Hits: 2

Jaringan Baru Dari Samarinda Yang Sudah Sempat Edarkan

Barang bukti narkoba jenis Sabu dan Double L yang diamankan Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kubar dari AK dan Nr, pada pekan lalu. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM

Tim Operasional Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Kutai Barat kembali sukses dalam beraksi. Kali ini, dua pria yang diduga kuat telah mengedarkan narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayah Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Mahakam Ulu, dibekuk. Mereka adalah AK (43) dan Nr (24), ‘Gol’ alias masuk kerangkeng setelah diamankan dari dua lokasi berbeda pada pekan lalu.

Pertama ditangkap adalah AK yang tercatat sebagai warga RT 02 Kampung Jengan Danum, Kecamatan Damai. Pria kelahiran 8 Juni 1976 ini diringkus di salah satu rumah pada Selasa, 10 Desember 2019 sekira jam 11 siang. Saat digeledah, ditemukan obat keras yang diduga jenis Double L sebanyak 235 butir.



“AK menyimpan LL di dalam potongan ban dalam bekas sepeda motor yang masing-masing dibungkus kertas alumunium foil. Barang haram itu diakuinya dibeli dari seseorang seharga Rp1.000.000,” beber Wakil Kepala Polres Kubar, Komisaris Polisi Sukarman, dalam Konferensi Pers di Mapolres Kubar pada Kamis, 19 Desember 2019 pagi tadi.

Dari tangan AK yang tamatan SMP, diamankan barang bukti lain berupa uang tunai Rp100 ribu dan satu unit telepon genggam Samsung warna hitam. Atas Laporan Polisi Nomor: LP/122/XII/2019/Kaltim/Res Kubar, AK terancam hukuman penjara selama 15 tahun dan denda Rp1,5 miliar. Karena disangkakan melanggar Pasal 197 sub Pasal 196 Undang-undang RI Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.

Esok harinya, jelas Kompol Sukarman, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kubar meluncur ke Kampung Ujoh Bilang di Kecamatan Long Bagun, Mahulu. Di sebuah warung makan, petugas menangkap Nr. “Ada informasi, Nr membawa dan sering menjual Sabu. Saat digeledah, ditemukan barang bukti Sabu di kantong celananya,” ungkapnya.

Nr yang tercatat sebagai warga RT 11 Kampung Ujoh Bilang, berstatus Tenaga Kerja Kontrak di salah satu instansi Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu. Pria kelahiran Samboja 16 November 1985 itu dicokok pada Rabu, 11 Desember 2019 sekira jam 11 siang. Ia digiring ke Mapolres Kubar di Barong Tongkok, Kubar, dengan Laporan Polisi Nomor: LP/122/XII/2019/Kaltim/Res Kubar.

Tersangka AK dan Nr beserta barang bukti yang diamankan dari keduanya, ditampilkan oleh Wakil Kepala Polres Kubar Kompol Sukarman dan Kasatresnarkoba Polres Kubar Iptu Darwis Yusuf pada Kamis, 19 Desember 2019. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

“Barang buktinya ada 6 poket kecil narkotika diduga jenis Sabu, yang masing-masing dibungkus plastik warna bening dengan berat sekitar 4 gram. Ada 1 unit handphone Xiaomi warna hitam, satu celana panjang warna hijau merek Cardinal, dan 51 lembar plastik klip bening,” jelas Kompol Sukarman.

Untuk Nr, dikenakan Pasal 114 Ayat 1 Subsider Pasal 112 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkoba. Ia bisa merasakan dinginnya lantai penjara paling singkat 5 tahun, dan paling lama 12 tahun. Juga terancam denda senilai Rp10 miliar.

Masih maraknya peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Kubar diakui masih cukup tinggi. Untuk itu, seluruh masyarakat diminta selalu berpartisi untuk melaporkan kepada petugas apabila melihat, mendengar atau mengetahui ada peredaran narkoba.



Menurutnya, tindakan Polisi tersebut sesuai amanat dalam Operasi Anti Narkotika atau Antik tahun 2019. Polres Kubar diberi tugas untuk menangkap dua Target Operasi dan Non TO. “Kita sudah lengkap untuk TO dan Non TO,”pungkasnya.

“Mereka (AK dan Nr) ini jaringan baru yang Sabu dan LL didapat dari Samarinda. Jumlahnya banyak, tapi sudah sempat diedarkan. Kami akan tetap mengejar yang sempat beredar, dan pelaku lain sudah ditangkap,” imbuh Kepala Satresnarkoba Polres Kubar, Inspektur Tingkat Satu Darwis Yusuf. #Lilis Sari

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here