Verifikasi dan Hasil Survey Jadi Penentu

Baliho Djailani-Marthan
PASANGAN : Gambar Mohammad Djailani dan Yahya Marthan terpasang di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Kutai Barat. Keduanya menjadi pilihan lain yang diperkirakan maju sebagai Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kubar di Desember 2015 ini.    Deeselha/KabarMahulu.com

 

SENDAWAR –Partai Demokrat akan melakukan survey internal di Kabupaten Kutai Barat. Survey oleh Lembaga Survey Indonesia pimpinan Burhanudin Muhtadi itu akan jadi poin penting menentukan ‘nasib’ delapan tokoh. Tiga nama di posisi bakal calon (balon) bupati dan lima untuk balon wakil bupati.

Survey tersebut, kata Ketua DPC Partai Demokrat Kubar Yahya Marthan, dimulai pekan depan. Selama dua pekan, survey yang digagas DPP Partai Demokrat tersebut akan menelurusi tingkat popularitas dan elektabilitas para tokoh di masyarakat. Hasil survey nanti akan menjadi lampiran berkas pendaftaran delapan balon ke DPD dan DPP. “Masa pendaftaran balon sudah selesai, sekarang masuk tahap survey sebagai syarat wajib,” ujarnya di kediaman, Kelurahan Simpang Raya, Barong Tongkok, Selasa (21/4/2015).

Marthan menjelaskan, tiga nama yang telah melamar sebagai balon Bupati Kubar adalah Fransiskus Xaverius Yapan, Rama Alexander Asia dan Mohammad Djailani. Sedangkan lima tokoh yang mengincar posisi balon Wabup Kubar, yakni Markulius Mahing, Edyanto Arkan, Arifin Nanang, Yahya Anja dan Marthan sendiri.

Dijelaskan pria yang pernah menjabat Sekretaris Kabupaten Kubar ini, setiap figur memiliki peluang yang sama di posisi yang diinginkan. Keputusan terakhir ada di tangan pihak DPP sebagai pimpinan tertinggi partai berlambang segitiga berlian ini. Dua pekan sebelum Kongres Partai Demokrat, Senin 11 Mei 2015 nanti, hasil survey telah diterima. “Kami tetap patuh pada keputusan DPP,” ujar Marthan.

Ditanya balon wabup yang bakal diusung, Demokrat yang memiliki dua kursi di DPRD Kubar tidak dapat menentukan sendiri. “Figur wakil kami serahkan pada balon bupati untuk mengusulkan dan akan kami survey. Balon bupati juga mesti berupaya untuk menggalang koalisi, sebab Demokrat masih butuh tambahan kursi untuk bisa mengusung balon,” katanya.

Soal rumor Marthan bakal tampil sebagai balon wabup mendampingi Zaelani sebagaimana tampak di sejumlah baliho bergambar keduanya, Ia tidak menampik. Hanya saja, Marthan menegaskan semua keputusan di tangan DPP Demokrat yang dipengaruhi juga hasil survey LSI. “Pak Zaelani ajak saya, tapi sikap partai dilihat dari hasil survey dan diputuskan DPP PD,” imbuhnya.   SONNY LEE HUTAGALUNG

 

 

Komentar Anda

Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here