Hits: 6

Warga Mengaku Kualitas Pertalite Tidak Cocok Untuk Mesin Ces

Warga Kampung Long Apari, Kecamatan Long Apari, membeli pertalite untuk mesin ces yang digunakan. REVANDI/KABARKUBAR.COM

LONG APARI – KABARKUBAR.COM
Warga Kecamatan Long Apari di Kabupaten Mahakam Ulu sudah merasakan program Bahan Bakar Minyak atau BBM satu harga. Dulunya, harga premium atau bensin saja bisa mencapai Rp25 ribu hingga Rp40 ribu perliter yang jauh dari Harga Eceran Tertinggi ditetapkan Pertamina. Kini, masyarakat di ujung negeri tersebut membeli bbm seharga di ibukota Provinsi Kalimantan Timur.

“Kita bersyukur, sejak Bapak Joko Widodo jadi Presiden RI, kami bisa merasakan harga BBM murah. Kami semakin merasakan arti kemerdekaan yang sebenarnya,” ungkap Melkior Parong Tingang, Tokoh Masyarakat Long Apari yang pernah duduk sebagai Anggota DPRD Kabupaten Mahakam Ulu.

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU Kompak No.66.757.001 menangani distribusi BBM untuk masyarakat Kecamatan Long Apari yang tersebar di 10 kampung. Berada di tepian Sungai Mahakam, tepatnya RT 4 Kampung Tiong Ohang, melayani warga yang datang lewat sungai maupun darat.

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here