Kubar Cari Ketua Catur, Baru 2 Nama Ini Jadi Kandidat

0
190

Muskab Digelar Mei 2022

Debby Pesik menerima mandat dari Pengurus Provinsi Percasi Kaltim untuk menyelenggarakan Musyawarah Kabupaten Percasi Kubar pada Mei 2022 mendatang. EKILOVIS/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM

Prestasi atlit catur dari Kabupaten Kutai Barat cukup mentereng. Tiga atlit tercatat mewakili Provinsi Kalimantan Timur di level Kejuaraan Nasional. Kepengurusan Persatuan Catur Seluruh Indonesia atau Percasi di Kubar diharap jadi wadah yang dapat mengangkat nama daerah lewat para pecatur.

Tiga nama tadi adalah dua putra dan satu pecatur putri. Pertama adalah Debby Pesik yang turun di Kelas Senior Putra pada Kejurnas tahun 2017 di Bogor. Kemudian, Wahyu Eberiyu di Kelas Junior Putra pada Kejurnas yang sama. Terakhir, adalah Hillary Michella Pesik yang bertanding pada Kejurnas tahun 2021 di Belitung.

“Rencana kita bulan depan adakan muskab (Musyawarah Kabupaten) untuk memilih Ketua umum Percasi Kubar periode 2022-2026,” ungkap Debby Pesik pada Sabtu, 16 April 2022.

Debby yang menyandang gelar Wasit Nasional Pratama dan Pelatih Nasional Pratama, mengaku baru saja mengikuti Musyawarah Provinsi Percasi Kaltim. Ia didampingi Fridolin Nino Tito WNP, menjadi perwakilan Pengurus Kabupaten Percasi Kubar.

Musprov digelar sehari di Gedung KONI Kaltim, Jalan Kesuma Bangsa, Kota Samarinda. Diikuti sembilan Pengurus Kabupaten dan Kota Percasi se-Kaltim, kecuali Kabupaten Mahakam Ulu.

Hasilnya, H Akhmed Reza Fachlevi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengprov Percasi Kaltim untuk periode 2022-2026. Ia adalah Anggota DPRD Kaltim yang duduk sebagai Ketua Komisi IV.

Muskab Percasi Kubar, jelas Debby, segera digelar. Karena kepengurusan yang ada akan berakhir pada Juli 2022. Terlebih, Ketua Percasi Kubar Yulius Mimphin telah meninggal dunia.

Hillary Michella Pesik saat bertanding pada Kejurnas tahun 2021 di Belitung, Provinsi Bangka Belitung. EKILOVIS/KABARKUBAR.COM

Terkait kelayakan sebagai calon ketua, Debby mengakui tidak sulit. Tidak juga diharuskan berlatarbelakang atlit catur. Ada dua nama yang dinilai sangat layak untuk menjadi kandidat dari kalangan pecatur.

“Ardianus Joni dan Hardianto, tapi baru wacana. Apakah mereka bersedia, akan dilihat pada muskab nanti,” katanya.

“Saya tidak maju bang, cukup jadi manager atau pelatih saja,” imbuh Debby yang juga atlit cabang olahraga Bridge di level provinsi. #Ekilovis

 

 

Komentar

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here