Hits: 1

Atlet Bola Voli Mahulu di Porprov Kaltim

0306_Muhammada Dade Yuliansyah
PESAKITAN: Muhammad Dade Yuliansyah alias Dede, tersangka pencurian uang senilai Rp 100 juta di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Mahakam Ulu, diancam hukuman 7 tahun penjara.   HUMAS POLSEK LONG BAGUN/KABARKUBAR.COM

LONG BAGUN – Berakhir sudah pelarian Muhammad Dade Yuliansyah alias Dede (22). Gabungan Satuan Reserse Kriminal Polsek Long Bagun dan Polres Kutai Barat meringkusnya di Kantin Politeknik Sendawar, Selasa 31/5/2016. Dede ditangkap Polisi karena telah mencuri uang senilai Rp 100 juta dari Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Mahakam Ulu, di Kampung Ujoh Bilang Kecamatan Long Bagun.

Menurut Kepala Polres Kubar AKBP Hindarsono, pelaku diburu Polisi setelah mendapat laporan adanya pencurian di Kantor Disdik Mahulu, Senin 28 Maret 2016 malam. Dari penyelidikan, petunjuk didapat setelah salah seorang pegawai honorer di kantor tersebut memberikan informasi. “Ada yang mengakui diberi amplop berisi uang Rp 2 juta oleh Dede. Dari informasi itu, anggota segera mencari Dede,” ujarnya melalui Kepala Polsek Long Bagun, AKP Rahmat Hadi, Jumat 3/6/2016.

Selasa 31/5/2016, Polisi mengendus keberadaan Dede di sebuah rumah kantin Politeknik Sendawar, Kelurahan Barong Tongkok Kecamatan Barong Tongkok, Kubar. Sekira pukul 22.15 Wita, Dede pun ditangkap. “Sempat melakukan perlawanan, karena tersangka bisa ilmu beladiri, tapi anggota berhasil meringkus dan dibawa ke Mapolres Kubar,” ungkap Rahmat Hadi.

Dari pengakuan tersangka, diketahui uang hasil maling itu telah dihabiskan untuk foya-foya dan membeli sejumlah barang yang kini dijadikan sebagai barang bukti oleh Polisi. Antara lain 1 unit motor merek Yamaha Mio, 2 unit sepeda, 1 kulkas 2 pintu, 1 televisi, 1 play station, 1 telepon selular jenis Android, 2 pasang sepatu kerja dan 7 pasang pakaian. “Setelah mencuri, pelaku berangkat ke Samarinda dan menghabiskan Rp 30 juta di klub malam Celcius. Ada uang Rp 20 juta di rekeningnya, tapi diakui sebagai uang bapak tiri tersangka,” beber Rahmat Hadi yang sebelumnya menjabat Kapolsek Bongan.

Rahmat Hadi mengungkapkan, Dede sebelumnya adalah pegawai honorer di Disdik Mahulu. Namun beberapa waktu sebelum terjadi pencurian, ia kontrak kerjanya tidak lagi diperpanjang. “Mungkin karena mengetahui seluk beluk kantor itu, dia bisa mencuri dan tidak ada saksi saat ia masuk pada malam hari. Untung ada pegawai yang curiga karena Dede bisa memberi uang Rp 2 juta di amplop, padahal sudah pengangguran,” katanya seraya menambahkan, tersangka saat ini ditahan di ruang tahanan Polsek Long Bagun. Dikenakan Pasal 363 ayat 3 (e) KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Dari informasi diterima KabarKubar.com, Dede adalah salah seorang atlet di tim bola voli putra Kabupaten Mahulu. Ia diterima menjadi tenaga honorer karena prestasinya di sejumlah even olahraga memperkuat kontingen Mahulu. Terakhir mengikuti Pekan Olahraga Provinsi Kaltim. “Tapi karena kerjanya malas, ya statusnya tidak diperpanjang sebagai tenaga kerja kontrak,” kata salah seorang warga Ujoh Bilang, yang mengaku mengenal dekat tersangka.    #Sonny Lee Hutagalung

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here