Dikumpulkan Selama Sepekan Dari Sejumlah Dermawan

Ketua DPRD Kabupaten Kutai Barat, Jackson John Tawi, menyerahkan secara simbolis bantuan kepada korban kebakaran di Kelurahan Melak Ulu melalui Ketua RT 2, Hatta, di Posko Peduli DPC Badan Penanggulanan Bencana Kubar, Jalan Ahmad Yani Melak Ulu, Minggu 22/4/2018. KELVIN NURDIN/KABARKUBAR.COM

MELAK – KABARKUBAR.COM
Pos Komando Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) menghentikan pengumpulan bantuan untuk para korban kebakaran di Kelurahan Melak Ulu, Minggu 22/42018 sore. Sebelum resmi menutup Posko Peduli itu, dilakukan penyerahan bantuan kepada 33 kepala keluarga. Bantuan disalurkan itu hasil yang diterima dari berbagai kelompok masyarakat dan perorangan selama sepekan.

“Bantuannya ada dari kader PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan), pribadi dan organisasi. Baru kami serahkan hari ini, sekaligus menutup kegiatan posko peduli ini,” ujar Ketua DPC Baguna Kabupaten Kutai Barat, Paulus S Buditomo, sebelum penyerahan bantuan di Posko Peduli Baguna, Jalan Ahmad Yani, Melak Ulu.

Pria biasa disapa Budi ini menjelaskan, ada 99 paket berisi sembilan bahan pokok dan uang senilai Rp 17.325.000 yang diserahkan untuk 33 KK. Masing-masing menerima 3 paket sembako dan uang Rp525.000. Tidak hanya itu, ada banyak pakaian layak pakai berbagai ukuran, yang tinggal diambil para korban kebakaran di posko. “Kita berharap bantuan yang tidak seberapa ini dapat meringankan beban saudara-saudari kita yang kena musibah. Terima kasih kita ucapkan bagi mereka yang telah menyumbangkan rejekinya,” katanya.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kubar, Yohanes Mas Puncan Karna, disaksikan Ketua DPRD Kubar Jackson John Tawi, menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada salah seorang korban kebakaran, Sugi yang menyewa rumah H Nurhayana. KELVIN NURDIN/KABARKUBAR.COM

Sekira pukul 15.45 Wita, bantuan langsung diterima para korban yang disaksikan Ketua RT 2 Melak Ulu , Hatta. “Kami ucapkan terima kasih untuk Baguna dan PDIP, karena telah memberikan sebagian rejekinya. Inilah bentuk kebersamaan sesama warga Kubar,” ujar Hatta.

Hadir saat penyerahan bantuan, Ketua DPRD Kubar Jackson John Tawi mengakui pendirian Posko Peduli Baguna merupakan instruksi langsung partainya. Saat terjadi kebakaran di Melak Ulu itu, sedang digelar rapat internal DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Timur di Kota Balikpapan. “Mendengar ada kebakaran di Melak, Pak Safaruddin (Plt Ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim) langsung perintahkan Baguna bergerak. Dan para kader untuk turut membantu para korban,” ungkapnya.

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan, Yovinus, turut ambil bagian menyerahkan bantuan melalui Ketua RT 2 Melak Ulu, Hatta. KELVIN NURDIN/KABARKUBAR.COM

Tidak hanya di Kubar, DPC Baguna Kota Samarinda juga diminta bergerak membantu korban kebakaran yang terjadi sehari kemudian di Samarinda. “Jadi ini sudah perintah partai. Dulu memang sepertinya tidak ada gerakan, tapi sekarang harus tampak, karena ada perintah langsung partai,” tegasnya.

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kubar, Yovinus mengatakan pimpinan dan kader PDI Perjuangan tidak boleh tinggal diam jika melihat masyarakat yang dilanda musibah. Ia memohon maaf sebab Ketua DPC PDI Perjuangan Kubar Ismael Thomas tidak dapat hadir saat penyerahan bantuan. Namun Thomas menyampaikan salam bagi para penerima bantuan.

“Di saat ekonomi sedang sulit sekarang ini, kita mendapat kesusahan berupa musibah. Kita berharap ke depan ada harapan bagi para korban untuk bangkit kembali. Mohon jangan dilihat nilainya, ini (bantuan) sebagai bentuk kepedulian kami,” ungkap Yovinus.

Diberitakan sebelumnya, api mengamuk dari salah satu bangunan di RT 1 Jalan Kapten Pierre Tendean Kelurahan Melak Ulu, dan akhirnya menghanguskan 23 rumah dan toko. Akibatnya, kebakaran itu menimbulkan kerugian sekitar Rp 10 miliar.

Kebakaran terjadi sekira pukul 00.20 Wita. Hembusan angin yang cukup kencang, membuat api cepat membesar. Dan melalap sejumlah bangunan dan api pun menjalar ke sejumlah bangunan di Jalan Ahmad Yani RT 2 Melak Ulu.

Beruntung 4 unit mobil Pemadam Kebakaran (PMK) dari Kantor Satuan Polisi Pamong Praja segera datang ke lokasi. Dibantu 2 unit PMK milik Bandara Melalan dan 1 unit truk Water Canon milik Kepolisian Resor Kutai Barat. Sehingga api dapat dipadamkan pada sekira jam 3 subuh. “Ada 35 anggota PMK yang terjun ke lokasi tadi subuh, dan baru kembali pada pagi hari,” ujar Komandan Umum PMK Kubar, Ependi.

Bangunan yang dilalap api di Jalan Kapten Pierre Tendean berupa rumah dan toko. Diantaranya rumah H Didik, H Ena, Ipan, Budi dan Jai. Kemudian Warung Semarang, Toko Buku Azis, Toko Kembar H Tatai, Toko Elektronik Jaya Raya H Achmad dan Penginapan Rahmat Abadi. Sedangkan yang terbakar di Jalan Ahmad Yani adalah rumah Heri, H Cucing, Subaidi, Voni Houmaho, H Ayub, H Husein, Hj Wanti, Agus dan Konter Madi. #Kelvin Nurdin

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here