Hits: 0

Wujudkan Generasi Yang Kembalikan Kejayaan Bangsa

Sekretaris Kwarcab Pramuka Kubar, Frans Kris Tiwow. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Tanggal 14 Agustus adalah hari jadi Praja Muda Karana atau Pramuka. Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Kutai Barat akan menggelar beragam kegiatan pada 11 -14 Agustus 2018 di Taman Budaya Sendawar. Selain upacara peringatan, ada puluhan ragam lomba untuk tiga tingkatan Pramuka dari seluruh Pangkalan di Kwartir Ranting.

Diungkapkan Seksi Kegiatan Panitia Peringatan Hari Jadi Pramuka Kwarcab Kubar, Syopiah, seluruh Kwarran di Kubar boleh mengikuti kegiatan ini. Misalnya Kwarran Linggang Bigung yang mencakup 22 Pangkalan. Yakni 4 Pangkalan SMA/Sederajat, 5 Pangkalan SMP/Sederajat, dan 13 Pangkalan SD/Sederajat. Sedangkan lomba yang disiapkan, untuk tingkatan Siaga, Penggalang dan Penegak.

Untuk Siaga, ada lomba Mengambar, Mewarnai, Menyanyikan Lagu Anak-Anak, Panggung Boneka, Pensi, Memindahkan Bola, Melengkapi Gambar Sambil Menutup Mata dan Meniup Bola Ping Pong. Lomba untuk Penggalang adalah Hiking Rally, Speech Contest, Yel-yel, SMS (Sandi, Morse, Singapore) dan LKBB berupa Cerdas Cermat, Teknologi Tepat Guna, Masak, Tenda dan Pioneering atau membuat bangunan sederhana.

Sedangkan Penegak, ada lomba Rangking I dan Maket. Dan Seminar Kesakaan, Tantiblantin, BNN dan Pramuka Peduli, Baksos, Scout Inteligent, LKBB, Yel-yel, Temu Tokoh, Tenda dan Teknologi Tepat Guna. “Kalau kegiatan untuk Pembina ialah penyegaran pembina,” ujar Syopiah, Jumat 4/5/2018 di Kantor Kwarcab Pramuka Kubar.

Panitia Peringatan Hari Jadi Pramuka Kwarcab Kubar merumuskan kegiatan yang akan dilaksanakan nantinya di tanggal 11-14 Agustus 2018. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

Syopiah mengatakan, meski mengikuti kegiatan ini, Pramuka diminta tetap menjalankan ibadah sesuai agamanya. Serta tetap mengamalkan Dasa Darma dan Tri Satya dalam kehidupan sehari-hari. “Pramuka harus bisa menjadi anak muda pilihan bangsa. Dan menjadi generasi terbaik yang bisa membawa Indonesia kepada kejayaan di masa mendatang,” harapnya.

“Pramuka harus dapat berperan aktif menjaga persatuan di lingkungannya, dengan selalu berkordinasi dengan seluruh pihak yang berdedikasi menjaga keutuhan NKRI,” imbuh Rahma dari SD Transformasi.

Sementara Sekretaris Kwarcab Pramuka Kubar, Frans Kris Tiwow, berharap dukungan masyarakat untuk Pramuka. Sebagai gerakan yang baik dan positif bagi generasi muda. Dan merupakan lembaga pendidikan non formal guna membentuk anak muda yang berjiwa patriotisme kebangsaan. Tidak kalah pentingnya, anak-anak dibentuk karakternya melalui gerakan Pramuka.

“Kami harap pemerintah maupun masyarakat bisa lebih maksimal lagi mendukung gerakan ini. Terutama sekolah sekolah, karena gerakan pramuka ini telah masuk di dalam kurikulum 2013. Jadi di dalam kurikulum ini diisyaratkan bahwa Pramuka menjadi Extra Kulikuler Wajib di Dinas Pendidikan,” ungkap Frans Kris Tiwow. #Lilis Sari/Advertorial

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here