Hits: 4

Ayub: “Mungkin memang Senin atau Selasa, dua atau tiga hari ini sudah keluar rekomendasi”

DPD II Partai Golkar Kabupaten Kutai Barat saat menerima pendaftaran Pasangan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang akan bertarung di Pilkada Kubar tahun 2020. ARSIP/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Sejak kemarin di media sosial ramai diperbincangkan soal sikap politik Partai Golkar di Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Kutai Barat. Beberapa status diunggah menyatakan ‘Pohon Beringin’ telah bergabung dalam koalisi 10 partai politik pendukung pasangan FX Yapan dan H Edyanto Arkan atau Yakan.

Dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp, Ketua Dewan Pimpinan Daerah II Partai Golkar Kubar, HM Zainuddin Thaib, enggan menanggapi hal tersebut. “Maunya mereka,” jawabnya singkat pada Jumat, 21 Agustus 2020.

Menjawab pertanyaan yang sama, Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Husni Fahruddin mengaku belum tahu keputusan DPP Partai Golkar di Jakarta. “Sampai saat ini belum ada surat rekomendasi apapun untuk Kubar, yang mengesahkan salah satu pasangan calon,” ujarnya.



Namun pria yang akrab disapa Ayub ini, mengakui DPD Partai Golkar Kaltim sebelumnya membawa nama dua pasangan calon ke DPP Partai Golkar. Yakni pasangan H Ahmad Syaiful-Asrani, dan FX Yapan-H Edyanto Arkan.

“Kami merekomendasikan Acong dan Yapan. Kita lihat hasil survei nanti, sudah selesai dan dibahas. Mungkin memang Senin atau Selasa, dua atau tiga hari ini sudah keluar rekomendasi (dari DPP Partai Golkar),” tegasnya.

Seolah memberi sinyal, Ayub mengatakan, nantinya mungkin memang agak meningkat suhu politik akan agak meningkat. Saat Surat Keputusan DPP Partai Golkar diserahkan kepada figur yang dipilih. “Nanti calon akan diundang ke Jakarta untuk menerima SK itu. Nanti akan bisa lihat sendiri siapa yang diundang itu,” imbuhnya.

FX Yapan bersama H Edyanto Arkan saat mengembalikan formulir pendaftaran sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Kubar kepada DPD II Partai Golkar Kubar pada Kamis, 19 September 2019. ARSIP/KABARKUBAR.COM

“Iya,” kata Ayub singkat, saat ditanya kabar yang menyebut Edyanto Arkan telah menjadi kader Partai Golkar.

Seorang Pengurus DPP Partai Golkar menyebut berbagai hal menjadi pertimbangan jika memberi dukungan kepada pasangan Yakan sebagai petahana. Termasuk dua poin penting untuk membesarkan Golkar di Kubar. Pertama adalah kepentingan jangka pendek, yaitu untuk menjadi pemenang di Pilkada Kubar.

“Apakah calon yang diusung bisa menang? Karena kalau kalah, akan lebih repot. Kepentingan jangka panjang untuk Pemilu 2024, untuk mengisi kursi di DPRD dan DPR RI. Pilpres kan kita akan mengusung calon sendiri,” jelas pria yang minta tidak ditulis namanya.

Pasangan H Ahmad Syaiful dan Asrani, menyerahkan berkas pendaftaran mereka kepada PDP II Partai Golkar Kubar. ARSIP/KABARKUBAR.COM

Diberitakan KabarKubar, pasangan Yakan telah mendaftar di Sekretariat DPD Partai Golkar Kubar pada Kamis, 19 September 2019. Kendati sudah dipastikan dapat maju dengan dukungan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kubar, keduanya berharap restu Partai Golkar. Untuk maju sebagai pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada Kubar tahun 2020.

“Mudah-mudahan ada jodoh (satu langkah politik),  dan Partai Golkar bisa menerima kami dengan tulus,” kata FX Yapan di sekretariat beralamat di Jalan Sendawar Raya Kampung Karangrejo, Kecamatan Barong Tongkok.

Dikatakan Yapan, ada niat yang mendasarinya dan Arkan untuk maju kembali memimpin Kubar. Kedunya telah berunding serta bertekad untuk melanjutkan program yang dirancang dalam visi dan misi pada periode sebelumnya. Terlebih keduanya sudah menjadi pasangan bupati dan wakil bupati dalam empat tahun terakhir.



“Kami sudah terlanjur basah. Kalau masih pemula, tidak perlu maju karena hitungannya rugi jika hanya tiga tahun masa tugas periode berikutnya. Ini pengabdian, bukan soal untung rugi. Kita mengurus kabupaten karena kebutuhan, bukan kepentingan. Ini perlu bantuan kita semua, dan maaf atas kekurangan selama ini,” tegas Yapan.

Sementara HM Zainuddin Thaib menegaskan partainya bukan parpol pendukung Yakan di Pilkada Kubar tahun 2015 lalu.  Namun ia berterimakasih atas kepercayaan pasangan kepada Partai Golkar.

“Kami akan ikuti Juklak (Petunjuk Pelaksanaan DPP Partai Golkar) nomor 6, yang artinya apapun keputusan DPP yang kami ikuti,” ujarnya di hadapan sekitar 50 pendukung Yapan dan Arkan, dan para Pengurus DPD Partai Golkar Kubar. #Sonny Lee Hutagalung

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here