Hits: 0

BPBD Tetap Pantau Potensi Kebakaran

2608_ Pesawat Kalstar di Bandara Melalan  (2)
LANDING: Sejumlah pesawat kembali beroperasi melayani rute penerbangan dari dan ke Bandara Melalan di Kabupaten Kutai Barat sejak Rabu (26/8/2015). Selama sepekan terakhir, penerbangan terpaksa dihentikan karena tebalnya kabut asap yang membatasi jarak pandang di udara.    M IMRAN/KabarKubar.com

BARONG TONGKOK – Sepekan terakhir, penerbangan pesawat reguler dari dan ke Bandara Melalan di Kutai Barat tidak berjalan sesuai jadwal. Rute Sendawar-Balikpapan-Samarinda dan Datah Dawai di Kabupaten Mahakam Ulu dihentikan akibat kabut asap tebal yang menyelimuti Kubar. Hal itu disebabkan munculnya sejumlah titik api dan membentuk kabut asap yang mengurangi jarak pandang di udara.

Menurut Kepala Bandara Melalan Budi Santoso, sejak Rabu (26/8/2015) jadwal penerbangan kembali normal seperti biasa. Karenajarak pandang telah berkisar 3000-4000 meter udara. Meski penerbangan dibuka kembali, dapat dihentikan kembali jika sewaktu-waktu cuara memburuk. “Kita berharap agar segera turun hujan, karena sampai saat ini belum pernah hujan sejak bulan lalu,” jelasnya melalui telepon seluler.

Soal kabut tebal yang sepekan lalu menyelimuti Kubar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kubar mengakui bukan berasal dari wilayah Kubar. Melainkan asap kiriman dari luar daerah, akibat kebakaran yang terjadi di sejumlah daerah di Pulau Kalimantan. Menurutnya, titik api kebakaran hutan sebesar nol persen di Kubar. Kebakaran di jalan trans Kaltim, Dusun Kinong Kampung Jengan Danum, Kecamatan Damai sepekan lalu, direspon cepat oleh BPBD. “Itu sekitar lima hektar hutan ilalang di tepi jalan, dan langsung dipadamkan tim gabungan bersama BPBD,” ungkap Kepala BPBD Kubar, Simon melalui Kasi Kesiap-siagaan, Seldas Limbong.

Ia mengatakan, BPDB Kubar telah mengimbau pihak kecamatan se-Kubar agar menginstruksikan warga kampung bersiaga terhadap potensi kebakaran di musim kemarau ini. Kendati masih tampak kabut tebal sepanjang pagi di Kubar, jarak pandang diperkirakan masih di ambang normal. Sedangkan jarak pandang di jalan raya diperkirakan sekitar 300-400 meter dan dinilai belum membahayakan pengendara. “BPDB terus memantau kondisi cuaca ini. Apabila kabut tebal masih terus bertambah, maka BPBD akan membagikan masker penutup mulut dan hidung bagi masyarakat,” pungkas Seldas.   #M Imran

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here