Hits: 3

Untuk Pemilu Damai 2019

Pendeta Yanvantius Tulai MTh, seorang Putra Dayak Bentian didatangkan dari Jakarta untuk menjadi Pengkhotbah dalam Kebaktian Kebangunan Rohani di Markas Polres Kubar, Senin 15/10/2018 malam ini. ISTIMEWA/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Seorang Putra Bentian Besar, Yanvantius Tulai, akan menjadi Pembicara dalam Kebaktian Kebangunan Rohani yang digelar Senin 15/10/2018 malam ini. Pada KKR di halaman Markas Polres Kutai Barat yang dimulai pada pukul 20.00 Wita, ia akan didampingi Victor Hutabarat, penyanyi bersuara emas. Keduanya didatangkan dari Jakarta untuk memberikan siraman rohani melalui Firman TUHAN serta lagu-lagu pujian dan penyembahan.

 

Menurut Kepala Polres Kubar, Ajun Komisaris Besar Polisi I Putu Yuni Setiawan, KKR ini merupakan salah satu wadah untuk merajut silaturahmi warga bersama kepolisian. Untuk menyukseskan Pemilihan Umum tahun 2019 yang aman, damai, sejuk dan berkualitas. “Kita berharap, dengan siraman rohani, masyarakat dapat mendapat pencerahan untuk hidup lebih baik. Dan menyongsong Pemilu 2019 dengan penuh kedamaian,” katanya.



Dijelaskannya melalui Koordinator Panitia KKR, Ajun Komisaris Polisi Lorensius Balak, KKR digelar sehari saja. Dengan Pengkhotbah yang juga merupakan putra Kubar, namun telah melanglang buana selama lebih dari 30 tahun dalam penginjilan di Indonesia. Pendeta Yanvantius Tulai yang bertitel Magister Teologi, adalah Ketua Pengurus Wilayah Persekutuan Alumni Seminari Alkitab Asia Tenggara (SAAT) Malang periode 2017-2022.

“Beliau asli putra Dayak Bentian yang sudah lama mengadi dalam penginjilan di Pulau Sulawesi dan Pulau Jawa,” kata AKP Lorensius yang juga Kepala Kepolisian Sektor Bentian Besar.

AKP Lorensius mengatakan, KKR ini bertema “Melalui KKR Kita Sukseskan Pemilu 2019 Yang Aman Damai dan Sejuk”. Kegiatan Oikumene Polres Kubar, tidak sekedar KKR, tapi juga Doa Untuk Kutai Barat dan Indonesia dalam menyukseskan Pemilu 2019. “Silahkan datang malam ini ke Polres Kubar, agar kita dapat bersama-sama mendengar siraman rohani. Juga mendengar dan menyanyikan pujian bersama Artis Rohani, Victor Hutabarat,” ujarnya.

Untuk diketahui, pada 8 September 2018 lalu Polres Kubar juga telah menggelar kegiatan Tabligh Akbar di tempat yang sama. Dengan menghadirkan Ustadz Muhammad Nur Maulana, yang kondang dangan jargonnya, Jamaah oh Jamaah. Kegiatan ini sukses dengan kehadiran ribuan jamaah Islam yang memadati halaman Mapolres Kubar. “Kami mengundang umat Kristen Protestan maupun Katolik untuk datang dan memadati tempat KKR ini nanti malam,” pungkas AKP Lorensius.

Pendeta Yanvantius Tulai MTh sendiri telah mendedikasikan diri dalam penginjilan sejak tahun 1980-an. Tercatat mulai 10 April 1988 melayani Gereja Kebangunan Kalam Allah di Donggala, Sulawesi Tengah. Ia melayani sebagai Evangelis bersama istrinya yang juga seorang Evangelis, yakni Merry D Tulai.



Kemudia atas usul Majelis GKKA Donggala, Yanvantius Tulai ditahbiskan menjadi Pendeta pada 18 April 1993 oleh Ketua MPH GKKA INDONESIA, Pdt Mark Silas MDiv di GKKA Donggala. Yanvantius Tulai kemudian pindah ke GKKA Palu pada Oktober 1990.

Saat ini Pendeta Yanvantius Tulai juga adalah Majelis Pertimbangan Pengurus Wilayah Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII) DKI Jakarta. Dan ia pun berkontribusi dalam penulisan Buku 101 Tokoh Dayak : Yang Mengukir Sejarah 2. #Sonny Lee Hutagalung

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here