Hits: 0

Tekad Sempurnakan Visi dan Misi di Periode 2021-2026

H Edyanto Arkan menyerahkan dokumen pendaftaran dirinya kepada DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kutai Barat yang diterima Ketua Tim Verifikasi Berkas Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah DPC PDI Perjuangan Kubar, Lusiana Ipin. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM

Fransiskus Xaverius Yapan dan H Edyanto Arkan mendatangi Sekretariat DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Jumat 13/9/2019 pagi tadi. Diantar para pendukung dan simpatisan, keduanya menyampaikan lamaran kepada partai politik pemenang di Kabupaten Kutai Barat itu. Keduanya sepakat mengaku tetap akan menjadi pasangan calon di Pemilihan Kepala Daerah Serentak tahun 2020 mendatang.



“Saya tetap berpasangan dengan H Edyanto Arkan,” ungkap FX Yapan saat Konferensi Pers di ruang rapat Sekretariat DPC PDI Perjuangan. Saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media, Ia didampingi sejumlah pengurus DPC PDI Perjuangan Kubar.

Diakui Yapan, ada dugaan atau prediksi yang tidak benar berkembang di tengah masyarakat. Jika ia akan meninggalkan Edyanto Arkan yang telah mendampinginya sebagai Bupati Kubar selama empat tahun belakangan. “Kenapa kami sudah berhasil mau pisah? Banyak yang melamar, tapi tidak bisa tinggalkan wakil saya,” ujarnya menjawab pertanyaan wartawan seputar rumor tersebut.

FX Yapan dan H Edyanto Arkan memberikan keterangan kepada awak media, terkait tekad keduanya untuk kembali berpasangan dalam Pilkada Kubar pada tahun 2020 mendatang. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Dijelaskannya, tekad untuk maju kembali di Pilkada Kubar bukanlah karena ada kepentingan. Melainkan adanya kebutuhan masyarakat akan pembangunan berkesinambungan yang mesti dituntaskan keduanya. Itu sebabnya, tidak mencari pasangan lain untuk posisi Wakil Bupati Kubar.

“Karena bisa saja (Edyanto Arkan) saya ganti, tapi tidak saya tinggalkan. Dengan pengalaman birokrasi, beliau tahu teknis. Saya harus hati-hati memilih wakil, karena ini kepentingan rakyat. Harus selektif. Ketika saya berhalangan, wakil saya bisa, dan memahami teknis,” tegas Yapan yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kubar.

Mengaku telah mengantongi Kartu Tanda Anggota PDI Perjuangan sejak tahun 2015 lalu, Edyanto Arkan juga menegaskan tetap bersama Yapan di Pilkada Kubar 2020. “Saya bersama Pak Yapan maju untuk merealisasikan visi yang kami buat. Secara konsisten kami lakukan itu, walaupun di luar banyak yang menyanggah,” katanya.

Menurutnya, visi dan misi yang telah disusun untuk periode 2021-2026 telah dilaksanakan dalam empat tahun belakangan. Kemudian akan disempurnakan. Terlebih Kubar berbatasan langsung dengan kawasan Ibu Kota Negara yang baru ditetapkan. “September 2020 jangan lupa Yapan dan Edyanto Arkan,” pesannya saat berorasi singkat di hadapan ratusan masyarakat.

Selaku Ketua Tim Verifikasi DPC PDI Perjuangan Kubar, Lusiana Ipin menegaskan instruksi dari DPP PDI Perjuangan. Yakni agar jajaran partai di seluruh Indonesia membuka pendaftaran bakal calon untuk Pilkada Serentak tahun 2020. Dan sesuai instruksi Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, diminta untuk menyeleksi figur yang mau bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja tuntas.

FX Yapan menyerahkan dokumen pendaftaran dirinya sebagai Calon Bupati Kubar kepada Ketua Tim Verifikasi DPC PDI Perjuangan Kubar, Lusiana Ipin, Jumat 13/9/2019 pagi. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

“Berkas kedua tokoh ini telah kami verifikasi dan dinyatakan lengkap, dan akan kami sampaikan ke DPD untuk diteruskan ke DPP di Jakarta,” ujar wanita yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kubar ini.

Pendaftaran kedua tokoh di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kubar, Jalan Sendawar Raya Kelurahan Barong Tongkok, Kecamatan Barong Tongkok, tidak bersamaan. Didahului FX Yapan yang menyerahkan dokumen atau berkas pendaftaran dengan didampingi Delusius Paulus, Roni Patinasrani, Mahyudin, Yohanes Mas Puncan Karna dan Yudi Hermawan.



Sedangkan Lusiana Ipin didampingi Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon, Mures Wilson Jahen, dan anggota tim lainnya. Yakni Ridwai, Jackson John Tawi, Anita Theresia, Potit, Hengki, Wahyu Firanto Setiono dan Aditya. Dilanjutkan dengan pendaftaran dan penyerahan dokumen oleh Edyanto Arkan yang didampingi H Eddy Mulyadi, Umar, Yudi Hermawan, Mahyudin dan H Saifudin Juhri. #Sonny Lee Hutagalung

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here