Hits: 0

Didukung Earth Hour dan Taman Baca Masyarakat Takaq Sendawar

Tim Literasi Slankers Kabupaten Kutai Barat memberikan pemahaman pentingnya menambah wawasan melalui budaya membaca dan menulis kepada para pelajar di SMA Negeri 1 Linggang Bigung, Jumat 24/11/2017. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

LINGGANG BIGUNG – KABARKUBAR.COM
Para penggemar Grup Musik Slank di Kabupaten Kutai Barat terus berupaya memacu semangat generasi muda untuk menambah wawasan lewat membaca dan menulis. Kali ini, Jumat 24/11/2017, Slankers Kubar mengunjungi SMA Negeri 1 Linggang Bigung. Bertajuk Anjat Beraksi, yaitu Sarasehan Literasi Kubar dan Pentas Seni Session November.

Ketua Slankers Kubar, Dian Norjit menjelaskan, Literasi bertujuan mendukung semangat generasi muda untuk menambah wawasan dengan gemar membaca dan menulis. “Agar semakin cerdas dengan wawasan yang didapat dari buku,” ujarnya dalam pertemuan dengan para pelajar di Aula SMAN 1 Linggang Bigung, tadi pagi.

Ditambahkan Ketua Earth Hour, Ramayana, Literasi memberi makna yang cukup baik dalam menumbuhkan minat baca. Juga memacu kreatifitas siswa dalam bidang penulisan. “Respon positif dari siswa semakin memotivasi teman-teman untuk tetap giat bergerak dalam kegiatan literasi selanjutnya,” katanya dalam arahan.

“Masih ada 2 aksi lagi untuk menutup kegiatan di tahap pertama tahun 2017 ini. Untuk 2018 akan dilaksanakan sesuai komitmen kami untuk mendukung Visi Nasional, Indonesia Gemar Membaca 2019,” imbau Amelia Hamidi, Ketua Taman Baca Masyarakat Takaq Sendawar.

Tim Literasi yang berisi Slankers Kubar, Taman Baca Masyarakat Takaq Sendawar, Earth Hour dan Gelaran Baca Sicikal, bersama para pelajar SMAN 1 Linggang Bigung. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

Menurut Kepala SMAN 1 Linggang Bigung, Mikael, implementasi Kurikulum 2013 mewajibkan siswa untuk membaca kurang lebih 15 menit sebelum masuk jam pelajaran. Budaya membaca, sangat bagus untuk mendapatkan pengetahuan. Diharapkan, kegiatan literasi dapat berkelanjutan.

Ia meminta Tim Literasi yang terlibat langsung agar dapat terus dibina, melaksanakan dan menindaklanjuti perkembangan atau kemajuan anak-anak di Kubar. “Sehingga nanti lahir para penulis-penulis yang handal, baik masalah pendidikan maupun sejarah dari setiap daerah. Agar bisa dibaca dan dipahami untuk semua masyarakat,” pungkas Mikael, pemimpin sekolah yang dulunya bernama SMAN 2 Sendawar.

Literasi diselingi Tari Datun yang dibawakan Theresia, anggota Slanker Kubar dan juga mahasiswa Politeknik Sendawar. Ada juga penampilan Ren, siswa SMAN 1 Linggang Bigung dengan Tari Perang. Kemudian Tarian Moderen dibawakan Tim Slankers Pocong Style, serta pembacaan puisi oleh para pelajar setempat.

Literasi yang didukung KabarKubar dan RRI, diikuti sekitar 50 pelajar beserta Slankers dan Slanky Kubar. “Semoga hari esok lebih baik daripada hari ini, kami wujudkan dalam kerja nyata. Karena kami tidak ingin menjadi generasi yang sedikit bekerja, tapi banyak mintanya,” ucap Tim Slankers Kutbar.#Lilis Sari

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here