Hits: 0

Kasdim, Kapolsek dan Danramil Melak Turun Tangan

Polisi dan Tentara juga menyisir bantaran Sungai Mahakam di Kelurahan Melak Ilir, untuk memungut sampah. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

MELAK – KABARKUBAR.COM
Tepian Sungai Mahakam mendadak ramai, Kamis 12/10/2017 pagi tadi. Bukan karena kapal dari Samarinda tiba, tapi hadirnya sekitar 700 orang dari beragam latarbelakang. Ada pegawai, karyawan bank, anggota organisasi, tentara dan polisi. Mereka menyebar di sepanjang bantaran Sungai Mahakam di Kelurahan Melak Ilir.

Dengan menenteng Trashbag (kantong plastik hitam besar), mereka menyisir bantaran sungai untuk memungut sampah yang berserakan di tanah. Rombongan dibagi dalam 6 zona, dari Pos Polisi Pelabuhan Lama menuju Jembatan Waskita di bagian hilir.

Komandan Koramil 0912-12/Melak, Kapten Arm Sarifudin, juga turun tangan memungut sampah bersama masyarakat. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

“Ini adalah langkah awal menyadarkan masyarakat untuk hidup bersih dengan tidak membuang sampah sembarangan ke sungai. Sehingga dengan turunnya intansi pemerintah, gotong royong ini menjadi contoh kepada masyarakat untuk ke depannya,” ujar Sekretaris Kabupaten Kutai Barat, Yacob Tullur, sembari memungut sampah di samping Pos Polisi Pelabuhan Melak.

Acara bertajuk Siaga Bencana dan Bakti Sosial ini juga merupakan rangkaian acara Peringatan HUT ke-72 TNI dan HUT Bank Kaltim ke-52. Tampak hadir Kepala Staf Kodim 0912/Kubar Mayor Infanteri Wahyudi, Kapolsek Melak AKP Djoko Purwanto, Kepala Satpol PP Kompol Sentot Susanto dan Komandan Koramil 0912-12/Melak Kapten Arm Sarifudin.

Sekda, Kasdim, Kapolsek, Kasatpol PP, Pimpinan Bank Kaltim dan masyarakat bersemangat sebelum turun ke tepian Sungai Mahakam, untuk memungut sampah. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

Selain dari Pemkab Kubar, Polres dan Kodim, turut juga anggota KNPI Kubar, pegawai Kecamatan dan Kelurahan Melak dan masyarakat setempat. Pimpinan Bank Kaltim Cabang Kubar juga tidak ketinggalan ikut memunguti sampah. “Bapak-bapak ini saja mau turun ambil sampah, apalagi kita masyarakat. Agar ada kesadaran untuk tidak  buang sampah ke sungai,” ungkap Kujai, warga RT 12 yang turut serta gotong royong.

Menurut Danramil 0912-12/Melak, Kapten Arm Sarifudin, kegiatan ini untuk menggugah warga agar hidup bersih. Dan memberitahukan bahwa di bagian hilir Sungai Mahakam dikonsumsi masyarakat. “Jadi jika masyarakat tidak membuang sampah ke sungai, airnya akan menjadi bersih dan untuk dikomsumsi,” katanya saat memungut sampah di Zona 2.

Masyarakat berbaur dengan Pejabat dan Perwira TNI-Polri, membersihkan bantaran Sungai Mahakam dari sampah yang berserakan. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

Ia menjelaskan, nantinya akan diadakan tempat sampah di depan tiap rumah warga dengan menggunakan Trashbag. Kemudian petugas sampah setiap hari akan berkeliling mengambil sampah untuk dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah. “Sampahnya akan diangkut 3 truk milik kecamatan untuk dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir,” ucap Kapten Sarifudin.

Kegiatan ini diharap tidak berhenti hari ini. Diawali di Melak Ilir, nantinya akan dilaksanakan di setiap kelurahan dan kampung. Hal itu juga cara menghidupkan kembali  gotong royong dan rasa kebersamaan di masyarakat. Yang selama ini mungkin telah pudar, dan menggugah kesadaran untuk tidak buang sampah sembarangan. “Dan sadar untuk bergotongroyong kembali, demi kebersihan lingkungan, keamanan dan kenyamanan masyarakat yang tinggal di Melak Ilir,” kata Yance, Ketua Rescue Togana. #Lilis Sari

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here