Hits: 18

Mr X Bertato Motif Dayak di Lengan Kanan

Masyarakat Kampung Jelemuq Kecamatan Tering mengevakuasi sesosok jenazah pria tidak dikenal yang mengapung di Sungai Mahakam, tepatnya di lokasi bekas Pelabuhan PT Kelian Equatorial Mining, Sabtu 7/4/2018 sekira pukul 18.20 Wita. YOHANES ANTONIUS MBULU/KABARKUBAR.COM

TERING – KABARKUBAR.COM
Masyarakat Kampung Jelemuq Kecamatan Tering dihebohkan penemuan sesosok mayat berkelamin laki-laki, Sabtu 7/4/2018 sekira pukul 18.20 Wita. Tubuh pria tidak dikenal alias Mr X itu ditemukan mengambang di Sungai Mahakam, tepatnya di lokasi bekas Pelabuhan Perusahaan Tambang Emas, PT Kelian Equatorial Mining.

Jenazah pria itu ditemukan pertama kali oleh petugas keamanan pelabuhan yang sedang berpatroli. Saat melihat ke arah sungai, ada tubuh manusia tersangkut kumpulan ranting kayu. “Tadinya saya kira boneka pak. Setelah saya perhatikan benar, ternyata tubuh manusia. Saya langsung menghubungi warga, dan mengikat mayat itu agar tidak hanyut,” ujar Martinus Butun, yang bertugas sebagai keamanan di pelabuhan tersebut.

Jenazah berjenis kelamin laki-laki itu diperkirakan berusia 28 sampai 35 tahun. Ciri-ciri berkulit putih dengan tato bermotif Dayak pada lengan kanan atas. Saat ditemukan, korban menggunakan celana pendek hitam berjenis parasut, dan baju kaos lengan pendek berwarna hitam.

Sesosok jenazah tidak dikenal yang ditemukan mengambang di Sungai Mahakam, berkulit putih yang diperkirakan berusia sekitar 28 sampai 35 tahun, dengan tato motif Dayak di lengan kanan atas. YOHANES ANTONIUS MBULU/KABARKUBAR.COM

Bersama warga sekitar, Martinus segera mengevakuasi jenazah ke pinggir sungai, dan menunggu pihak berwajib.

Dikonfirmasi melalui telepon, Kepala Kepolisian Sektor Long Iram Inspektur Satu Pujiyono mengakui adanya penemuan mayat itu. Anggota kepolisian dari Polsek Long Iram, Pos Polisi Tering dan dari Kepolisian Resor Kubar sudah berada di lokasi.

“Saat ini sedang kita lakukan prosedur yang semestinya, agar bisa dilakukan penyelidikan selanjutnya. Jenazah akan dibawa ke HIS (Rumah Sakit Harapan Insan Sendawar) di Barong Tongkok,” katanya.

Bagi masyarakat Kabupaten Kutai Barat, khususnya warga di tepian Sungai Mahakam yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri di atas, disilahkan datang ke RS HIS. Agar bisa memastikan, atau mengenali korban yang belum diketahui penyebab kematiannya. #Yohanes Antonius Mbulu

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here