Hits: 0

Bukan Tandingan PKS serta Akan Ikuti Arahan DPW dan DPP

Pengurus DPD Partai Gelombang Rakyat Indonesia Kabupaten Kutai Barat bersilaturahmi kepada Bupati Kutai Barat, FX Yapan pada Selasa, 16 Desember 2019. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

MELAK – KABARKUBAR.COM

Partai Gelombang Rakyat Indonesia melebarkan sayapnya ke antero Indonesia, termasuk di Kabupaten Kutai Barat. Gerak cepat Jamidi yang ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah partai politik yang disebut Gelora itu pun menuai respon baik di ‘Tanaa Purai Ngeriman’. Lalu kemana arah politik partai besutan Anis Matta ini akan dibawa?



“Saat ini kita fokus melengkapi syarat untuk pendaftaran sebagai parpol peserta Pemilu 2024 di Kemenkumham (Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia). Malam ini kita rencanakan serahkan berkas kepengurusan di Kubar ke DPW di Samarinda,” ujar Jamidi di Sekretariat DPD Partai Gelora Kubar, Jalan Pattimura RT 29 Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak pada Sabtu, 21 Desember 2019.

Terkait Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kubar tahun 2020 mendatang, Jamidi enggan berwacana jauh. “Jangan langsung diartikan Partai Gelora mendukung Pak Yapan (Bakal Calon Bupati Kubar, FX Yapan). Tapi kami akan mengikuti saran atau arahan dari DPW dan DPP di Jakarta,” tegasnya.

Baca juga:

Tinggalkan PKS, Kini Jamidi Nahkodai Partai Gelora Kubar

Pernyataan Jamidi tersebut didasari pertanyaan yang disampaikan sejumlah tokoh atas pertemuan Pengurus DPD Partai Gelora Kubar dengan FX Yapan pada Senin, 16 Desember 2019. “Kami bertemu Pak Yapan selaku Bupati Kubar, yang mengayomi seluruh masyarakat, termasuk organisasi dan parpol. Jadi istilahnya, kami ini kulo nuwun, silaturahmi, bukan menyatakan dukungan di Pilkada Kubar 2020 nanti,” katanya.

“Nanti jika memang pimpinan kami (DPW dan DPP Partai Gelora) mengarahkan untuk mendukung salah satu kandidat, misalnya Pak Yapan, ya kami pasti ikut. Tapi kan masih jauh, April nanti setidaknya,” pungkas Jamidi.

Jamidi berbincang bersama Bupati Kutai Barat, FX Yapan. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Diberitakan sebelumnya, sejak 23 November 2019, Jamidi resmi menjalankan amanah untuk memimpin Partai Gelora Kubar. Ia didampingi Rizaldo sebagai Sekretaris dan Akhmad Junairi di posisi Bendahara. Hal itu berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Wilayah Partai Gelombang Rakyat Indonesia Provinsi Kalimantan Timur yang diketuai oleh Hadi Mulyadi. SK bernomor 7/SKEP/DPW-GLR/64/X/2019, Tentang Pengangkatan Dewan Pimpinan Daerah Partai Gelora Rakyat Indonesia Kabupaten Kutai Barat Periode 2019-2024.

Pria yang menjadi Kader Partai Keadilan Sejahtera atau PKS sejak berdiri pada 20 April 1998 lalu mengawali tugas untuk membentuk kepengurusan di 16 kecamatan. Sedikitnya di 60 persen dari jumlah kecamatan yang ada sebagai syarat diminta Kemenkumham. Kepengurusan parpol ini mengakomodir seluruh golongan, tanpa memandang suku, agama, maupun ras.



Sebagaimana visi dan misi yang disampaikan Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta, parpol ini memiliki ideologi politik yang berbeda dengan PKS. Didirikan bukan sebagai tandingan PKS atau PKS ‘Perjuangan’. “Tidak sama, asas Gelora bukan Islam, tapi Pancasila. Lebih cenderung sebagai partai religius dan nasionalis,” tegas Jamidi. #Sonny Lee Hutagalung

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here