Hits: 1

Disdukcapil Sebut Data BPS di Pilpres 2004 Lemah Karena Banyak Yang Ganda

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kutai Barat, Kalvinus Rafael Sumual, mengundang para pengurus partai politik. Khususnya pengusung empat pasangan yang akan bertarung untuk memperebutkan posisi Bupati dan Wakil Bupati Kubar periode 2006-2011. Tujuannya, mengantisipasi timbulnya kericuhan oleh pihak yang merasa dirugikan pasca Pemilihan Kepala Daerah Kubar yang dilaksanakan 20 Februari 2006.

Kalvinus mengatakan, Data Pemilih Sementara untuk Pilkada dari 21 kecamatan di Kubar yang telah direkap berjumlah 111.923 orang. Sementara pada Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden tahun 2004 lalu hanya 107.047 orang. Hal ini akan menimbulkan pertanyaan bagaimana angka ini melonjak.



Sebab menurut pihak KPU Kubar, angka ini kemungkinan masih akan bertambah setelah diumumkan tanggal 4-6 Desember. Untuk ditanggapi masyarakat lalu diumumkan kembali tanggal 16-18 Desember. Setelah Panitia Pemungutan Suara memperbaiki data tersebut untuk ditanggapi kembali oleh masyarakat.

KPU Kubar akan mengundang lagi tanggal 11 Januari 2006 untuk penetapan Daftar Pemilih Tetap. “Ini masih data sementara, karena masih banyak warga yang belum dapat ditemui ketika pendataan. Kami akan memverifikasi ke kampung-kampung bersama PPK dan PPS,” ujarnya dalam arahan kepada peserta rapat di Gedung KPU Kubar pada Kamis, 1 Desember 2005.



Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kubar mengakui data Badan Pusat Statistik pada Pilpres lalu memiliki kelemahan dengan banyaknya suara ganda. Karena nama-nama pemilih yang sama di beberapa rukun tetangga dalam satu kampung, seperti di kampung Linggang Bigung.

Di Kecamatan Long Iram, ada 80 suara ganda di Kampung Anah dan 100 suara di Long Iram Bayan. Kecamatan Long Apari bahkan mencapai 300 suara ganda. “Keterlambatan data yang dikirim kampung yang secara geografis sulit dijangkau, juga menimbulkan kesalahan laporan Tim Pemutakhiran Data,” ujar D Nason, mewakili Disdukcapil Kubar.

Alpiansyah, Yafet Titus dan Abdul Malik, menandatangani kesepakatan pihak parpol pengusung dengan KPU Kubar. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

FX  Irianto meminta agar pengurus parpol atau Tim Kampanye memahami kesulitan-kesulitan ini untuk disiasati. Serta merespon balik atau mengkritisi dalam rentang waktu yang sisa sebelum DPT ditetapkan. “Tolong partai pengusung pasangan calon mengkritisi sekarang dan memahami kesulitan yang terjadi. Lalu turut menyosialisasikan kepada pendukungnya demi kelancaran Pilkada di Kubar,” tegasnya.

Dari kubu yang mengusung pasangan Ir Rama Alexander Asia dan H Encik Mugnidin, dihadiri empat tokoh. Yakni, Andi B Albudi selaku Sekretaris DPC Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan, Yohanes Jepi yang adalah Sekretaris DPC Partai Demokrat dan Renitha selaku Sekretaris DPC Partai Pelopor.



Di kubu pengusung pasangan H Abdul Azizs SE MM dan Drs Amon Nereng, ada Yafhet Titus yang adalah Sekretaris DPD Partai Golkar Kubar. Sedangkan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang menjagokan pasangan Ismail Thomas SH dan Drs H Didik Effendi, mengutus Hilarion. Juga M Abdul Malik sebagai Sekretaris DPD Partai Amanat Nasional Kubar.

Sedangkan dari Koalisi Indonesia Pembaharuan yang digalang Partai Patriot Pancasila dengan 11 partai gurem pengusung pasangan Drs Agustinus Markus MM dan Hermain D BA, dihadiri oleh Alpiansyah.



Soal ketersediaan saksi atau panwas di Tempat Pemungutan Suara, diperkirakan ada 340 tempat. Sesuai Peraturan Pengganti Undang-Undang Nomor 3 dan geografis beberapa kampung di Kubar yang pemilihnya tidak mencapai jumlah minimal 600 orang. Namun tidak bisa digabungkan dengan kampung lain, karena jarak yang berjauhan. Seperti Kampung Kiaq, Kecamatan Siluq Ngurai, yang DPS-nya hanya 61 orang.

“Kami sudah berkordinasi dengan Polres Kubar untuk menempatkan seorang polisi di tiap TPS. Kemungkinan akan meminta tambahan personel dari Polres Kukar dan Polda Kaltim. Diharapkan partai pengusung pasangan calon menempatkan saksi mereka di tiap TPS sebanyak 1-2 orang. Agar tidak saling mengeluh setelah penghitungan akhir,” tambah Kalvinus.

Sebagai tanda kesepakatan antara keempat Tim Sukses pasangan yang diusung, Panwas, KPU Kubar dan Disdukcapil, telah ditandatangani Berita Acara. Oleh peserta rapat yang berjumlah 14 orang dengan isi menyepakati untuk mensosialisasikan bersama DPS yang dikeluarkan KPU Kubar.



Agar diinformasikan kepada anggota parpol atau massa pendukungnya dan masyarakat umum. Bagaimana menyikapi bilamana ada kekurangan dalam daftar tersebut sesuai dengan ketentuan yang ada.

Anggota Panwas Pilkada Kubar, Gusyadi, meminta agar parpol mencermati data catatan sipil. Kemudian menyampaikan pada saksi-saksi mereka di tiap TPS, agar tidak meninggalkan tempat sebelum menandatangani berita acara serah terima suara. #Sonny Lee Hutagalung

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here