Pengusaha Sparepart Jadi Calon Petinggi Muara Tae

Sekretaris DPC Partai Gerakan Indonesia Raya Kabupaten Kutai Barat, Edy Sopian Hadi, ikut bertarung di Pemilihan Petinggi Sebelang, Kecamatan Muara Pahu. ISTIMEWA/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Beranda akun media sosial Facebook, baik pribadi maupun grup di Kabupaten Kutai Barat, marak dihiasi foto baliho atau spanduk Calon Kepala Kampung atau Petinggi. Ada yang terang-terangan mempromosikan ‘jagoan’, dan yang sekedar memberi semangat kepada para calon.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Kampung (DPMK) Kabupaten Kutai Barat, Faustinus Syaidirahman, menyebut ada 52 kampung akan mencari pemimpinnya. Pemilihan Petinggi akan dilakukan serentak pada tahun ini.

“Pilkades (pemilihan petinggi) serentak dilaksanakan secara bergelombang, yaitu dua tahun sekali. Tahun ini ada 52 pilkades, dan akan dilaksanakan serentak pada 10 Maret 2021,” ungkapnya kepada KabarKubar lewat telepon pada Senin, 1 Maret 2021.

Dijelaskan melalui Kepala Bidang Pemerintahan Kampung Dan Kelurahan pada DPMK Kubar, Sepinus, ada 181 calon petinggi yang akan bertarung di Pilkades kali ini. Pilkades di 52 kampung diadakan karena masa jabatan petinggi setempat telah berakhir di tahun 2021 ini.

Santi, seorang pengusaha toko sparepart yang maju di Pemilihan Kepala Kampung Muara Tae, Kecamatan Muara Pahu. ISTIMEWA/KABARKUBAR.COM

Pilkades tersebar di 15 kecamatan selain Kecamatan Nyuatan. Karena para petinggi di sana baru akan berakhir masa jabatan pada tahun 2023 nanti. “Diikuti calon petahana berjumlah 33, dan yang tidak diikuti calon petahana ada 19,” katanya.

Sepinus menambahkan, pelaksanaan pemilihan petinggi serentak di Kubar ini melalui beberapa tahapan. Sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 65 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Permendagri Nomor 112 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Kepala Desa.

Pendeta Heri, kembali bertarung di Pemilihan Petinggi Jengan Danum, Kecamatan Damai. ISTIMEWA/KABARKUBAR.COM

Pertama adalah Persiapan, dan Pencalonan yang berisi Pendaftaran Calon Petinggi. Sementara Kampanye, akan diadakan selama tiga hari. Yakni mulai Kamis, 4 Maret 2021 hingga Sabtu, 6 Maret 2021.

Kemudian akan diadakan Pemungutan Suara serentak di 52 kampung pada Rabu, 10 Maret 2021. “Penetapan Petinggi Terpilih akan dilakukan pada 10 Maret 2021. Kemudian Pelantikan akan digelar pada 5 April 2021, sebelum sebelum berakhirnya masa jabatan Bupati Kutai Barat periode pertama,” jelasnya.

Penelusuran KabarKubar, salah satu pemilihan petinggi yang paling ramai dibagikan di Facebook, adalah di Kampung Muara Tae, Kecamatan Muara Pahu. Calon Petinggi yang ramai dipromosikan itu adalah Santi, salah satu calon perempuan.

Menurut akun Azhar Adza, Santi yang adalah seorang pengusaha toko yang menjual sparepart atau alat-alat kendaraan. Tidak hanya satu toko, tapi punya cabang di beberapa kota di Provinsi Kalimantan Timur. Tapi pemilih akun Facebook, Santi Clara itu lebih memilih ikut dalam Pilkades di Muara Tae.

“Saya tanya, apa kok mau ikut pemilihan petinggi. Apalagi yang mau dicari? Jawaban beliau simple, bahwa beliau terpanggil untuk berbakti dan berkarya di Kampung Muara Tae atau yang lebih dikenal Camp Baru,” tulisnya dalam postingan di salah satu grup Facebook.



Kampung lain yang juga ramai dibicarakan soal pemilihan petingginya, adalah Kampung Sebelang dan Kampung Jerang Dayak di Kecamatan Muara Pahu. Lalu Kampung Jengan Danum di Kecamatan Damai, Kampung Sekolaq Joleq di Kecamatan Sekolaq Darat, Kampung Rejo Basuki di Kecamatan Barong Tongkok, serta Kampung Bentas di Kecamatan Siluq Ngurai. #Sonny Lee Hutagalung

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here