Hits: 0

Tidak Ingin Kecolongan Meski Kubar Relatif Aman

Pengunjung Mako Polres Kutai Barat diarahkan oleh salah seorang personel dari Satuan Lalu Lintas untuk memperlihatkan barang bawaannya dan mengeluarkan isinya. Semuanya dilakukan dari jarak jauh, dan barulah digeledah dari dekat jika sudah melewati tahap ini. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Pasca aksi teror di sejumlah lokasi di Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan juga di Mako Poltabes Surabaya, Kepolisian Resor Kutai Barat melakukan antisipasi. Pengamanan yang selama ini sudah cukup ketat, ditingkatkan lagi. Masyarakat yang berkunjung pun diperiksa dengan pola yang berbeda dari biasanya. Pengamanan dipimpin dan dipantau langsung Kepala Polres Kubar, AKBP I Putu Yuni Setiawan.

Ketatnya pengamanan tampak saat KabarKubar berkunjung ke Mako Polres Kubar di Jalan Gajahmada Kelurahan Barong Tongkok, Selasa 15/5/2018 pagi tadi. Selain memasang palang besi bergerak atau portal, personel yang berjaga tidak langsung melakukan penggeledahan kepada pengunjung. Tapi dari jarak sekitar 3 meter, anggota kepolisian meminta pengunjung membuka pakaian tambahan seperti jaket, dan tas untuk diperlihatkan isinya.

Dengan pengawalan sejumlah personel bersenjata api laras panjang dan pendek, dilengkapi rompi pengaman. Tamu Mako Polres Kubar barulah melalui proses “screening” atau pemeriksaan standar seperti digeledah, detektor logam serta pemeriksaan kartu identitas (KTP/SIM). “Pengamanan berlapis ini sebagai antisipasi, agar tidak terjadi aksi teror yang sama seperti di Jawa Timur kemarin,” ungkap Kapolres Kubar.

Tamu juga diminta melepas jaket atau penutup mulut, sebelum memasuki areal dalam Mako Polres Kutai Barat. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Diakui AKBP Putu Setiawan, tidak ada prosedur tetap yang baru atau berubah. Anggota yang piket di Pos Jaga diwajibkan menggunakan senjata api lengkap, dan setiap barang bawaan pengunjung pun diperiksa. “Meski pengamanan tingkat tinggi, tapi kami tetap berupaya humanis. Memang kelihatan garang dengan senjata api lengkap, tapi ini demi keamanan kita bersama,” katanya.

Ditambahkannya, selain pengamanan di pintu masuk, intensitas patroli pun ditingkatkan. Demikian halnya dengan jam patroli malam  yang  lebih awal dan dengan personel lebih banyak. Selain pengamanan ketat itu, Polisi juga memantau dan mencari info yang mengarah rencana penyerangan terhadap anggota-anggota Polri. “Kita tidak mau kecolongan, meskipun Kubar ini relatif aman dan toleransi masyarakatnya cukup tinggi,” ungkap AKBP Putu Setiawan.

AKBP Putu Setiawan mengakui memberi instruksi kepada jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Kubar. Guna memperketat pengamanan Mako Polsek dan Pos Polisi. “Pengamanan di Polsek dipertebal, anggota jaga minimal dua orang dan tidak boleh sendirian,” bebernya.

Menanggapinya, Marthinus selaku Anggota DPRD Kaltim dari Fraksi PDI Perjuangan memahami pengetatan pengamanan yang dilakukan Polres Kubar. Ia yang hendak berkordinasi dengan Kapolres Kubar, juga harus digeledah. “Ini demi keamanan kita semua juga. Aksi teroris di Pulau Jawa juga harus diantisipasi agar tidak terjadi di Kubar maupun Kaltim ini. Mari dukung Polri, dengan bekerjasama dalam banyak hal, khususnya soal keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya. #Sonny Lee Hutagalung

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here