Hits: 37

Bimas Kristen Ingatkan Jemaat Tidak Terpapar Radikalisme

Konferensi Daerah XV Gereja Kemah Injil Indonesia Daerah Mahakam Tenggara akan melaksanakan tiga agenda dalam kegiatan lima tahunan. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

MUARA LAWA – KABARKUBAR.COM
Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) di Daerah Mahakam Tenggara atau DMT melaksanakan Konferensi Daerah atau Konda ke 15. Jemaat di daerah yang mencakup 18 gereja lokal dan 32 Pos Pelayanan Umat dengan anggota sekitar 2.500 orang. Seluruh gereja dan jemaat diminta bertumbuh, bertambah dan berdampak.

Sekretaris Wilayah GKII Provinsi Kalimantan Timur, Pendeta Marson Apuy, menegaskan tema Konda DMT yang mengambil tema nasional. Yakni, ‘Gereja Yang Bertumbuh, Bertambah dan Berdampak’. Ia berharap tema itu akan direalisasikan.

“Memang tidak mudah melakukannya, sebagai manusia ini sulit. Tapi dengan saling mendukung, tidak ada yang mustahil,” ujarnya saat membuka Konda XV GKII DMT di Gedung GKII Kampung Lambing, Kecamatan Muara Lawa pada Selasa, 29 Juni 2021 malam.

Sebelumnya menjabat Sekretaris Daerah GKII Daerah Samarinda, ia mengatakan, saat ini berlangsung konda yang sama di sejumlah daerah. Badan Pengurus Wilayah GKII Kaltim menitip pesan yang sama seperti di Balikpapan dan Samarinda.

Agar agenda lima tahunan yang sangat penting ini dilaksanakan dengan baik. Agar tiga agenda penting, dibahas dan mendapat keputusan yang terbaik. Bagaimana melihat perkembangan selama lima tahun berlalu, memrogramkan kerja ke depan dengan semua mengerti apa yang harus dilakukan.

“Jadi perhatian kita, banyak hal dilakukan TUHAN melalui para hambanya. Kita syukuri hasil kerja kita. Ada prioritas dalam AD/ART organisasi. Kita akan memilih, dengan didoakan, TUHAN yang berkehendak dengan hikmatnya, siapapun yang terpilih untuk ditetapkan,” kata Pendeta Marson Apuy.

Ia berpesan, agar agenda Konda GKII DMT dilakukan dengan semangat kebersamaan, dan hati yang penuh ucapan syukur, yang mememuliakan nama TUHAN. “Saya bangga, pak Ekti Imanuel adalah rekan kerja, dan warga GKII sebagai Ketua Biro Pembangunan BPW Kaltim. Walau sibuk dengan tugasnya, beliau bersedia ikut melayani TUHAN,” katanya.

Ketua Biro Pembangunan BPW GKII Kaltim, Ekti Imanuel, menyampaikan komitmen mendukung organisasi gereja melalui gedung dewan. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Meresponnya, Ekti Imanuel mengakui dukungan besar dari warga GKII dalam pencalonannya sebagai Anggota DPRD Kaltim pada Pemilu tahun 2019 lalu. Dukungan penuh diterima dari jemaat GKII di DMT dan Daerah Mahakam Kutai Barat. “Dari awal, keinginan dan tujuan saya sebagai dewan, untuk ikut membesarkan organisasi kita ini,” ungkapnya.

Ia berpesan agar konda juga membahas legalitas lahan gereja. Sebagai syarat utama dari 17 syarat untuk mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah. “Kita harus lengkapi, karena aturan. Kalau uang pribadi sangat sulit membangun. Sampai 2024, saya bertekad siap membantu gereja. Saya anggota Jemaat GKII Filadelfia Linggang Bigung,” kata Ekti Imanuel yang duduk di Komisi 3 DPRD Kaltim.

Ketua GKII DMT, Pendeta Suarman, mengakui sulitnya melaksanakan konda di masa pandemi yang serba dibatasi. Namun seluruh peserta yang berjumlah 120 orang, berjanji menaati protokol kesehatan dengan membagi kelompok kerja. “Semua pelayanan kita jalani dengan penyertaan TUHAN. Tetap pakai masker, jaga jarak, tidak berjabat tangan dan cuci tangan,” ujarnya saat sambutan.

Suarman yang menjabat Ketua Daerah GKII DMT di periode 2016-2021, menekankan GKII sebagai gereja kesatuan. Yang mengikuti visi dan misi secara nasional dalam empat jenjang. Yaitu Badan Pengurus Nasional, BPW, Badan Pengurus Daerah dan Badan Pengurus Jemaat.

Konferensi Nasional GKII ke IX telah dilaksanakan di Papua pada 13-16 April 2021. Kemudian Konferensi Wilayah GKKI Kaltim ke 21 dilaksanakan pada Mei 2021, dan ada lima konda telah dilaksanakan pada Mei dan Juni 2021.

Ia berharap tiga agenda di konda diikuti tuntas oleh semua peserta. “Ada yang berhalangan, kita maklumi. Kita berharap dapat keputusan yang maksimal untuk kemajuan gereja,” katanya dalam acara yang dihadiri Penasihat GKII DMT, Lorensius Balak.

“Mudahan tidak hanya mendengar dan melihat, tapi penyelenggaraan kegiatan ini bermakna. Kampung juga punya visi dan misi. Tidak hanya GKII, tapi seluruh gereja wajib. Temanya sangat menarik. Mudahan bermanfaat bagi kita semua, dan maknanya sampai kepada yang lain,” pesan Kepala Kampung atau Petinggi Lambing, Tawau.

Sekretaris Wilayah GKII Wilayah Kaltim, Pendeta Marson Apuy, membuka Konferensi Daerah GKII Daerah Mahakam Tenggara ke 15 di GKII Lambing pada Selasa, 29 Juni 2021 malam. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Selaku Penyelenggara Bimbingan Kristen Kantor Kementerian Agama Kubar, Jones Balang, berharap keputusan konda memihak jemaat. Ia mengakui pertumbuhan positif GKII DMT sebagaimana tema. “Awe (tidak ada) masalah, bikin Pos PI sebanyaknya. Gereja harus mengalami pertumbuhan secara normal. Jika tidak bertumbuh atau mati, akan ditutup,” tegasnya.

Jhones Balang yang telah 17 tahun bertugas di Kemenag Kubar, menyebut gereja sebagai ujung tombak pemerintah dalam membangun spritual masyarakat. Hanya saja, dewasa ini banyak orang terindikasi terpapar radikalisme. Pemerintah berharap umat agama apa pun tidak terpapar radikalisme.

“Gereja harus mendamaikan suasana, bukan bikin kisruh. Moderasi agama tentang menghayati nilai agama, tidak menyimpang ke kiri atau ke kanan. Jika Kristen, Kristenlah, jika beragama Islam, Islamlah,” tegasnya.

Ramudin selaku Ketua Panitia Konda XV GKII DMT, mengungkapkan ada tiga fokus dalam agenda lima tahunan ini. Yaitu sebagai wadah mengevaluasi pelayanan, menentukan dan menyusun serta menetapkan program kerja. Terakhir, memilih dan menetapkan pengurus yang baru. “Terima kasih kepada para donatur, seluruh jemaat dan Pos PU,” katanya.

Sub tema kegiatan ini adalah ‘Melalui konda XV GKII DMTKB 2021, kita mendeklarasikan GKII DMTKB menjadi gereja yang bertumbuh dalam iman pengetahuan tentang TUHAN, bertambah secara kualitas dan kuantitas dan berdampak baik dalam segala bidang kehidupan dan menjadi berkat serta memuliakan TUHAN. #Sonny Lee Hutagalung

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here