Polres Kubar Akui Tangani Dugaan Korupsi Dana Desa

Kepala Kejaksaan Negeri Kutai Barat, Syarief Sulaiman Nahdi. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Kepala Kejaksaan Negeri Kutai Barat, Syarief Sulaiman Nahdi mengakui beragam laporan tindak pidana korupsi dari masyarakat yang diterima pihaknya. Dari yang berupa penyimpangan proyek dibiayai APBD Kabupaten Kutai Barat, APBD Provinsi Kalimantan Timur, hingga dari APBN. Semua dugaan korupsi itu didalami dengan terbatasnya personel jaksa yang ada.

“Ada banyak yang masuk (laporan dugaan korupsi), termasuk penyimpangan alokasi dana desa dari pemerintah pusat,” ungkap Syarief Sulaiman Nahdi, Senin 23/4/2018 di ruang kerjanya.

Namun Syarief mengaku sejumlah laporan tersebut tidak akurat, dan terkesan didasari ketidakpuasan si pelapor. Bahkan, data-data yang disampaikan tidak memenuhi standar syarat dalam penyeliidikan kasus. Sehingga sulit untuk ditindaklanjuti para jaksa. “Sepertinya karena mau balas dendam saja. Datanya sangat minim, bahkan kadang cuma cerita dan beberapa foto proyek,” katanya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kutai Barat, Ajun Komisari Polisi Rido Doly Kristian Sigalingging. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Kajari yang lama berkarir di Gedung Bundar (Kantor Kejaksaan Agung RI) ini mengungkapkan, tidak ingin merusak tingkat kepercayaan masyarakat Kubar. Sebab tidak sedikit masyarakat yang menyampaikan apresiasi atas kinerja Kejari Kubar di bawah kepemimpinannya. Terbukti kasus-kasus besar yang diangkat Kejari Kubar, telah membuat sejumlah pejabat dan kontraktor mendekam di bui.

“Kami ingin menjaga kepercayaan masyarakat terhadap jaksa. Jadi silahkan sampaikan laporan (dugaan korupsi), kami siap menindaklanjuti. Tapi sertakan data akurat ya, agar kami punya dasar melakukan penyelidikan,” kata Syarief yang resmi menjabat Kajari Kubar sejak dilantik di Aula Kantor Kejaksaan Tinggi Kaltim, Selasa 16 Juni 2015.

Soal dugaan korupsi dana desa, Kepala Kepolisian Resor Kutai Barat Ajun Komisaris Besar Polisi I Putu Yuni Setiawan mengaku pihaknya juga telah menerima laporan masyarakat. Dugaan korupsi di salah satu kampung wilayah Kecamatan Barong Tongkok itu telah dilakukan pendalaman lebih dari setahun. “Sudah ditangani, nanti ada waktunya dipublikasikan hasil penyelidikannya,” ujarnya kepada KabarKubar.

Dijelaskan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kubar, AKP Rido Doly Kristian Sigalingging, pihaknya telah berkordinasi dengan Inspektorat Kabupaten Kutai Barat. Untuk lebih mendalami perkara yang diduga melibatkan Sekretaris Desa setempat. Sejumlah saksi telah diperiksa, termasuk kepala kampung atau petinggi yang baru.

“Kami tetap melakukan langkah-langkah penyelidikan, dan Inspektorat Kubar juga sudah menyampaikan laporannya. Segera kami akan umumkan hasilnya,” kata pria yang pernah menjabat Wakil Kepala Satreskrim Polres Kota Samarinda ini. #Sonny Lee Hutagalung

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here