Mei 2020 di 3 Lokasi dan Sekali Beraksi 2019

Kapolres Kutai Barat, AKBP Roy Satya Putra, menunjukkan barang bukti yang diamankan dari SB, pelaku pencurian dengan kekerasan di delapan tempat kejadian perkara. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Berakhir sudah aksi SB. Pria kelahiran Balikpapan 36 tahun lalu ini dibekuk Tim Buru Sergap Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kutai Barat pada Rabu, 10 Juni 2020 siang. Ia mengakui kejahatannya di beberapa lokasi. Korbannya terakhir adalah Marianus Emanuel, yang kehilangan dua telepon genggam karean ditodong dengan sebilah badik.

Kejadiannya pada Kamis, 21 Mei 2020 sekira pukul 03.55 Wita. Dini hari itu Marianus bertugas sebagai Satuan Pengamanan atau Satpam di Klinik Purai Ngeriman, Jalan Naras Gunaq, Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok. Ia mendengar suara motor menghampiri pelayanan kesehatan tersebut.



Saat dicek, tidak ada orang. Marianus pun melanjutkan kegiatan di Pos Jaga sambil menonton film lewat aplikasi YouTube sampai ketiduran. Korban terbangun kembali karena mendengar suara orang mengambil sesuatu. Ternyata pelaku sudah masuk ke Pos Jaga dan mengambil satu unit handphone merk Vivo Y91 di atas kasur.

“Pelaku menodongkan senjata tajam berupa badik dan mengancam korban agar segera menyerahkan barang pelaku lainnya. Korban menyerahkan satu unit handphone lagi merek Samsung J1 Gemini,” ungkap Kepala Polres Kubar, AKBP Roy Satya Putra, dalam Keterangan Pers di Ruang Satreskrim Polres Kubar pada Jumat, 12 Juni 2020.

Sebilah badik yang dijadikan SB sebagai alat untuk mengancam korbannya dalam setiap aksi yang dilakukannya sejak 2019.  SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Setelah mendapatkan barang hasil menodong itu, SB mengancam Marianus agar tidak melapor ke pihak berwajib. Kartu atau SIM Card yang ada di handphone tidak dibawa, tapi dikembalikan kepada korban. Karena rugi senilai Rp3,1 juta, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kubar. “Tim Buser kami berupaya keras mencari pelaku ini. Karena korban tidak mengenal, dan hanya ingat ciri-ciri pelaku,” jelasnya.

Kapolres Kubar, AKBP Roy Satya Putra dan Kasat Reskrim Polres Kubar, Iptu H Iswanto, menunjukkan barang bukti dari tindak pidana yang dilakukan SB dalam Keterangan Pers pada Jumat, 12 Juni 2020. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Atas laporan Marianus yang tercatat sebagai warga Kampung Besiq, Kecamatan Damai, Tim Buser Satreskrim Polres Kubar menyusuri berbagai tempat. Setelah tertangkap, SB diinterogasi. Ia mengaku telah melakukan hal yang sama di tujuh tempat kejadian perkara atau TKP.

“Ada TKP di Pasar Jaras, tiga kali di bulan Mei 2020 dan sekali beraksi di tahun 2019. Ini hasil upaya Satreskrim dalam pengungkapan perkara pencurian dengan kekerasan. Tindakan hukum ini agar tersangka tidak melakukan lagi,” beber Kapolres yang didampingi Kepala Satreskrim Polres Kubar, Iptu H Iswanto.



Roy Satya Putra menambahkan, tujuh unit telepon genggam Android diamanakan sebagai barang bukti kejahatan SB. Termasuk badik yang digunakan menodong korbannya. Ia terancam mendekam di bui selama sembilan tahun. Karena dikenakan Pasal 365 Kitab Undang Undang Hukum Pidana.

“Kita akan tetap menjaga kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) Kubar dan Mahulu dengan upaya pengungkapan tindak pidana,” pesannya. #Sonny Lee Hutagalung

Comments

comments

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here