Vaksin Dosis Kedua Dijadwalkan 18 Maret 2021

Vaksinasi tahap kedua dilaksanakan di Alun-alun Itho pada Kamis, 4 Maret 2021. SUNARDI/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Pelaksanaan vaksin tahap kedua di Kabupaten Kutai Barat yang ditujukan kepada tenaga pelayanan publik, dilaksanakan serentak pada Kamis, 4 Maret 2021. Berbagai latar belakang profesi berkumpul di Alun-alun Itho, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.

Tidak hanya Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkab Kubar, Anggota DPRD Kubar, personel TNI, Polisi, serta awak media pun tampak mengikuti vaksinasi. Demikian juga terlihat di RSUD Harapan Insan Sendawar yang juga diadakan vaksinasi tahap kedua.

Kepala Dinas Kesehatan Kubar, Ritawati Sinaga mengatakan, vaksin tahap kedua yang diperuntukkan bagi tenaga pelayan publik ini masih kurang. Namun tetap dikirim dari pusat  secara bertahap.

Penerima suntikan vaksin dosis pertama hari ini akan disuntik vaksin dosis kedua kalinya pada 18 Maret 2021 mendatang. Setelah penyuntikan vaksin serentak ini akan dilanjutkan di Puskesmas masing-masing kecamatan.

Anggota DPRD Kabupaten Kutai Barat, Yahya Marthan, ikut divaksin. SUNARDI/KABARKUBAR.COM

“Total vaksin untuk tahap kedua ada 170 vial. Pervial untuk 9-10 orang, dengan total sasaran 1.600 sampai 1.700 orang,” jelasnya melalui Sekretaris Dinas Kesehatan Kubar, Barnabas.

“Kita ikuti anjuran dan arahan pemerintah. Semoga dengan pelaksanaan vaksin, bisa mencapai Herb Immunity atau kekebalan kelompok,” ungkap Potit, Anggota DPRD Kubar dari Fraksi PDI Perjuangan.

Hal senada disampaikan politisi dari Partai Demokrat, Paul Vius. Ia mengajak masyarakat mendukung salah satu langkah positif yang diambil pemerintah melakukan Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19. Mengingat upaya ini yang dinilai paling efektif mengatasi pandemi Covid-19.



“Masyarakat tidak perlu takut untuk divaksin. Kita ambil contoh penyakit polio. Dulu banyak sekali ditemukan kasus polio di masyarakat, setelah pemerintah giatkan vaksinasi polio, terbukti sekarang jarang ditemukan kasus polio,” katanya.

Yulisa, Staf di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kubar, mengaku sempat merasa gelisah dan takut ketika namanya terdaftar sebagai salah seorang yang akan divaksin. “Ya, awalnya takut, tapi saya coba beranikan diri untuk divaksin. Puji Tuhan, setelah divaksin saya baik -baik saja. Sekarang tinggal tunggu jadwal vaksin yang kedua kalinya,” katanya kepada KabarKubar. #Sunardi

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here