Hits: 2

Terancam Dipenjara Hingga 10 Tahun dengan Dikenakan UU Darurat Nomor 12

7 Pemuda yang diamankan karena mabuk-mabukan di Alun-alun Itho Kompleks Perkantoran Bupati Kutai Barat, Jumat 20/10/2017. Seorang di antaranya, RS (tengah dengan tutup mata hitam), dikenakan sanksi hukum karena kedapatan membawa senjata tajam jenis badik. BRIPDA AGUS PURNOMO-HUMAS POLRES KUTAI BARAT/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Patroli Satuan Shabara Kepolisian Resor Kutai Barat mengamankan 7 pemuda, di Alun-alun Itho Kompleks Kantor Bupati Kutai Barat, Jumat 20/10/2017. Mereka yang sedang menenggak minuman keras, digeledah dan digiring ke Polres Kubar. Seorang di antaranya, RS (23), terpaksa dikenakan sanksi pidana, karena didapati menyimpan sebilah badik.

Diungkapkan Kepala Polres Kubar, AKBP Pramuja Sigit Wahonor, ketujuh pemuda dibawa ke Mapolres Kubar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan RS, akan diproses sebagaimana hukum berlaku. “Karena membawa senjata tajam, ia dikenakan Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951,” katanya melalui Kepala Sat Sabhara, AKP Kadiyo, Sabtu 21/10/2017 di ruang kerja.

Satuan Sabhara Polres Kubar memberikan arahan sebelum menggeledah 7 pemuda yang kebanyakan masih remaja. BRIPDA AGUS PURNOMO-HUMAS POLRES KUTAI BARAT/KABARKUBAR.COM

Dibeberkan AKP Kadiyo, Polisi melakukan patroli rutin di kawasan Perkantoran Bupati Kubar. Jumat 20/10/2017 sekira pukul 17.30 Wita, 7 pemuda yang kebanyakan masih remaja, didapati dalam kondisi mabuk. Ketika digeledah, RS didapati menyimpan sebilah badik yang diselipkan di pinggang.

Kasat Sabhara menyebutkan, setiap orang yang membawa, memiliki serta menguasai senjata tajam tanpa ijin, dipastikan melanggar aturan. Sebagaimana tertuang dalam UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, RS telah diserahkan ke Satuan Reserse Kriminal.

Sebilah badik yang didapati dari RS, dijadikan barang bukti. BRIPDA AGUS PURNOMO-HUMAS POLRES KUTAI BARAT/KABARKUBAR.COM

“Saudara RS kini telah kami serahkan ke pihak penyidik dan terancam dipenjara hingga 10 tahun,” jelasnya.

Ditambahkannya, Polres Kubar dan jajarannya akan menyosialisasikan tentang UU Darurat Nomor 12 ini. Baik sosialisasi ke sekolah ataupun sosialisasi ke masyarakat yang dilakukan dengan pola atau konsep Patroli Dialogis. #Bripda Agus Purnomo/Humas Polres Kutai Barat

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here