Hits: 3

Imbau Waspada Penggunaan Senjata Tajam dan Hindari Bahaya Narkoba

Kepala Kepolisian Sektor Jempang, AKP Sugianto, menegaskan sejumlah aturan hukum yang perlu diindahkan masyarakat. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

JEMPANG – KABARKUBAR.COM
Baru sebulan menjabat Kepala Kepolisian Sektor Jempang, AKP Sugianto, menyampaikan imbauan kepada warga di wilayah hukumnya. Seraya perkenalkan diri, ia pun menyosialisasikan sejumlah aturan hukum kepada masyarakat Kecamatan Jempang dan Kecamatan Siluq Ngurai. Sesuai Tema Hari Ulang Tahun Bhayangkara Ke-60, yakni ‘Polisi Mitra Masyarakat’, diharap jajaran Polsek Jempang dapat menjalankan tugas dengan baik.

Peraturan dimaksud, antara lain Pasal 78 Undang Undang Nomor 22 tahun 1997 Tentang Narkotika, Pasal 2 Ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan Pasal 6 UU RI Nomor 8 Tahun 1985 Tentang Perikanan.

Secara tegas, AKP Sugianto mengajak warga yang sebagian besar mencari nafkah sebagai penangkap ikan di Danau Jempang untuk menjaga kelestarian danau. Ia meminta agar ada kesadaran para nelayan untuk saling menghormati. Sehingga danau yang berjarak 100 kilometer lebih dari ibukota kabupaten, tetap terjaga ekosistem dan keindahannya.

“Jangan menggunakan alat berbahan peledak. Itu mengancam atau memusnahkan bibit ikan di danau kebanggaan Provinsi Kalimantan Timur ini,” katanya dalam sambutan di panggung hiburan rakyat, Lapangan Sepakbola Tanjung Isuy pada Rabu, 5 Juli 2006.

Warga juga diimbau untuk tidak menyalahgunakan senjata tajam yang biasa digunakan dalam bekerja. Sebagaimana kebiasaan penduduk setempat yang kebanyakan adalah suku Dayak Benuaq dan Bugis. Terlebih pada para pemuda agar jangan mudah terpancing emosi membawa senjata tajam berupa Mandau atau parang.

Apalagi untuk mengancam atau melukai orang lain yang dapat dikenai sanksi pidana paling lama 10 tahun penjara. “Mari tingkatkan rasa persaudaraan. Jangan mudah dipecah belah oleh pihak lain, dan jaga keamanan yang adalah tanggung jawab kita bersama,” imbau pria yang pernah menjabat Kapolsek Samboja, Polres Kutai Kartanegara sebelum ditarik ke Denma Polda Kaltim ini.

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here