Hits: 0

Target 2017 Tercapai Masih Di Bawah 50%

Rapat Evaluasi Upsus Pajale 2017 dan Penyusunan Luas Tambah Tanam 2018 di Ruang Diklat Lantai III Kantor Bupati Kutai Barat, Rabu 15/11/2017, diikuti juga Penyuluh Pertanian Lapangan dan para Bintara Pembina Desa jajaran Kodim 0912/KBR. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Program Pemerintah melalui Kementerian Pertanian berupa Upaya Khusus swasembada pangan 2015-2017 dengan fokus tiga komoditas, perlu digenjot di tahun 2018 nanti. Pencapaian Upsus Padi, Jagung dan Kedelai itu, masih kurang dari setengah yang ditargetkan di Kabupaten Kutai Barat. Untuk itu, Dinas Pertanian Kubar dan Komando Distrik Militer 0912/KBR melaksanakan rapat evaluasi.

Dalam Evaluasi Upsus Pajale 2017 dan Penyusunan Luas Tambah Tanam 2018, Kepala Distan Kubar Finsen Allotodang mengungkapkan pencapaian hingga akhir tahun 2017 ini. Untuk padi yang ditargetkan 1.000 hektare di lahan bebatuan, baru tercapai separuhnya, atau 500 hektare. Sedangkan di lahan swadana sudah dikerjakan 2.587 hektare dari target 10.000 hektare.

Komoditas jagung yang ditargetkan 1.600 hektare, belum ada yang ditanami. Namun benih atau bibit telah diserahkan ke petani melalui kelompok tani masing-masing. Untuk kedelai,  belum ada yang tertanam dari target 200 hektare. “Uang pupuk Rp 180.000 untuk tiap petani sudah dimasukkan ke rekening Poktan setempat,” ujar Finsen Allotodang, Rabu 15/11/2017 dalam rapat yang dihadiri 10 Komandan Koramil dan perwakilan Bintara Pembina Desa di wilayah Kubar.

Para Komandan Koramil di jajaran Kodim 0912/KBR, siap mendukung pemerintah untuk melaksanakan target Upsus Pajale tahun 2018 dengan turun lagnsung membantu petani. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

“Untuk target di tahun 2018, padi seluas 1.600 hektare, jagung 790 hektare dan kedelai 500 hektare,” imbuh Finsen yang pernah menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kubar, pada rapat yang menghadirkan juga para Penyuluh Pertanian Lapangan di Ruang Diklat Lantai III Kantor Bupati Kubar.

Menurut Komandan Kodim 0912/KBR, Letnan Kolonel Infanteri Rudi Setiawan, TNI siap mendukung target pemerintah untuk swasembada pangan. Dan sudah ada Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding dengan Kementerian Pertanian. “Negara kita sangat luas untuk menunjang swasembada pangan. Untuk itu kami TNI selalu siap bersama sama dengan pertanian,” ujarnya dalam rapat.

“Marilah kita sama-sama kerja keras untuk memenuhi target. Memang masih banyak kendala di lapangan, khususnya masalah lahan. Tapi akan selalu ada jalan, jika kita bertekad bekerja untuk memenuhi target yang ditetapkan,” tegas Letkol Rudi Setiawan dalam rapat yang diikuti 45 peserta.

Mewakili Bupati Kutai Barat, FX Yapan, Asisten I Setkab Kubar, Silas Sinar mengatakan, Upsus Pajale di Kubar berjalan mulai tahun 2015. Menunjang kegiatan tanam tumbuh, perlu inovasi teknologi untuk mendukung hasil dari produksinya.

Ia berharap Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan berkordinasi dengan instansi terkait untuk menunjang Upsus Pajale ini.  “Juga harus kordinasi dengan Dinas PU (pekerjaan umum) dan dengan Babinsa mengenai pengairan atau irigasinya,” ujarnya. #Lilis Sari

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here