8 Nama Mencuat Berpotensi Maju Di Pilkada Kubar 2024

1,598 views

Masih Dinamis, Sebatas Penjajakan Di Pembicaraan Di ‘Bawah Meja’ Soal Komposisi Pasangan.

Delapan Figur Yang Mencuat Diisukan Maju Pada Pilkada Kubar Tahun 2024.

KABARKUBAR.COM – SENDAWAR.

Bursa Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) Kabupaten Kutai Barat tahun 2024 mulai menghangat. Seiring akan berakhirnya masa jabatan dua periode Bupati dan Wakil Bupati Kutai Barat,  FX Yapan dan Edyanto Arkan pada tahun 2025. Para politisi mulai intens bergerilya melakukan komunikasi politik. Akhir – akhir ini menjadi perbincangan publik bahwa sejumlah calon potensial sudah bermunculan yang siap meramaikan Pilkada Kubar.

Pilkada Kubar akan digelar pada 27 November 2024 mendatang, tahapan  pendaftaran pasangan calon (paslon) belum dibuka resmi oleh Komisi Pemilihan Umum.

Namun hangat menjadi pembicaraan masyarakat tokoh dan politisi yang digadang – gadang maju menuju kursi Kubar 1, diantaranya ada nama Ekti Imanuel anggota DPRD Kaltim yang juga politikus partai besutan Prabowo Subianto yang kini masih menduduki jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kubar.

Namanya banyak disebut masyarakat akan berkompetisi pada Pilkada Kubar, bukan tanpa alasan sebab pada Pemilu Legislatif ( Pileg) Anggota DPRD Provinsi Kaltim, Ekti Imanuel memperoleh suara terbanyak untuk Dapil V Kubar – Mahulu mengungguli para kompetitornya.

Selain itu ada Ahmad Syaiful santer disebut, Akhir – akhir ini nampaknya serius menatap Pilkada Kubar, Ia sudah mulai bergerilya mencari dukungan dan mitra koalisi. Salah satunya yang nampak di publik yakni, dengan membagikan foto bersama Ketua DPRD Kutai Barat Ridwai di akun Media Sosialnya beberapa waktu lalu.

Hal ini tak terlepas dari perolehan kenaikan jumlah kursi Partai Golkar. Dimana pria yang akrab di sapa Haji Acong tersebut berhasil mencatatkan sejarah, membawa Partai Golkar meraih kursi terbanyaknya dalam sejarah Pemilu di Kubar. Perolehan 5 kursi Partai Golkar di DPRD Kubar memastikan memiliki tiket untuk mengusung calon pada Pilkada Kubar.

Nama Politisi lain pun bermunculan seperti Haji Aula yang terpilih kembali menjadi anggota DPRD Kubar.Muncul pula nama politisi lainnya seperti Abdul Rahman Agus, yang baru pertama kali ikut Pileg 2024 langsung memberikan kejutan dengan memperoleh suara terbanyak kedua untuk DPRD Provinsi Kaltim Dapil V Kubar Mahulu.

Dari PDI Perjuangan muncul nama Ketua DPRD Kubar, Ridwai sarat pengalaman dan dianggap cocok untuk maju dalam perebutan kursi Kubar satu, sebab Ridwai beberapa periode telah menjabat menjadi Anggota dan Ketua DPRD Kubar, terakhir pada Pileg 2024, Ridwai mencatatkan namanya sebagai peraih suara terbanyak di DPRD Kubar.

Calon potensial non politisi pun muncul, dari Birokrasi Nama Sahadi yang saat ini masih menjabat sebagai asisten III Setkab Kabupaten Kutai Barat,  memang menjadi sorotan karena dinilai cocok mengantikan FX.Yapan memimpin Kubar, Apalagi disejumlah kesempatan, Sahadi kerap mewakili Bupati dalam acara – acara resmi.

Nama lain yang berpotensi maju di Pilkada Kubar, adalah Frederick Edwin, Putra Bungsu Mantan Bupati  Kutai Barat dua Periode Ismael Thomas. Pria yang akrab disapa Edwin ini jauh – jauh hari telah digadang- gadang akan berkompetisi dalam pilkada Kubar.

Sinyal pencalonan menguat setelah banyak masyarakat menginginkan salah satu tokoh muda Kubar, yang aktif di bidang sosial membantu masyarakat tersebut maju di Pilkada 2024.

Sementara itu, belakangan ini muncul nama tokoh perempuan, Yayuk Seri Rahayu Yapan yang merupakan Istri Bupati Kutai Barat, FX.Yapan.

Diisukan akan maju dalam pilkada Kubar, cukup membuat kaget banyak pihak pasalnya, Tokoh Perempuan Kubar yang aktif memajukan Kerajinan – kerajinan khas Kabupaten Kutai Barat tak sekalipun menyatakan akan maju berkompetisi di Pilkada Kubar.

Menariknya dari nama – nama politisi yang diprediksi akan maju di Pilkada Kubar, hanya ada dua nama yang  partainya memiliki tiket mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati, sendiri, yakni Ridwai PDI Perjuangan dengan 6 kursi dan Ahmad Syaiful Partai Golkar dengan 5 kursi , sedangkan untuk partainya lainnya harus berkoalisi untuk mengusung pasangan calon.

Lalu bagaimana dengan calon non partai politik apakah ada peluang maju melalui jalur Independen ?. Akankah muncul berapa poros koalisi Partai Politik dalam Pilkada mendatang ?. Berapa pasangan calon yang akan mendaftar ?
Akan segera terjawab setelah Komisi Pemilihan Umum membuka secara resmi pendaftaran pasangan calon pilkad Kubar tahun 2024.#

Komentar

comments