Hits: 0

Dandim 0912/Kubar Ikut Jadi Peserta

1006_Dandim 0912Kubar Letkol Inf Agus Soeprianto bersama para peserta kenaikan tingkat beladiri Yongmoodo di Makodim 0912Kubar

BARONG TONGKOK – Markas Komando Distrik Militer 0912/Kutai Barat sore ini tampak semarak dengan teriakan para prajurit yang sedang berlatih ilmu beladiri Yongmoodo. Tidak sekedar latihan, hingga Kamis (11/6/2015) besok sekaligus ujian kenaikan tingkat dalam beladiri wajib bagi TNI Angkatan Darat ini. Kali ini hanya untuk kenaikan dari sabuk putih ke kuning.

Sebagai pelatih dan penguji adalah Sersan Satu Syarip, prajurit dari Jasmani Kodam VI/Mulawarman. “Rencananya akan diikuti 112 peserta, kecuali yang bertugas di Koramil Long Bagun, Long Pahangai dan Long Apari karena kendala jarak dan jangkauan,” ungkap Komandan Kodim 0912/Kubar Letkol Infanteri Agus Soeprianto melalui Perwira Seksi Operasional Kapten Infanteri Nimrod Simanjuntak.

Latihan sore ini, lanjut Kapten Nimrod, baru diikuti 26 peserta termasuk Dandim. Program ini sendiri dari komando di atas yang ditujukan menjaga kebugaran tubuh anggota TNI dan akan dilaksanakan sesuai perintah. “Beladiri Yongmoodo juga jadi syarat untuk kenaikan pangkat prajurit TNI AD selain kesamaptaan, jasmani dan mahir dalam menembak. Ini juga adalah beladiri paling sesuai dalam menghadapi berbagai jenis serangan lawan,” ungkapnya.

1006_Dandim 0912Kubar Letkol Inf Agus Soeprianto memberi arahan pada peserta kenaikan tingkat Yongmoodo
BREIFING: Dandim 0912/Kubar Letkol Infanteri Agus Soeprianto memberi arahan kepada peserta kenaikan tingkat Yongmoodo di Makodim 0912/Kubar, Barong Tongkok.    HENDRI PHILIP/KabarKubar.com

Yongmoodo sendiri adalah gabungan dari beladiri Judo, Taekwondo, Apkido, Ssirum, dan Hon Sin Sul. Yang dimulai The Martial Resarch Institute dari Yong In University Korea. Berasal dari kata Hankido yang dikembangkan di Korea pada tahun 1976. Kemudian berganti nama menjadi Kukmodo lalu menjadi Yongmoodo. Yongmoodo berasal dari 3 suku kata, yaitu Yong (naga), Moo (beladiri) dan Do (cara berlatih dan cara hidup).

Yongmoodo dipromosikan ribuan alumni dari Yong In University dan diresmikan 25 April 2002 dengan membentuk International Yongmoodo Federation. Beladiri yang populer di seluruh penjuru Dunia ini memiliki 10 rangking yang dibagi enam warna sabuk. Yakni Putih (10), Kuning (9-8), Hijau (7-6), Biru (5-4), Cokelat (3-2) dan Merah (1). Setelah Sabuk Merah, naik ke Dan I atau Sabuk Hitam dengan kemampuan Teknik Skill Dasar, Menengah, Tingkat Mahir dan Penggunaan Alat.

1006_Pelatih Yongmoodo Sertu Syarip dari Jasdam Kodam IV Mulawarman memberikan teori singkat kepada peserta kenaikan tingkat Yongmoodo di Makodim 0912Kubar
TEORI : Sertu Syarip dari Jasdam VI/Mulawarman menjadi pelatih dan penguji kenaikan tingkat bagi prajurit TNI di Kodim 0912/Kubar sebagai peserta beladiri Yongmoodo.    HENDRI PHILIP/KabarKubar.com

Sejak 2012, Yongmoodo menyemarakkan keragaman seni beladiri di Indonesia. Namun mulai diperkenalkan kepada TNI jelang HUT TNI tahun 2008. Seni beladiri Yongmoodo sendiri mengandalkan ketepatan, kecepatan dan kekuatan dalam duel jarak dekat. Ditemukan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Gatot Nurmantyo saat berkunjung ke Korea. “Beladiri Yongmoodo akan dikembangkan ke seluruh Indonesia yang diharapkan dapat mewujudkan sifat maupun watak patriotisme,” ujar Jenderal Gatot Nurmantyo saat roadshow perkenalan Yongmoodo di Sport Mall, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa 22 Mei 2012 lalu.

“Yongmoodo sendiri memiliki tujuan positif melatih keberanian serta patriotisme kepada para prajurit sebagai garda terdepan pengamanan terhadap NKRI. Spesifiknya adalah olahraga gabungan dari beladiri perkelahian jarak dekat,” imbuh Jenderal Gatot lagi.   #Hendri Philip

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here