Acong: “Untuk Tim ASA, saya belum perintahkan untuk ke tim sebelah dulu”

H Ahmad Syaiful bersama Asrani, mengungkapkan kendala dalam langkah keduanya untuk maju di Pilkada Kubar tahun 2020. REVANDI/KABARKUBAR.COM

TERING – KABARKUBAR.COM
Politisi Partai Golkar, H Ahmad Syaiful atau biasa disapa Acong, terhambat langkahnya untuk bertarung memperebutkan kursi orang nomor satu di Kabupaten Kutai Barat. Ia bersama Asrani, harus menerima kenyataan untuk tidak maju di Pilkada Kubar tahun 2020. Syarat wajib didukung 20 persen dari 25 kursi DPRD Kubar, atau jalur perseorangan tidak dimiliki.

Kepada para pendukung pasangan yang dijuluki Hak Rakyat Untuk Sejahtera Ahmad Syaiful-Asrani atau Harus ASA, Acong menegaskan tekadnya di Pilkada Kubar berikutnya. “Kita akan kembali berjuang di tahun 2024 mendatang,” katanya saat syukuran di kediamannya, Kampung Tering Seberang, Kecamatan Tering pada Senin, 7 September 2020.

Diakui Acong, secara pribadi, Golkar memiliki dirinya. Acong menegaskan jika dia orang Golkar, tapi Golkar tidak memiliki ASA (Tim Ahmad Syaiful-Asrani). “Golkar bisa memiliki saya, Ahmad Syaiful, tapi ASA tidak bisa dimiliki oleh Golkar. Golkar dimiliki oleh Ahmad Syaiful, tapi tidak boleh dimiliki oleh Golkar. Itu saya tegaskan,” ujarnya.

H Ahmad Syaiful dan Asrani saat mendaftar di Partai Amanat Nasional pada 21 September 2019. ARSIP/KABARKUBAR.COM

Acong yang berdiri di panggung didampingi Asrani dan Kim Sianto menginginkan kandidat lain yang maju di Pilkada Kubar 2020 bisa membuat komitmen. Bukan untuk dirinya atau Asrani, tapi bagi para pendukungnya, Tim ASA.

“Kalau memang ada komitmen mereka (kandidat lain), kedua belah pihak, di atas materai 6000. Bukan untuk kami berdua, tapi buat Tim ASA, buat rakyat dan perubahan, itu saja yang saya inginkan,” tegasnya.

“Untuk Tim ASA, saya belum perintahkan untuk ke tim sebelah dulu, atau ke kiri dan ke kanan. Ya terserah kalau orang lain berpikir salah. Tapi kami berkomitmen tetap maju 2024 nanti,” imbuh Acong yang kini menduduki kursi Wakil Ketua DPRD Kubar.

Pasangan Ahmad Syaiful dan Asrani bertekad untuk maju di Pilkada Kubar tahun 2024 mendatang. REVANDI/KABARKUBAR.COM

Lebih jauh Acong mengatakan, ia dan Asrani tidak akan meminta apapun dari kandidat lain. Tapi mereka akan meminta dari yang didukung hanya bagi Tim ASA untuk perubahan. “Insha Allah menang (yang didukung). Sekali lagi untuk rakyat Kubar, kami berdua memohon maaf sebesar-besarnya. Karena kami sudah berupaya di Jakarta mengurus partai, itu dan ini, memang agak sulit,” ungkapnya.

Didapuk sebagai kader Partai Amanat Nasional, Asrani berharap TUHAn berkenan menyertai rencana dan langkahnya kemudian bersama Acong. “Pilkada 2020, saya ingin menenangkan diri dulu. Belum mau di kiri dan kanan, di tengah,” ujarnya.

“Mudah-mudahan setelah Pilkada nanti, akan ada keputusan secara pribadi. Bersama Pak Ahmad Syaiful akan berbicara bagaimana langkah kami selanjutnya. Ini pernyataan pribadi, bukan dari Tim Asa,” pungkasnya. #Revandi

Komentar Anda

Komentar

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here