Hits: 0

Polisi Belum Memenuhi Standar Jumlah Dibanding 167.333 Penduduk Kubar

Kepala Polres Kubar, AKBP Heru Dwi Pratondo SH MM. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Berdasarkan data kriminalitas di Polres Kubar hingga akhir Desember 2007, ada tiga kasus menonjol yang meningkat dari tahun sebelumnya. Kasus pembalakan liar atau illegal logging menjadi tindak pidana terbanyak ditangani. Pada tahun 2006 sebanyak 41 kasus, naik menjadi 63 kasus di tahun ini.

Kapolres Kubar, AKBP Heru Dwi Pratondo mengungkapkan, tiga kasus memang mengalami kenaikan dibanding kasus menonjol lainnya yang justru turun. Dua kasus lainnya adalah pencurian dengan pemberatan (Curat) dengan 35 kasus dan penganiayaan dengan pemberatan (Anirat) sebanyak 18 kasus.

“Tindak kriminal narkoba turun hingga 50 persen, dari tahun 2006 sebanyak 18 kasus dan 2007 hanya 8 kasus,” katanya dalam keterangan pers di ruang kerjanya pada Jumat, 4 Januari 2008.



Ada juga kasus yang mengalami penurunan drastis hingga 100 persen. Yaitu penganiayaan ringan yang tahun 2006 masuk 13 laporan ke Polres Kubar. “Untuk seluruh kasus menonjol yang kami tangani turun sekitar 5 persen dari tahun 2006. Ini merupakan dampak positif dari bertambahnya personil,” ujar Kapolres Heru.

Soal illegal logging yang naik sekitar 40 persen di tahun 2007, kata Heru, tidak disertai kualitas atau volume kayu yang diamankan dari para tersangka. Dari sekian banyaknya kasus pembalakan liar yang ditangani, jauh lebih sedikit kubikasi kayunya daripada tahun-tahun sebelumnya. “Rata-rata barang bukti dalam setiap kasus hanya sekitar 3-5 meter kubik. Jadi bukan meningkat kualitas, tapi kuantitasnya saja,” jelasnya.

Kayu yang diamankan Polres Kubar sebagai barang bukti tindak pidana pembalakan liar atau illegal logging karena tidak memiliki dokumen yang sah. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Ia mengakui masih kurang kesadaran hukum di masyarakat terkait illegal logging. Sehingga masih banyak masyarakat yang nekat melakukan tindak pidana penjarahan kayu hutan. Selain itu, sebagian besar warga Kubar masih bergantung pada usaha kayu. “Kelangkaan kayu bangunan juga memicu warga nekat melawan hukum,” bebernya.

Jajaran Polres Kubar tetap berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan 422 personel tersebar di 14 Polsek. Dibanding luas wilayah yang cukup luas dan jumlah personel tersebut, menurut Heru, masih kurang memadai.



Dengan perhitungan jumlah penduduk Kubar yang telah mencapai 167.333 jiwa, seorang polisi di Kubar menangani 700 penduduk. “Jika mengikuti standar PBB atau internasional, adalah seorang polisi menangani 400 penduduk. Jadi masih kurang memadai,” katanya.

Mengantisipasi kurangnya personel tersebut, Polres Kubar mengikuti arahan Polri untuk lebih meningkatkan kegiatan kepolisian masyarakat (Polmas). Langkah baik sebagai salah satu cara menekan angka kriminalitas dengan melibatkan petugas Polmas dan seluruh fungsi Polres yang bermitra dengan masyararakat.

Langkah lainnya, meningkatkan kegiatan preventif seperti patroli dan preentif dengan seminar atau penyuluhan-penyuluhan yang terbukti cukup efektif sampai saat ini. “Kita akan berdayakan juga forum atau pranata sosial yang terbentuk di Kubar. Dengan bermitra masyarakat untuk menyelesaikan masalah agar tak berkembang jadi konflik,” pungkas AKBP Heru Dwi Pratondo. #Sonny Lee Hutagalung

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here