Hits: 20

62 Siswa Masuk Dari Jalur Prestasi Akademik, Kepindahan Orangtua dan Afirmasi

Para Tenaga Pendidik di SMP Negeri 2 Sendawar bersiap mendidik 226 peserta didik baru untuk tahun 2020/2021. SUNARDI/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Sekolah-sekolah di Kabupaten Kutai Barat telah memastikan siswa-siswi yang akan mengikuti pendidikan di tahun ajaran 2020/2021. Hasil dari proses Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB Online, SMP Negeri 2 Sendawar menetapkan 226 anak didik yang diterima. Mereka berasal dari lima zona atau wilayah, dan 27 persennya berdasarkan dari tiga jalur.

Menurut Kepala SMPN 2 Sendawar, Marlan Rikeh, PPDB dibuka sejak Senin, 4 Mei 2020. Seleksi Tahap pertama ada 192 pendaftar calon peserta didik baru dari 5 zona dari zonasi yang ditetapkan pemerintah. Yakni Zona Simpang Raya, Zona Barong Tongkok, Zona Asa, Zona Sumbersari dan Zona Mencimai.



Setelah melalui rangkaian tahapan seleksi sesuai petunjuk teknis ditetapkan pemerintah, sekolah ini resmi menerima 226 peserta didik baru. Dari Jalur Prestasi Akademik diterima 45 orang, Afirmasi 5 orang, dan Kepindahan Orangtua 12 orang. “Jadi ada total 62 orang yang diterima di Tahap Kedua. Mereka sudah daftar ulang,” ungkapnya melalui Ketua Panitia PPDB SMPN 2 Sendawar, Eliansyah, pada Jumat, 3 Juli 2020.

Dijelaskan Elliansyah, sesuai edaran yang diterima pihak sekolah, sekolah akan kembali melaksanakan proses belajar mengajar pada Senin, 6 Juli 2020 nanti. Namun, kepastian tanggal masuk sekolah itu tetap menunggu pemberitahuan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubar.

Baliho yang segera dibongkar karena telah selesai masa PPDB di SMPN 2 Sendawar. SUNARDI/KABARKUBAR.COM

Diakuinya, selama pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 ini, sekolah terpaksa menerapkan metode belajar dari rumah melalui aplikasi Zoom, Classroom dan Quiiz. Namun bermacam kendala dialami pihak sekolah maupun peserta didik sendiri. Seperti jaringan internet yang dikeluhkan karena lelet atau lamban.

Tingginya biaya untuk membeli paket data, juga dikeluhkan para orangtua. Ada juga peran aktif orangtua yang belum maksimal mengawasi anak- anak belajar. Banyaknya peserta didik yang belum memilik telepon seluler canggih atau handphone android maupun laptop, juga jadi kendala.

“Peserta didik kurang antusias belajar online, sebab mereka lebih senang pembelajaran dengan tatap muka,” kata Elliansyah yang pernah meraih penghargaan sebagai Guru Berprestasi di tahun 2008.



“Syukurlah anak kami bisa diterima sekolah di sini,“ ungkap salah satu orangtua calon siswa yang berasal dari Kampung Rejo Basuki, Kecamatan Barong Tongkok, yang masuk Zona Mencimai.

Ketekunan anak kami belajar selama ini, terbayarkan sudah. Bisa diterima di sekolah negeri ini,” kata orangtua peserta didik yang anaknya lolos seleksi melalui jalur Prestasi Akademik. Ia bangga anaknya diterima bersekolah di sekolah bersejarah yang telah berdiri lebih dari 40 tahun dan beralamat di Jalan M Yamin, Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok. #Sunardi

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here