Hits: 9

4 Lulusan Jurusan Tehnik Alat Berat SMKN 3 Sendawar

Tujuh orang yang akan mengikuti magang di Kota Malang, bersama manajemen PT Ricobana Abadi dan Guru Pembimbing SMK Negeri 3 Sendawar. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Kebijkan PT Ricobana Abadi patut diacungi jempol. Sebab meski perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara ini baru hadir di Kabupaten Kutai Barat sejak Juni 2018, telah menunjukkan kepedulian. Ricobana merekrut tujuh pemuda lulusan SMK dan Politeknik Sendawar untuk menjadi tenaga handal di bidang perbaikan dan perawatan alat berat. Tujuh orang itu besok diberangkatkan untuk menjalani program magang di Kota Malang, Jawa Timur.



Diungkapkan Mine Operation Manager Ricobana Abadi, Agung Budi Santoso, tujuh orang tersebut menjadi peserta Magang Mekanik Angkatan XVI di Ricobana. Sebab program magang ini bukan yang pertama kali diadakan RA. Hanya saja, untuk wilayah Kubar baru kali ini. Sebab mereka baru hadir menjadi Sub Kontraktor di PT Gunung Bara Utara yang beroperasi di Kubar.

Program magang yang akan dijalani selama tiga bulan, dijelaskan Staf PT Ricobana Abadi, Eldias Destian, Jumat 23/11/2018 di Kantor PT Ricobana Abadi. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Diakuinya, beberapa tahun sebelumnya pernah beroperasi di wilayah Kecamatan Siluq Ngurai. Namun tidak beberapa lama harus berhenti beroperasi. “Kami baru masuk kembali di Kubar pada Juni 2018 ini. Tapi langsung tunjukkan komitmen untuk ikut membangun daerah dengan memberikan kesempatan bagi para pemuda setempat,” katanya saat memberikan arahan kepada peserta magang, Jumat 23/11/2018 di Kantor Ricobana Abadi, Kampung Sumbersari Kecamatan Barong Tongkok.

Dijelaskannya, magang yang akan dilaksanakan itu bekerjasama dengan Indonesia Training Center. Dia mengakui program tidak hanya tiga bulan, tapi selama setahun. Yang dibagi beberapa segmen. Peserta akan dibekali Basic Mechanic Course (Kursus Dasar Mekanik). Namun diyakini tidak akan sulit dijalani peserta, karena seluruhnya berlatarbelakang teknik mesin. “Setelah tiga bulan di Malang, akan dilanjutkan OJT (On Job Training) yang bisa saja disini atau di lokasi proyek kami di Berau,” ujar Agung Budi Santoso.

Manajemen PT Ricobana Abadi memaparkan waktu dan program yang akan diikuti selama masa magang. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

“Kita harap mereka serius belajar, karena ini masih termasuk tahap seleksi. Jika tidak memenuhi syarat lain, seperti nilai dan kedisiplinan, bisa tidak lagi diikutkan OJT,” tegas pria yang pada tahun 1991 lalu juga mengikuti program yang sama.

Berterimakasih kepada Ricobana, Guru Pembimbing SMK Negeri 3 Sendawar, Dominikus Bayau, menyebut ini yang pertama kali bekerjasama dengan perusahaan tersebut. Namun selama delapan tahun belakangan, ada lebih 40 lulusan SMKN 3 Sendawar yang telah menjalani program yang sama. “Selama ini sudah kerjasama dengan beberapa perusahaan. Tapi sangat berterimakasih pada Ricobana yang sudah peduli pada anak-anak kami. Padahal baru hadir di Kubar,” katanya.

Guru Pembimbing SMK Negeri 3 Sendawar, Dominikus Bayau, menyampaikan terima kasih kepada Manajemen PT Ricobana Abadi yang telah mengikutkan empat lulusan sekolahnya dalam program magang. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Dari tujuh orang yang dimagangkan, kata Dominikus, empat diantaranya adalah lulusan SMKN 3 Sendawar. Mereka merupakan tamatan tahun ajaran 2015 hingga 2018. Dua lagi adalah lulusan SMK Surya Mandala, Barong Tongkokdan satu orang dari Polsen. “Kita berharap Ricobana juga mau menjalin kerja sama dengan sekolah kami yang ada tiga jurusan. Yaitu Tehnik Alat Berat, Tehnik Kendaraan Ringan dan Tehnik Gambar Bangunan,” imbuh Arief Effendi yang juga Guru SMKN 3 Sendawar.

Ditambahkan Staf RA, Aldias Destian, tujuh orang tersebut adalah yang terbaik dari banyak orang yang telah menjalani tahapan seleksi. Antara lain seleksi berkas, psikotes, wawancara, dan tes fisik. “Kita perlu Man Power yang memiliki kualitas bagus. Kita menyiapkan mekanik handal yang tidak hanya paham praktek, tapi juga teori,” katanya dalam paparan.

Saat magang, peserta diwajibkan membuat laporan setiap harinya yang disebut Daily Activity Report. Juga harus membuat Trouble Report yang merupakan laporan mengenai penyelesaian masalah pada unit atau alat berat. Laporan itu sebanyak dua Trouble Report setiap bulannya.



“Saya harap sungguh-sungguh belajar, karena jarang ada kesempatan seperti ini. Belajar serius, dapatkan ilmunya. Tolong ubah pola pikir, yang dulu main-main. Ini bekal masa depan untuk bekerja di perusahaan mana pun, tidak hanya di RA,” pesan External RA, Budiannor yang berasal dari Kampung Tanjung Laong di Kecamatan Muara Pahu.

“Anak saya sudah masukkan banyak lamaran sejak lulus tahun 2018 ini. Syukur bisa masuk di sini, dan mudahan belajar serius, karena bisa juga tidak lulus,” ungkap Saulus, warga Kampung Muara Jawaq Kecamatan Mook Manaar Bulatn, yang adalah ayah dari Irpan Suseno, lulusan SMKN 3 Sendawar. #Sonny Lee Hutagalung

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here