Kejari Sendawar Minta Lapas Kubar Segera Dibangun

Narapidana di ruang tahanan Markas Kepolisian Resor Kutai Barat telah melebihi kapasitas sejak 10 tahun lalu. Kondisi ini mendesak pembangunan lembaga pemasyarakatan untuk menampung para terpidana di wilayah Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – Sudah menerima putusan sidang di Pengadilan Negeri Kutai Barat, 30 terpidana hendak dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB di Tenggarong. Namun apa dikata, meraka yang tadinya mendekam di ruang tahanan Polres Kubar itu ditolak. Pasalnya, sejak akhir 2016 lalu Lapas di Mangkuraja Kelurahan Loa Ipuh itu kelebihan muatan. Akhirnya ‘pesakitan’ kembali harus berdesakan di sel yang juga sudah penuh sesak.

“Mei 2017 tadi, kita tidak bisa mengirim tahanan ke Lapas Tenggarong karena over kapasitas,” kata Kepala Kejari Sendawar, Syarief Sulaiman Nahdi, Rabu 21/6/2017 di ruang kerjanya.

Menurut Syarief, keberadaan lapas sudah mendesak dibangun di Kubar. Sebab jumlah pelaku tindak pidana yang ditahan terus meningkat setiap tahunnya. Kebutuhan lapas itu menjadi prioritas dan telah diungkapkan sejak 10 tahun lalu. Apalagi saat ini Kejari Sendawar membawahi dua wilayah kabupaten, yakni Kubar dan Mahakam Ulu. Setiap tahunnya Kejari Sendawar menangani perkara sedikitnya 150 sampai 180 perkara. Sekitar 100 tahanan dititip di Polres Kubar.

Diakuinya juga, pengiriman tahanan dari Kubar ke Lapas Tenggarong besar resikonya. Karena berjarak sekitar 310 kilometer, akan sangat riskan. “Di sel Polres itu tidak manusiawi, karena bukan tempat pembinaan. Sangat urgen (pembangunan lapas), sejak dulu sudah kita minta,” ujar pria yang pernah menangani kasus dugaan korupsi mantan Dirut PLN Dahlan Iskan saat di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Disinggung adanya ruang tahanan di Gedung Kejari Sendawar, Syarief mengakui hanya bersifat sementara. Saat penyerahan berkas perkara dan barang bukti atau proses tahap dua, maka tersangka juga diserahkan. “Ruangan itu tidak dirancang untuk menginap tahanan. Karena memang aturannya, tahanan tidak boleh menginap di kejaksaan,” pungkas Syarief.

Soal kebutuhan lapas, Wakil Rakyat di DPRD Kubar telah mendengar aspirasi dari masyarakat. “Awalnya dari kunjungan ke Polres Kubar dan Kejari Sendawar. Ada keluhan soal penuhnya tahanan, termasuk keluhan napi,” ungkap Sekretaris Komisi I DPRD Kubar, H Mulyady Effendi.

Politisi Partai Amanat Nasional ini mengatakan, telah mengumpulkan data terkait. Hasil konsultasi dengan Kajari Sendawar, 15 hingga 30 tahanan dikirim ke Lapas Tenggarong perbulannya. Sedang direncanakan bersama lintas instansi dan lembaga, untuk berkunjung ke Kantor Wilayah Provinsi Kalimantan Timur Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di Samarinda. Termasuk perwakilan dari kepolisian dan kejaksaan.

Pemerintah Kabupaten Kubar telah menyediakan lahan seluas dua hektar untuk pembangunan lapas. Lokasinya di dekat Pondok Pesantren SAS, Kelurahan Simpang Raya Kecamatan Barong Tongkok. “Perencanaan pembangunan lapas oleh Kemenkumham. Kita hanya siapkan lahan dan persyaratan,” jelas Mulyady.    Sonny Lee Hutagalung

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here