Hits: 5

Cita Rasa Kampung dengan Harga Terjangkau Dalam Sajian Hotel Berbintang

Ketua DPRD Kabupaten Kutai Barat, Jackson John Tawi, menikmati Pepes Ikan Gentilap saat bersantap malam di Resto’Ria, Rabu 17/10/2018. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Bagi mereka yang menyukai kuliner atau penggemar makanan bercitarasa tinggi di Kabupaten Kutai Barat, ada pilihan baru. Resto’Ria menjadi Restoran dan Cafetaria yang menarik untuk dikunjungi. Andalannya, makanan lokal yang dimasak dan disajikan dengan tampilan moderen. Usai makan, ada beragam jenis kopi yang diracik langsung oleh seorang Barista muda.



Sejak dibuka, Rabu 19 September 2018, Resto’Ria tampak ramai dikunjungi masyarakat yang ingin memanjakan perut, atau sekedar mencicipi minuman ringan. Dibuka pada jam 10 pagi, Resto’Ria juga menjadi tempat kongkow yang nyaman untuk menikmati beragam kopi asal berbagai daerah di Indonesia, bahkan luar negeri.

Salah satu menu andalan Resto’Ria, adalah Ikan ‘Malas’ atau populer disebut Rock Fish. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Resto’Ria terletak di Jalan Aji Tulur Jejangkat II, tepat di belakang Taman Budaya Sendawar di Jalan Sendawar Raya, Kelurahan Barong Tongkok, Kecamatan Barong Tongkok. Berjarak sekitar 400 meter dari jalan poros di antara TBS dengan Politeknik Sendawar. Sebelah kiri rumah pribadi Ismael Thomas, Bupati Kubar periode 2006-2016.

“Saya sangat suka makan disini, karena ada banyak menu lokal Kubar. Seperti sayur umbut (pucuk) rotan, daun singkong bunga kates (pepaya), pepes ikan patin, ikan asin terong asam dan jaung (rias),” kata Jackson John Tawi, sambil menyeka keringat di dahinya saat makan dengan lauk pepes ikan Gentilap (Lais besar) bersama sambal belacan.

Sebastian Laws, Barista muda yang siap meracik kopi berkelas sesuai pesanan penikmat kopi. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Ketua DPRD Kubar ini, mengajak putrinya, Ana, untuk makan malam, dan mengambil tempat di ruang utama yang bernuansa putih, Rabu 17/10/2018. “Saya suka sekali dengan makanan Seafood disini,” celetuk Ana, yang menikmati seporsi Udang Asam Manis pesanannya.

Tanggapan yang sama diberikan Ketua Kerukunan Keluarga Dayak Bentian, AKP Lorensius Balak. “Saya sengaja memesan udang kecil-kecil ini, karena sekalian mengenang masa kecil. Dulu sering menanggok udang di sungai di daerah Bentian,” katanya sambil tetap menyantap udang kecil yang digoreng dengan bawang putih, dan disajikan bersama sambal.

Cita rasa lokal yang disajikan sebagaimana menu makanan di restoran hotel berbintang, ada di Resto’Ria. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Rombongan Kejaksaan Negeri Kutai Barat yang bersantap malam, juga mengaku Resto’Ria punya daya tarik tersendiri. Selain makanannya yang penuh citarasa, tempat juga nyaman dengan rimbunan pohon yang menyejukkan mata dan hati. “Kok saya baru tahu ada tempat ini. Sudah rasanya enak, lokasi nyaman, penyajiannya cepat, dan harga standar. Padahal kalau di restoran berkelas, sudah dua sampai tiga kali lipat harganya,” ungkap Kepala Kejari Kubar, Syarief Sulaeman Nahdi, yang datang bersama seluruh staf dan pegawai kantornya.

The taste is good, and I like this place. And I think this one looks like Tom Yam. But something different about the flavour, something extreme. Maybe to much chili or peppers (rasanya bagus, dan saya suka tempat ini. Sepertinya ini adalah Tom Yam. Tapi ada sesuatu yang berbeda dalam rasanya, sesuatu yang tampak bukan main. Mungkin terlalu banyak cabai atau lada),” kata Hollyd, Sustainable Development of Mining Mineral Resources Manager PT Trubaindo Coal Mining.

Ia datang bersama lima warga negara Thailand yang ditugaskan Kantor Pusat Banpu Group ke TCM. Juga 15 karyawan perusahaan pertambangan batubara itu yang diajak makan malam di Resto”Ria. “It’s not too long, when we arrived, and a few minutes later we may take the dinner. They show a fast service (Tidak terlalu lama, saat kami tiba, dan beberapa menit kemudian sudah bisa menyantap makan malamnya. Mereka tunjukkan pelayanan cepat),” imbuh pria paruh baya keturunan India ini.

Selain masyarakat umum, Resto’Ria kerap dijadikan tempat bersantap malam oleh kelompok karyawan atau perusahaan. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Diakui Ipin selaku Pemilik Resto’Ria, tersedia juga makanan luar yang populer di Indonesia. Salah satunya yang disantap Hollyd, yakni Tom Yam. Selain makanan lokal atau tradisional khas Kubar, menu populer juga siap disajikan oleh sejumlah tukang masak. “Memang yang dimakan orang India tadi adalah Tom Yam, tapi Hongkong Style. Ada juga Tom Yam Thailand Style yang tidak terlalu pedas,” katanya.

Antusias pengunjung yang makin ramai, membuat Ipin terkadang harus turun tangan memasak. Meski di tengah kesibukannya sebagai Anggota DPRD Kubar, ia harus menjaga kualitas masakan dan citarasa. “Kami akan membuat Saung (pondok kecil) tambahan, karena kadang tidak cukup tempat jika banyak yang datang bersamaan,” ujarnya.

Sajian sederhana dan tradisional seperti Sayur Umbut Rotan menjadi pilihan menarik untuk memanjakan lidah dan perut di Resto’Ria. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Selain beragam minuman ringan yang sebagiannya dikreasi sendiri oleh Resto’Ria, belasan jenis kopi menjadi pilihan menarik. Tidak hanya kopi, ada juga beragam teh siap disajikan. “Ada Kopi Aceh Gayo, Sidikkalang, Lintong, Kerinci, Toraja, Malabar, Blue Java, Kindtamani, Garut, Mandheling, Argopuro dan Preanger. Bisa Single Origin, atau dengan bermacam racikan,” jelas Sebastian Laws, Barista Resto’Ria.



“Soal rasa dan harga, silahkan datang untuk mencoba. Kalau ada pesanan khusus, boleh disampaikan, dan saya coba racik. Jika puas, ajak kawan kesini. Kalau ada yang kurang, langsung saja ungkapkan, agar kami bisa lebih baik lagi ke depan,” pungkas Sebastian dengan senyum khasnya. #Sonny Lee Hutagalung

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here