Hits: 0

Kapolres Harap Pemilu Tanpa Kampanye Hitam, isu SARA, Politik Identitas dan Hoax

Pendeta Yanvantius Tulai MTh menyampaikan siraman rohani pada Kebaktian Kebangunan Rohani di Markas Polres Kutai Barat, Senin 15/10/2018 tadi malam. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Dari Mimbar Kebaktian Kebangunan Rohani di Markas Polres Kutai Barat, Senin 15/10/2018 malam tadi, banyak pesan diterima lebih dari 1.500 jemaat dan undangan yang hadir. Pesan damai untuk masyarakat Kubar, khususnya dalam menyongsong Pemilihan Umum Tahun 17 April 2019. Tiga tokoh memberikan pesannya dalam momen yang sama. Yakni Kepala Polres Kubar AKBP I Putu Yuni Setiawan, Bupati Kutai Barat FX Yapan dan Pendeta Yanvantius Tulai selaku Pengkhotbah KKR.

Pendeta Yanvantius Tulai MTh meminta jemaat tidak saling menjelekkan. Meski dari partai politik manapun, jemaat selayaknya mengucapkan selamat sukses satu dengan yang lain. “Hentikan Hoax (berita bohong), dan selamat bagi para Caleg (calon anggota legislatif) dari partai manapun. Jika kita Kristen jadilah Kristen Nusantara, yang beradab dan tidak saling menjatuhkan,” ujar pembicara yang merupakan Putra Kubar dari suku Dayak Bentian.



Pria yang pernah melayani Gereja Kebangunan Kalam Allah di Jemaat Kota Palu dan Donggala selama 11 tahun ini mengingatkan untuk saling membantu. Apalagi bagi mereka yang sedang sakit, atau mengalami kesusahan. Sebagaimana pelajaran dalam Kitab Injil Matius 8:5-13. Yakni pelajaran akan seorang Perwira Tentara Romawi yang meminta kesembuhan hamba atau budak di rumahnya.

Ia mengajak menarik makna positif dari perwira tersebut, yang memanusiakan manusia. Punya hak atau kuasa dengan kedudukannya untuk tidak peduli pada seorang budak, tapi justru mencari kesembuhan bagi hambanya yang sekit itu. Banyak orang diberi kesempatan menjadi pemimpin atau penguasa oleh TUHAN, tapi tidak menggunakan kesempatan itu untuk berbuat kebaikan.

Para Hamba Tuhan dari berbagai denominasi gereja melayangkan doa bersama untuk Kedamaian di Bumi Tanaa Purai Ngeriman dan Indonesia. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

“Berapa banyak orang berkomitmen akan mendukung pekerjaan TUHAN saat diberi kedudukan atau kuasa? Setiap orang bisa berguna bagi pekerjaan TUHAN, tidak harus sudah jadi bos,” tegas Pendeta Yanvantius Tulai yang selama puluhan tahun mengabdikan diri dalam pelayanan gereja di Pulau Sulawesi dan Pulau Jawa.

“Orang beriman tidak mungkin mengadu domba, tidak memecah belah, tidak menyebarkan ujaran kebencian dan hoax. Tapi memberikan pengharapan pada orang yang tidak punya harapan. Kewajiban kita merawat Kutai Barat, dan mari dukung pemerintah yang ada,” pesan dalam KKR bertema “Melalui KKR Kita Sukseskan Pemilu 2019 Yang Aman Damai dan Sejuk”.

Sebelumnya, Bupati Kubar juga memberikan pesan pada kegiatan Oikumene Polres Kubar, yang juga Doa Untuk Kutai Barat dan Indonesia dalam menyukseskan Pemilu 2019. Ia mengatakan, keamanan tidak hanya tanggung jawab Polisi, tetapi seluruh masyarakat. Terlebih tokoh agama dan tokoh masyarakat, agar saling menjaga keamanan. “Jika seluruh orang menjaga keamanan, berarti kita sudah aman,” kata FX Yapan.

Menurut Yapan, Pemilu wajib diamankan dan disukseskan. Karena bukan sekedar kepentingan, tapi kebutuhan. Mencari pemimpin melalui Pemilu, harus belajar dari tahapan Pemilu itu sendiri. Dari Pemilihan Kepala Kampung, Pemilihan Badan Permusyawaratan Kampung, Pemilihan Kepala Adat, Pemilihan Bupati dan Pemilihan Gubernur, ada pelajaran. Bahwa dibutuhkan acara rohani seperti KKR. Agar membawa Pemilu bermantabat di Kubar.

Gabungan personel Polres Kutai Barat membawakan lagu pujian pada KKR yang dihadiri lebih dari 1.500 orang di halaman Markas Polres Kubar. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Ia menegaskan semua orang di Kubar saling berkaitan, bukan orang lain. Selain kawan atau teman, bisa jadi keluarga. “Saya yakin semua akan mengerti bagaimana membangun Kubar, dan modalnya keamanan. Rumusnya adalah kondusif jika mencintai Kubar. KKR ini akan membawa pemilu tentram dan damai di Kubar. Setiap Pemilu tidak ada KKR pun sudah sukses, apalagi kalau ada KKR,” pesan FX Yapan.

Sementara Kapolres Kubar mengingatkan agenda Pemilu 2019 sedang berjalan tahapan demi tahapan yang telah ditetapkan KPU RI. Yakni Pilpres, DPR, DPD dan DPRD yang baru pertama kali dalam sejarah dilakukan serentak. Diperlukan kemampuan profesionalisma di setiap lini elemen bangsa agar bisa sukses.

Kapolres Kubar AKBP I Putu Yuni Setiawan memberikan cinderamata kepada Pendeta Yanvantius Tulai, disaksikan Bupati Kubar FX Yapan, Komandan Kodim 0912/KBR Letkol Infanteri Rudi Setiawan dan Artis Rohani Victor Hutabarat. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Polres Kubar ingin bersama pemerintah, Kodim 0912?KBR, tokoh agama (pendeta/ustadz), tokoh adat dan seluruh masyarakat Kubar dan Mahulu untuk berdoa. “Melalui KKR dan Doa ini juga, agar Pemilu 2019 bisa berjalan baik, lancar, aman dan sejuk tanpa ada kampanye hitam, isu SARA, politik identitas dan hoax,” ajak AKBP Putu Setiawan.

Agenda Pemilu 2019 diakui memiliki kompleksitas sendiri. Sehingga memerlukan semua elemen masyarakat untuk bergandengtangan. Guna menyukseskan Pemilu 2019 melalui sikap maupun tindakan sebagaimana ajaran Tuhan Yesus, yang membawa damai bagi semua umat manusia. “Saya mengajak semua elemen masyarakat dan pendeta, hamba-hamba TUHAN agar selalu berdoa dan menjaga situasi kondusifitas,” pesan Kapolres.



KKR yang dihibur juga dengan suara emas Artis Rohani, Victor Hutabarat, dihadiri juga puluhan tokoh masyarakat di Kubar. Termasuk unsur Muspida Kubar, seperti Komandan Kodim 0912/KBR Letnan Kolonel Infanteri Rudi Setiawan dan Ketua Fraksi PDIP DPRD Kubar, Puncan Karna.

Berseragam lengkap, empat Brigadir Polres Kubar mengiringi lagu-lagu pujian selama KKR tadi malam. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Dari Kejaksaan Negeri Kubar, ada Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Andy Bernard Desman Simanjuntak. Hadir pula Ketua KPU Kubar FX Irianto, Kepala Bankaltimtara Cabang Sendawar Yudi Susatyo, dan Inspektur Inspektorat Kubar Robertus Bellarminus Belly Djuedi Widodo. Lagu-lagu pujian dan kesaksian selama KKR berlangsung diiringi musik dari Yayasan Memberkati Sendawar Sempekat (Yabess) pimpinan Berkat David Sinaga. #Sonny Lee Hutagalung

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here