Hits: 2

Istrinya Sedang Berada di Sungai Boh, Malinau

Hasil olah tempat kejadian perkara oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Kutai Barat, menemukan barang-barang berharga korban masih ada di dalam bangsalan yang dikontrak. KELVIN NURDIN/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Di kamar mandi sempit, Supadi (45), didapati sudah tidak bernyawa di bangsalan Jalan Damai Raya Gang Perjuangan RT 08 Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok. Pria asal Jawa ini ditemukan dalam posisi kepala berada di dalam bak yang dipenuhi air. Korban diduga meninggal dunia karena sakit. Sebab tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan di sekujur tubuhnya.

Diungkapkan Kepala Kepolisian Resor Kutai Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi I Putu Yuni Setiawan, Supadi ditemukan tetangganya sendiri, Niken Widiani (29). Berawal saat Niken mendengar suara air mengucur dari kamar mandi di bangsalan yang di sewa korban, tepat lewat tengah malam tadi. Karena air terdengar terus mengalir, Niken menegur korban untuk menutup keran airnya.

Karena air tetap meluap, Niken masuk ke bangsalan dihuni Supadi yang memang sejak pagi hari tidak ditutup pintu depannya. Melihat televisi sedang menyala, Niken terus memanggil korban dan menemukan korban di dalam kamar mandi.

Korban ditemukan telah meninggal dunia dengan posisi kepala masuk di dalam bak mandi yang berisi penuh air, Senin 19/3/2017 sekira pukul 00.10 Wita. KELVIN NURDIN/KABARKUBAR.COM

“Sambil berbalik, saksi bilang Pakde, matikan kerannya. Tidak ada respon, saksi kembali ke kamar mandi dan melihat korban sudah tertelungkup ke dalam bak mandi,” ujar kapolres melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kubar, Ajun Komisaris Polisi Rido Doly Kristian Sigalingging, Senin 19/3/2018 siang di ruang kerjanya.

Setelah mengetahui kejadian tersebut, Niken langsung memanggil tetangga lainnya yang tinggal di sebelah bangsal korban, Gatot (52). Ia meminta Gatot yang berstatus PNS untuk segera melaporkan kejadian itu ke Polres Kubar. Selain Gatot, ada Hendri Yus Andi (30) yang turut menjadi saksi atas penemuan jasad korban.

Dari hasil Olah Tempat Kejadian Perkara dan Visum Et Revertum oleh Dokter, korban diduga meninggal akibat sakit yang dideritanya. Di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan, dan barang-barang berharga tidak ada yang hilang. Telepon genggam dan uang masih ada di meja, termasuk motor korban yang masih terparkir di tempatnya.

Setelah dilakukan visum dan olah TKP, Polisi mencoba menghubungi keluarga korban. Termasuk istrinya yang saat ini berada di Kecamatan Sungai Boh Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara. “Informasi dari para tetangga, korban sudah 4 hari terlihat sakit. Penyakit asma korban juga sudah cukup parah,” beber AKP Rido Sigalingging. #Kelvin Nurdin

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here