Tunggakan Capai Rp4 Miliar

Direktur Utama PDAM Tirta Sendawar Kabupaten Kutai Barat, Untung Surapati. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM

Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Sendawar gencar melakukan penagihan kepada pelanggan yang menunggak pembayaran pemakaian air bersih. Jika tidak juga mau membayar, akan diberikan sanksi berat hingga pemutusan jaringan atau instalasi airnya. Hal ini menjadi komitmen dalam memperbaiki kinerja, dan meningkatkan kepuasan masyarakat sebagai pelanggan.



Menurut Direktur Utama PDAM Tirta Sendawar, Untung Surapati, Tim Optimalisasi Penagihan Pelanggan terus melakukan tugasnya. Pekan ini penagihan dilakukan di wilayah Kecamatan Barong Tongkok. Berikutnya di daerah Kecamatan Melak, dan terus ke kecamatan lainnya.

“Kami beri waktu tujuh hari sejak hari ini untuk melunasi tagihan. Lewat itu, akan dibongkar total,” katanya kepada KabarKubar, Rabu 21/8/2019 sore di ruang kerjanya di Jalan Sendawar Raya, Kampung Karang Rejo, Kecamatan Barong Tongkok.

Mantan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Kutai Barat ini mengungkapkan, hingga saat ini terdapat 10.100 pelanggan PDAM Tirta Sendawar. Sementara akumulasi tunggakan pelanggan mencapai Rp 4 miliar. Senilai Rp 1 miliar di antaranya telah diputus total karena tidak juga mau membayar.

Meski pelanggan yang tidak juga membayar tagihan telah diputus jaringan airnya, tegas Untung Surapati, tetap harus dilunasi tunggakannya. Karena tagihan tertunggak tersebut dianggap menjadi kerugian negara.

“Kami akan serahkan kepada Jaksa sebagai Pengacara Negara untuk menagihnya. Banyak yang tunggakannya hingga tahunan, sampai kapan terus begini,” ujarnya.



Untuk peningkatan layanan pelanggan, PDAM Tirta Sendawar melakukan sejumlah terobosan yang didukung pihak terkait. Di antaranya dengan mengoperasikan dua unit booster, untuk menambah debit air yang akan disalurkan. Lokasinya di Kampung Belempung dan kawasan Gunung Punai di Kelurahan Barong Tongkok. #Sonny Lee Hutagalung

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here