Hindari Membagikan Hoax dan Meme Pemicu Konflik

BALIKPAPAN – KABARKUBAR.COM
Media Sosial menjadi tantangan keberagaman saat ini. Intoleransi, radikalisme pro kekerasan, serta cyber crime, merupakan 3 poin yang banyak tersaji di linimasa. Hal tersebut diungkapkan cawagub Irjen Pol (Purn) Safaruddin, saat memberikan materi kepada peserta Diklat Terpadu Dasar (DTD) II, GP. Ansor – Banser di Graha KNPI Balikpapan.

Dalam presentasinya bertajuk “Politik International dan Dampaknya Bagi NKRI yang Berbhineka”, mantan Kapolda Kaltim ini menyebut intoleransi di sosial media banyak diwujudkan dalam penyebaran permusuhan. “Bentuknya macam-macam. Ada hoax dan meme. Ini bisa memicu konflik,” katanya.

Dunia siber juga berbahaya, karena ada unsur pornografi, perjudian online dan lain-lain. Itu sebabnya, ujar Safaruddin, sosial media memiliki kerawanan yang lebin besar dibandingkan dengan media konservatif. “Karena siapa saja bisa menjadi pemilik media, jurnalis, penulis yang dapat men-share apa sana yang diinginkan,” paparnya.

“Saya ingatkan, masyarakat harus waspada dan berhati-hati untuk mengunggah dan men-share informasi yang tidak bisa dipastikan tingkat kebenarannya,” ulas Safaruddin.

Selain itu, Safaruddin menjelaskan soal peran pemerintah untuk mengantisipasi ancaman ini. Sesuai Pasal 5 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002, pemerintah wajib memelihara Kamtibmas, menegakkan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat untuk memelihara keamanan dalam negeri. “Pemerintah juga berperan dalam dinamisator, katalisator, dan negosiator,” ungkapnya.

Soal kebijakan, Safaruddin menegaskan pemerintah harus melakukan 4 poin penting. Diantaranya proactive policing strategy, koordinatif dan sinegritas, mencegah intoleransi, dan penindakan tegas terhdap tindakan intoleransi. “Di samping itu, kita juga membutuhkan peran elemen masyarakat dengan menjaga kebhinekaan dan mensosialisasikan 4 pilar kebangsaan,” tukasnya. #Achmad Yusuf

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here