Hits: 0

Wayang Eratkan “Wong Jowo” di Kaltim Memilih Rusmadi-Safaruddin

BALIKPAPAN – KABARKUBAR.COM
Detik-detik terakhir masa kampanye, kandidat paling diunggulkan menang Rusmadi Wongso-Irjen Pol (Purn) Safaruddin semakin mendapat dukungan rakyat Kaltim. Di sela kampanye budaya Wayang Kulit di Balikpapan, sebanyak 7 organisasi kemasyarakatan secara terbuka menyatakan bergabung dan siap memenangkan Rusmadi-Safaruddin.

Ketujuh organisasi itu adalah Gerakan Pemuda Asli Kalimantan (Gepak) Kaltim dan Gepak Balikpapan, Forum Bela Diri Kaltim, Laskar Pertahanan Adat Paser Kota Balikpapan, Badan Silaturahmi Masyarakat Madura (Basmara), Laskar Elang Borneo dan Penerus Pejuang Perintis Kemerdekaan RI.


Perwakilan pendukung itu, Ketua Forum Beladiri Kaltim, Agus Wijayanto mengatakan, pihaknya mendukung Rusmadi Safaruddin agar diberi kekuatan oleh Allah SWT untuk menjadi pemimpin amanah. Agar bisa membawa rakyat sejahtera dan Kaltim Bermartabat. “Dan Kaltim yang lebih maju,” katanya.

Kampanye budaya digelar di parkiran Balikpapan Permai dan diisi pagelaran wayang kulit lakon “Mbangun Candi Sapto Argo” dengan dalang “Ki Purbo Asmoro“. Pagelaran wayang ini langsung menarik perhatian ratusan masyarakat yang datang dari kampung-kampung di pelosok Balikpapan. Hingga dini hari, dalang Ki Purbo Asmoro mampu membuat penontonnya yang berasal dari masyarakat Jawa di Balikpapan tetap bertahan. Karena banyak yang tidak mendapat tempat duduk, akhirnya sebagian duduk dengan santai lesehan di jalan dan duduk di sepeda motor.

Calon Gubernur Kaltim Rusmadi Wongso yang hadir di tengah-tengah warga mengungkapkan, dirinya maju bersama Irjen Pol Purn Safaruddin lantaran didorong kecintaan terhadap Kalimantan Timur. Dengan bekal yang dimilikinya, sebagai akademis yang pernah menjadi Dekan Fakultas Pertanian Unmul, sebagai birokrat dengan jabatan Kepala Bappeda dan Sekdaprov Kaltim, akan membawa perubahan besar bagi kemajuan Benua Etam.

“Saya orang Jawa yang lahir di Kalimantan Timur, tepatnya di Samarinda. Kecintaan saya terhadap Benua Etam sama dengan semangat Bapak Ibu yang hadir di sini. Yaitu ingin membangun Kaltim yang lebih maju dengan sumber daya manusianya berdaya saing, ekonomi yang mandiri, daerah aman, masyarakatnya sejahtera secara berkelanjutan,” kata Rusmadi saat beri sambutan Kampanye Budaya.

Giliran Safaruddin menyampaikan sambutan, dia menghargai semangat orang-orang Jawa yang mencintai budaya kesenian wayang kulit. Semasa menjadi Kapolda di Kaltim, dia memerhatikan, hanya pertunjukkan Wayang Kulit yang mampu menahan penggemarnya yang umumnya suku Jawa sampai pagi. Bahkan rela membawa ‘sangu’ (bekal makanan) sendiri dari rumah. “Kita harus jaga kesenian ini sebagai budaya Indonesia. Kalau perlu jangan hanya yang berasal dari suku Jawa yang menyukainya. Bila perlu ada inovasi menggunakan bahasa Indonesa yang dipadu dengan bahasa jawa, supaya semua suku bisa menontonnya,” ujar Safaruddin.



Menyinggung pelestarian kekayaan budaya Indonesia, Safaruddin juga menyinggung tari-tarian tradisional suku Dayak dan Banjar. Termasuk Kutai, Paser dan Berau yang memiliki sejarah kesultanan. “Ini kekayaan Kaltim yang harus kita jaga dan kita kembangkan. Kami janji memperhatikan hal ini karena kami adalah gubernur dan wakil gubernur semua etnis warga Kaltim,” ujarnya.

Di sisi yang lain, Safaruddin menegaskan program yang dijalankannya bersama Rusmadi ketika memimpin Kaltim adalah memastikan uang rakyat APBD harus dinikmati. Dan sampai ke tangan masyarakat dalam bentuk pembangunan dan layanan publik. #Achmad Yusuf



Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here