Rama Asia: “Saya nyatakan bahwa postingan tersebut adalah hoax

Rama Alexander Asia melalui akun miliknya, Rama Asia, membantah postingan akun Gito Stefanus Ayet pada Kamis, 3 Desember 2020. ISTIMEWA/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Rama Alexander Asia membantah jika ia mendukung salah satu pasangan calon di Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Kutai Barat tahun 2020. Mantan Bupati Kubar periode 2000-2006 ini menyatakan bersikap netral dalam ajang Pilkada Kubar kali ini.

Sikap itu diungkapkannya untuk menanggapinya status akun Facebook Gito Stefanus Ayet pada Kamis, 3 Desember 2020 siang. Pemilik akun yang bernama sama dengan akun tersebut, menulis jika Rama Asia telah menyatakan sikap dukungan kepada kandidat didukungnya.

Gito menulis “Terimakasih pak Rama akhirnya Rekomendasi yang ditunggu2 militan Bapak keluar juga melalui salam 1 jari. Semoga Tuhan menolong kita semua amin”. Dalam status disertakan dua foto dalam momen yang sama. Tampak Rama mengenakan kaos berkerah warna putih bersama seorang yang dikenal sebagai Mohammad Djaelani. Rama dan Djaelani mengapit seorang berkaos oblong warna kuning dan mengenakan topi warna putih. Mereka bertiga mengacungkan jari telunjuk.

Dikonfirmasi lewat telepon, Rama tegas membantah postingan Gito. “Saya tidak pernah mengarahkan para pemilih di Kubar untuk paslon yang manapun. Saya tidak bersimpati dengan paslon manapun,” katanya melalui pesan WhatsApp kepada KabarKubar.

Klarifikasi langsung oleh Rama Alexander Asia melalui pesan WhatsApp. ISTIMEWA/KABARKUBAR.COM

“Iya itulah sangat tidak etis orang yang melakukan itu. Tidak mengerti arti UU ITE (Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik). Tidak merasa perbuatan hoax (berita bohong) dan memanipulasi itu dosa. Dia berusaha menguntungkan orang lain. Kasihan sekali,” tegasnya.

Postingan Gito itu pun akhirnya ramai dibicarakan netizen (warga dunia maya). Karena Rama mengunggah status bantahan atas postingan itu di akun pribadinya, Rama Asia. Bantahan itu diunggah pada Kamis, 3 Desember 2020 sekira sekira pukul 16.15 Wita.

Rama mengatakan, hari ini menemukan postingan seseorang atas nama Gito Fayet yang menggunakan fotonya semasa Pilkada Kubar tahun 2015. Postingan menyatakan bahwa Rama mengajak pemilih agar memilih paslon nomor urut 1. “Sehubungan itu, pada kesempatan ini saya nyatakan bahwa postingan tersebut adalah hoax. Saya sama sekali tidak mau dan tidak pernah menganjurkan kepada para pemilih di Kubar untuk memilih paslon manapun,” tulisnya.

“Saya pun tidak ada menyatakan simpati ataupun mendukung paslon manapun. Silahkan gunakan hati nuraninya masing-masing, dan jangan sampai ditipu oleh paslon manapun yang tidak bertanggungjawab,” tegas Rama.

Bantahan Rama pun ramai dibagikan oleh sejumlah akun di grup-grup Facebook. Beragam komentar pun disampaikan, dan hampir semua menyesalkan postingan Gito Stefanus Ayet itu. Warga net menilai hoax telah menciderai politik di Kubar.

Tidak sadar orang yang buat berita hoax itu bisa berpengaruh pada elektabilitas paslon yang dia dukung. Miris punya timses suka buat hoax mencari pemilih. Jadi cap tukang hoax kacau dunia perpolitikan,” tulis akun Mamat Echooq.

Mantap. Terimakasih atas klarifikasi dari pak Rama. Supaya pemilih atau militan pak Rama di Kubar tidak tertipu dengan berita hoax. Yang mendukung calon A atau calon B itu atas keinginan sendiri bukan anjuran atau arahan dari pak Rama A Asia,” kata akun Rudi Kinteng.

Unggahan yang disebut hoax oleh Rama Alexander Asia. ISTIMEWA/KABARKUBAR.COM

Dengan postingan Gito Stefanus Ayet tsb, maka masyarakat menjadi berkurang simpatinya terhadap No. 1 karena ulah dari Timses nya sendiri,” ungkap akun Pajri Januardi.

Bagaimna taruh citra Gito Stefanus Ayet… orang tua demi politik lalu berbohong dn bawa narasi nama Tuhan pula….. jika nekat hoax tidak perlu pake nama Tuhan…. Bro Gito…,” ujar akun James Kubar.

Kami tggu komen anda gito stefanus ayet bertanggung jawab lah dan minta maaf kepada masyarakat khusus nya yth bpk rama asia.ats kebohingan anda itu,” pesan dari akun Suriansyah Dayak.

Benar pak saya masih ingat betul dengan Poto itu kebetulan saya waktu itu di Tim bapak...,” kata akun Asmuri Sulen yang mengakui foto diunggah adalah masa Kampanye Rama maju sebagai Calon Bupati Kubar berpasangan dengan Mohammad Djaelani di Pilkada Kubar 2015.

Dihubungi KabarKubar sore tadi, Gito mengakui akun tersebut adalah miliknya. Sebab ada akun lain yang menggunakan namanya. “Punya saya Gito Stefanus Ayet, yang asli pakai F. Yang P (pakai huruf P) itu yang tiruan. Saya tidak pernah punya akun yang pakai P itu, kalau yang F memang dari awal, di KTP saya pun F juga. Jadi data saya valid dengan KTP,” jelasnya.

Gito mengakui mengunggah foto dengan narasi yang dibantah oleh Rama Asia. Namun menurutnya tidak menjelekkan siapa atau pihak mana pun. “Itu saya akui bahwa itu tidak benar. Tapi foto itu saya dapat kiriman dari orang juga. Justru saya membawa beliau (Rama Asia) dalam doa,” katanya.



Ia juga mengaku mengerti secara psikologis karena tidak mengonfirmasi terlebih dulu kepada Rama sebelum memosting status tersebut. “Saya minta maaf. Tolong disampaikan kepada beliau (Rama). Beberapa postingan yang saya dapat, sudah saya hapus. Hanya klarifikasi dari beliau, akhirnya membuat blunder untuk saya,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Meski demikian, Gito menegaskan siap risiko apapun sebagai pendukung salah satu kandidat di Pilkada Kubar. Konsekuensi hukum atas postingannya juga tidak menyurutkan semangatnya. “Meski dipenjarakan pak Rama, saya siap. Agar diketahui juga, saya asli orang Temula. Saya tidak merajuk, tapi perlu beliau ketahui, dukung mendukung ini karena ada hubungan keluarga,” ungkapnya.

“Selepas itu, saya tiga kali kalah (dalam dukungan di Pilkada Kubar tahun 2006, 2011 dan 2015), sama perasaan dengan beliau (Rama). Tidak ada niat lain, makanya saya membuat narasi itu sangat hati-hati. Hanya di kata ‘rekomendasi’ itu saja yang sepertinya berlebihan. Namun saya tetap berjiwa besar, tetap meminta maaf kepada beliau, juga kepada teman-teman,” pungkasnya. #Sonny Lee Hutagalung

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here