Hits: 0

Disiplin Akan Mendukung Defisit Keuangan Demi Kesejahteraan Masyarakat

Wakil Bupati Kutai Barat, H Edyanto Arkan, usai menandatangani Peraturan Daerah Tentang Perubahan APBD Kabupaten Kutai Barat tahun anggaran 2018 yang ditetapkan DPRD Kubar. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menginginkan pengelolaan keuangan berjalan dengan dan sesuai aturan. Untuk itu, 268 pejabat yang mewakili seluruh instansi atau Organisasi Perangkat Kerja diingatkan untuk memahami tata cara penggunaan uang negara. Termasuk memahami perubahan kebijakan mendasar untuk tahun anggaran berikutnya.



Hal itu ditegaskan pada sosialisasi Keputusan Bupati Kutai Barat Nomor: 99/K.05/2018 di Auditorium Aji Tulur Jejangkat Kantor Bupati Kubar, beberapa waktu lalu. Yang membahas Petunjuk Teknis Peruntukan Belanja dan Ketentuan Pertanggung Jawaban Belanja Tahun Anggaran2018. “Harus saling kordinasi dan kerja sama. Karena tahun 2018 mengalami perubahan kebijakan bersifat mendasar, dan sangat perlu dipahami dengan baik semua pihak,” ujar Ketua Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Sahadi.

Sahadi berharap, peserta sosialisasi mampu memahami perubahan kebijakan. Mampu mengelola dan dapat lebih memahami aturan keuangan dan bisa mempertanggungjawabkan.

Para pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Kutai Barat diminta untuk lebih memahami aturan keuangan. 
LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

Sementara Bupati Kubar, FX Yapan menegaskan, tertib atau disiplin akan mendukung defisit keuangan. Demi kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat, dalam mewujudkan masyarakat yang adil, mandiri dan sejahtera. “Saya mengajak semua dengan lebih sungguh-sungguh meningkatkan komitmen bersama,” katanya.

Ia berharap kegiatan ini meningkatkan pemahaman yang dapat meningkatkan sumber daya manusia.  “Saya sangat mengapresiasi kinerja dan kerja sama yang baik selama ini, dengan menunjukkan dedikasi kerja. Semoga ke depan dapat mempertahankan, bahkan meningkat lebih baik lagi. Dan ini merupakan bentuk dukungan yang nyata,” imbuh Yapan sembari tersenyum.

Sebagaimana diberitakan KabarKubar,seluruh Fraksi di DPRD Kubar menyetujui APBD Kubar tahun 2018 senilai Rp2,3 triliun. Nilai itu disahkan dalam Pendapat Akhir Fraksi dan Persetujuan Bersama DPRD dan Kepala Daerah Terhadap Raperda ABPD Tahun Anggaran 2019. APBD Tahun Anggaran 2019 terbagi dalam tiga bagian. Yakni Pendapatan tahun 2019 diproyeksikan Rp2,18 triliun. Kemudian Belanja Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp2,29 triliun yang terdiri dari Belanja Tidak Langsung Rp989 miliar dan Belanja Langsung Rp1,3 triliun.



Terakhir adalah Pembiayaan yang terbagi dua. Yakni Penerimaan Pembiayaan Tahun 2019 diprediksi sebesar Rp123 miliar dan Pengeluaran Pembiayaan Tahun Anggaran 2019 diprediksi sebesar Rp10,6 miliar. #Lilis Sari/Advertorial

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here