Hits: 0

Long Apari Butuh Pengajar Bahasa

????????????????????????????????????
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mahakam Ulu, Chen Tek Hen Yohanes

LONG BAGUN – Dua tahun mandiri sebagai sebuah daerah otonomi, Kabupaten Mahakam Ulu terus berbenah diri. Peningkatan kualitas pendidikan menjadi hal yang diutamakan untuk kemajuan generasi di masa mendatang. Salah satu terobosan yang diambil adalah menutup kekurangan tenaga pendidik dengan regrouping atau penggabungan sekolah.

Alasan dilakukan regrouping, kata Kepala Dinas Pendidikan Mahulu Chen Tek Hen Yohanes, karena sejumlah sekolah masih minim murid. Sehingga perlu dilakukan efesiensi dan penataan guru. “Seperti di Kampung Nyaribungan Kecamatan Laham yang harus digabungkan dengan kelas lain,” ungkapnya.

Selain langkah penggabungan, Disdik Mahulu akan menerapkan program guru mobile. Sebab di wilayah perkampungan Mahulu masih kurang hingga ratusan tenaga pengajar. Jika menunggu proses rekruitmen CPNS dinilai cukup lama. “Makanya kita cari terobosan dengan regrouping dan guru mobile, yakni satu guru mengajar di beberapa sekolah,” ujar Chen Tek Hen.

Khusus di Kecamatan Long Apari yang berbatasan dengan Negara Bahagian Sarawak, Malaysia,  diakui Chen Tek Hen masih banyak kekurangan guru bidang studi. Terutama untuk Bahasa Indonesia dan Inggris. Kekurangan ini sedang dicarikan jalan keluarnya dengan bekerjasama sejumlah perguruan tinggi. Ia berupaya menggandeng instansi pemerintah maupun swasta untuk penyaluran tenaga kerja lulusan dari SMA-SMK di Kabupaten Mahulu.

“Kami melakukan kontrak dengan perguruan tinggi di Pulau Jawa untuk mengisi kekurangan guru bidang studi. Posisi guru menjadi sangat penting, karena dialah ujung tombak meningkatkan mutu pendidikan bagi generasi muda di kabupaten baru ini,” jelasnya.

Terkait sarana dan prasarana pendidikan, Disdik Mahulu berharap perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi Kaltim. Agar peningkatan kualitas bangunan sekolah lebih baik dan Kegiatan Belajar Mengajar siswa lancar dan nyaman. Tek Hen mengaku prihatin, karena ada bangunan sekolah yang belum lima tahun kondisinya sangat memprihatinkan. “Tapi sebagian bangunan sekolah saya lihat sudah lumayan bagus,” pungkas Chen Tek Hen.    #Hendri Philip

Comments

comments

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here