Hits: 0

Kabar Menyebutkan Sudah Sering Terjadi Modus Yang Sama

Motor Yamaha Mio Sporty dan Honda Kharisma milik Jekransyah dan Ardianto kini teronggok di Mapolres Kubar sebagai barang bukti dalam kasus perusakan yang merugikan kedua korban senilai Rp 20 juta. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Maksud hati mencari ikan di Sungai Birai Kampung Muara Asa Kecamatan Barong Tongkok, nasib sial didapat Jekransyah (31) dan Ardianto (29). Dua warga Kampung Ongko Asa itu tidak bisa berkata-kata, saat motor masing-masing sudah tinggal kerangka hitam. Motor keduanya dibakar orang tidak dikenal atau OTK. Rugi sekira Rp20 juta, keduanya pun melaporkan kejadian ini ke Kepolisian Resor Kutai Barat.

Diungkapkan Jekransyah, kejadian berawal saat ia dan Ardianto berniat mencari ikan di sungai yang berjarak sekitar 10 kilometer dari kampung mereka. Sabtu 10/3/2018 sekira pukul 17.30 Wita, keduanya memarkir motor di tepi Sungai Birai. Kedua motor diparkir berdekatan dengan jarak sekitar 10 meter dari jalan poros Muara Asa-Linggang Bigung.

Dilanjutkan pria yang akrab dipanggil Jek, Ia dan Ardianto pun masuk hutan menyusuri ke arah hulu Sungai Birai sejauh ratusan meter. Mereka pun mencari ikan dengan cara menombak dengan mata tombak bermata tiga, yang dalam bahasa setempat disebut Nyerpaq.

Petinggi Muara Asa, Eli Yakim juga ikut menyaksikan motor Jekransyah dan Ardianto yang dibakar orang tidak dikenal di tepi Sungai Birai. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Sampai larut malam, kegiatan yang disebut Nyuar dalam bahasa Dayak Tunjung itu tampak tidak berhasil. Seekor ikan pun tidak didapat, keduanya berniat untuk pulang. Sambil terus Nyerpaq, mereka tiba di tempat parkir motor sekira pukul 21.30 Wita. “Kami kaget motor sudah jadi rangka, kelihatannya bah jelas dibakar orang,” ujar Jek, Senin 12/3/2018.

“Sudah kami Bakoi (tidak ada hasil), motor malah dibakar. Poh, ini bah namanya sial belipat-lipat,” celetuk Ardianto, yang biasa disapa To. Motor milik Jekransyah adalah Yamaha Mio Sporty keluaran tahun 2010, dan kendaraan Ardianto adalah Honda Kharisma 125 keluaran tahun 2008.

To menambahkan, tidak lama berselang, ada 6 warga Kampung Melapeh Lama yang datang untuk mencari ikan. Mereka yang membawa alat tangkap ikan dengan cara menyelam atau Nyelapm, dimintai tolong untuk meminjamkan telepon seluler. “Jek ndak ada HP, saya juga HP tertinggal di rumah. Jadi saya pinjam HP orang Melapeh itu, terus hubungi nomor saya. Istri saya yang angkat dan kasih tahu teman-teman di Ongko,” katanya.

Jekransyah dan Ardianto mengalami kerugian senilai Rp20 juta karena motor masing-masing hangus dibakar orang tidak dikenal. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

“Saya dan dua kawan langsung ke Sungai Birai, tempat Jek dan To. Sudah kami periksa lokasi, sekitar jam 12 malam kami lapor ke rumah Petinggi (Kepala Kampung) Muara Asa Eli Yakim,” imbuh Markus Masi, masih Ipar Jekransyah.

Markus menjelaskan, Petinggi Muara Asa menyarankan ia dan kedua korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Sebab, sudah sering ada laporan kepadanya soal kendaraan pencari ikan yang diganggu. “Banyak warga luar kampung yang mencari ikan, mengalami nasib sial karena ulah OTK. Sudah sering terjadi mudos yang sama, tapi kali ini jauh lebih parah,” katanya.

“Dulu biasanya cuma digembosi ban, ada yang diambil kaca spion, karburator, bahkan pelang dan ban diambil. Ada juga yang membuka paksa sadel (bagasi/jok), mencuri uang atau barang berharga yang ada,” kata Markus mengungkapkan keluhan sejumlah pencari ikan lainnya.

Dikonfirmasi kejadian tersebut, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kubar AKP Rido Doly Kristian Sigalingging mengakui telah menerima laporan kedua korban. Usai melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Polres Kubar, sejumlah personel telah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara.

AKP Rido Sigalingging telah menyampaikan kepada Markus selaku Pelapor, bahwa kasus itu akan ditindaklanjuti. “Apapun bentuk kriminal, sebaiknya tidak terjadi. Kami upayakan yang terbaik untuk melayani masyarakat. Dan jika ada informasi, silahkan disampaikan untuk membantu tugas anggota di lapangan,” ujarnya kepada KabarKubar melalui telepon. #Sonny Lee Hutagalung

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here