Hits: 0

Upaya Polisi Merespon Keluhan Masyarakat

Personel Satuan Reserse Kriminal Polres Kubar meminta keterangan salah seorang pemilik pangkalan LPG di wilayah Kecamatan Melak pada Selasa, 26 September 2017. HUMAS POLRES KUTAI BARAT/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Kepolisian Resor Kutai Barat aktif menanggapi keluhan masyarakat, baik yang disampaikan langsung atau melalui media sosial. Kali ini seputar kelangkaan gas LPG, khususnya tabung isi 3 kilogram. Sehingga melakukan pemeriksaan langsung ke lima titik agen dan pangkalan di Kecamatan Melak dan Barong Tongkok.



“Kita tidak tinggal diam mendengar atau membaca keluhan bahkan laporan masyarakat di media sosial sekalipun. Untuk kelangkaan LPG, Polres Kubar melakukan inspeksi mendadak,” ungkap Kepala Polres Kubar, Ajun Komisaris Besar Polisi Pramuja Sigit Wahono pada Kamis, 28 September 2017 di ruang kerjanya.

Dijelaskannya melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kubar, Ajun Komisaris Polisi Rido Doly Kristian Sigalingging, petugas menindaklanjuti dengan mendatangi lima penjual gas. Yakni satu agen dan dua pangkalan di Barong Tongkok, serta dua pangkalan di Melak. Antara lain, milik Nasrullah di Jalan Dimbak RT 09 Kelurahan Melak Ilir, PT Mutiara Abadi di Jalan Diponegoro Kelurahan Simpang Raya, Toko MJ di Jalan KH Dewantara dan Toko Yogi di Jalan DR Sutomo RT 25 Kelurahan Melak Ulu.

Kepala Unit II Tindak Pidana Tertentu Satreskrim Polres Kubar, Ipda Harry Prima, memeriksa persediaan gas LPG di Jalan Dimbak Kelurahan Melak Ilir. HUMAS POLRES KUTAI BARAT/KABARKUBAR.COM

“Memang sempat terjadi kekurangan pasokan gas di wilayah Pulau Kalimantan. Sehingga pasokan ke daerah-daerah terpaksa dikurangi Pertamina, termasuk di Kubar. Nah, dari sidak lusa kemarin itu, persediaan gas sudah mencukupi untuk wilayah Kubar,” kata Rido Sigalingging.

Selain memeriksa stok LPG, Polisi juga mengecek apakah ada kenaikan harga. Termasuk antisipasi penimbunan dan pengoplosan gas LPG. Meski saat ini, belum menemukan adanya penimbunan dan pengoplosan, namun Polisi terus melakukan pengecekan dan penyelidikan di lapangan.

Anggota Satreskrim Polres Kubar memeriksa stok LPG di salah satu Agen Tabung Gas LPG di kawasan Barong Tongkok, dengan menimbang berat tabung yang masih terpasang segelnya. HUMAS POLRES KUTAI BARAT/KABARKUBAR.COM

“Kami juga memeriksa isi tabung, tapi untuk memastikan berat gasnya, dibutuhkan alat tera atau ukur yang standar,” jelas Alumni Akademi Kepolisian Tahun 2007 ini.



Aksi pengawasan oleh Polisi, didasari sejumlah peraturan. Antara lain Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Juga Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2007 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga Liquefied Petroleum Gas Tabung 3 kilogram. #Sonny Lee Hutagalung

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here