberikan kepada Daffana Mareta Al Fillah dari SMP Negeri 2 Sendawar.

Ketua Bhayangkari Cabang Kutai Barat, Kristien Pramuja Sigit, meminta anggota Bhayangkari mengikuti perkembangan teknologi untuk menunjang tugas suami. BRIPDA AGUS PURNOMO-HUMAS POLRES KUTAI BARAT/KABARKUBAR.COM

Dikatakan Kristien, anggota Bhayangkari sebagai salah satu komponen Bangsa Indonesia, harus menyadari perannya untuk ikut serta mendukung program Polri dan Pemerintah. Diharapkan Bhayangkari adalah organisasi yang mampu mewadahi potensi yang dimiliki oleh para istri anggota Polri dari segala lapisan pangkat dan jabatan.

“Harus ada komitmen yang kuat dari Bhayangkari untuk bersama-sama membangun dan mengembangkan organisasi Bhayangkari sesuai dengan visi dan misinya,” ujarnya membacakan sambutan Ketua Umum Bhayangkari, Tri Tito Karnavian.

Menurut Kristien, 65 tahun merupakan waktu yang cukup panjang dan matang bagi organisasi Bhayangkari. Sejarah perjalanan keberadaan Bhayangkari telah dilalui dengan berbagai dinamika, banyak kegiatan yang telah dilaksanakan maupun prestasi yang diraih oleh Bhayangkari. Namun juga masih banyak hal yang perlu disempurnakan.

Peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari di Aula Polres Kutai Barat, Sabtu 21/10/2017. BRIPDA AGUS PURNOMO-HUMAS POLRES KUTAI BARAT/KABARKUBAR.COM

Kristien meminta para istri Polisi menjadi Bhayangkari yang moderen, dengan selalu mengikuti perubahan lingkungan dan perkembangan teknologi di segala bidang. Namun harus smart (cerdas) dan bertanggungjawab pada tiap aktivitas yang menyangkut perubahan jaman dan kemajuan teknologi itu. Terlebih dalam penggunaan teknologi informasi, harus berpedoman selalu menjaga harkat dan martabatnya sebagai istri dan anggota Polri. “Dengan penampilan yang sesuai etika dan adat budaya Indonesia,” ujarnya.

Soal kemajuan teknologi, ia berharap anggota Bhayangkari meningkatkan pengetahuan dan wawasan, baik secara formal maupun informal. Agar kualitas diri selalu berkembang, sejalan dengan peningkatan karir suami.

Ia juga berharap ditingkatkan keimanan, ketaqwaan sesuai keyakinan masing-masing. Agar setiap langkah dan perbuatan mendapat ridho dari TUHAN, dan menjadi teladan baik di tengah masyarakat. Juga menyisihkan waktu, pikiran serta tenaga untuk mendukung kemajuan organisasi dengan tidak melupakan tugas utama mendampingi suami bertugas.

“Jadilah ibu yang penuh kasih sayang dan berpengetahuan dalam mengasuh dan mendidik serta menjaga putra-putrinya. Sehingga kelak akan tumbuh sehat, pandai dan bermoral serta dapat menjadi generasi penerus kelangsungan NKRI,” pesannya pada acara yang dihadiri juga para Purnawirawan dan sejumlah Anak Yatim.

Terakhir, Kristien mengajak Bhayangkari mewujudkan kewajiban dan komitmen untuk ikut menjaga kredibilitas dan nama baik Polri. Dengan patuh ketentuan hukum, sederhana dan bersahaja dalam penampilan. “Sebagai keluarga besar Polri, kita wajib menjaga kekompakan dan kebersamaan, serta meningkatkan soliritas dan solidaritas sesama. Karena kita merupakan satu keluarga besar Polri,” katanya.

Kapolres Kutai Barat, AKBP Pramuja Sigit Wahono, berharap tema yang dipilih bukan hanya slogan semata. Namun dijadikan lebih bermakna sebagai payung dan arah serta warna yang akan diimplementasikan dalam setiap kegiatan dan tingkah laku. “Saya harap momen ini sebagai ajang instropeksi dan restropeksi diri sesuai tema yang dipilih,” ucapnya dalam sambutan. #Bripda Agus Purnomo/Humas Polres Kutai Barat

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here